Diet dan Nutrisi

Murah dan Bergizi, Catat 6 Manfaat Ikan Tilapia bagi Kesehatan

February 9, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Banyak dibudidaya di Indonesia, nama ikan tilapia mungkin masih jarang terdengar di telinga kamu. Padahal ikan ini tak kalah bergizi dibandingkan ikan lain yang sering kamu temui di pasaran.

Salah satu penyebabnya adalah karena ikan tilapia lebih banyak diekspor ke luar negeri, ketimbang dikonsumsi oleh penduduk lokal.

Nah, supaya kamu bisa mengenal lebih jauh manfaat dari ikan tilapia. Ayo simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Yuk, Kenali Manfaat Kandungan Gizi pada Ikan Agar Kamu Tetap Sehat

Apa itu ikan tilapia?

Ikan ini adalah salah satu spesies ikan air tawar, yang umum hidup di aliran sungai dangkal ataupun danau.

Memiliki nama ilmiah Oreochromis niloticus, ikan ini tidak mampu hidup pada air dengan suhu di bawah 21 derajat Celcius.

Ikan tilapia sendiri sudah dibudidayakan sejak zaman Mesir Kuno, di mana lokasi pembudidayaannya banyak terdapat di sepanjang Sungai Nil.

Kandungan nutrisi ikan tilapia

Dilansir dari Healthline, ikan tilapia adalah sumber makanan yang kaya akan nutrisi. Dalam takaran saji seberat 100 gram, ikan ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral meliputi:

  1. Kalori: 128
  2. Karbohidrat: 0 gram
  3. Protein: 26 gram
  4. Lemak: 3 gram
  5. Niasin: 24 persen dari total asupan referensi diet (ARD)
  6. Vitamin B12: 31 persen dari ARD
  7. Fosfor: 20 persen dari ARD
  8. Selenium: 78 persen dari ARD
  9. Kalium: 20 persen dari ARD

Baca juga: Padat Gizi, Ini 11 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan

Manfaat ikan tilapia bagi kesehatan

Ada banyak manfaat kesehatan jika kamu memasukkan ikan tilapia pada menu makanan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

Ikan tilapia adalah alternatif makanan yang tepat, jika kamu punya perhatian khusus terkait kondisi kesehatan jantungmu.

Dilansir dari Cfishct, asam lemak omega-3 di dalam ikan ini telah banyak dikaitkan dengan penurunan risiko serangan jantung, stroke, dan aterosklerosis.

Asam lemak esensial yang ada di dalamnya juga dikaitkan dengan penurunan kadar trigliserida dalam sistem kardiovaskular dan kolesterol.

Meningkatkan fungsi sel-sel otak

Selain bermanfaat bagi jantung, asam lemak omega-3 dalam ikan tilapia juga baik untuk otak.

Mengonsumsi ikan ini secara rutin bisa membantu meningkatkan fungsi neurologis, dan berperan dalam melindungi pikiran dari kondisi mental yang merosot seperti demensia.

Manajemen berat badan

Ikan tilapia mengandung protein yang tinggi namun rendah akan kalori. Jadi ikan ini sangat tepat untuk dikonsumsi jika kamu sedang menjalani program penurunan berat badan.

Baik untuk kesehatan tulang

Tilapia adalah sumber fosfor yang sangat baik. Fosfor adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang.

Bahkan gigi dan kuku juga membutuhkannya agar kuat dan dan tetap sehat. Mendapatkan cukup fosfor juga dapat membantu mencegah osteoporosis seiring bertambahnya usia.

Sumber selenium yang baik

Ikan tilapia juga kaya akan antioksidan selenium. Seperti antioksidan lainnya, selenium dipercaya berperan dalam mengurangi stres oksidatif pada sistem organ dan aktivitas radikal bebas yang menyebabkan efek penuaan, serta mutasi sel sehat menjadi sel kanker.

Ini juga dapat meningkatkan aktivitas sel darah putih di tubuh, dan membantu sistem kekebalan mempertahankan diri dari racun dan benda asing.

Sumber kalium untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh

Kalium adalah elektrolit yang berfungsi membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan yang sehat. Tubuh membutuhkannya untuk fungsi saraf dan otot yang tepat termasuk fungsi otak.

Jika kamu pernah terbangun dengan kram yang menyakitkan karena kekurangan kalium, maka itu artinya kamu harus menjadikan ikan ini sebagai bagian dari menu makanmu sehari-hari.

Bagaimana memilih ikan tilapia yang baik

Saat memilih ikan tilapia, carilah fillet yang memiliki daging keras dan berkilau. Jangan pilih yang sudah berubah warna, kering, atau lembek.

Hindari pula ikan tilapia yang berbau amis, karena ini bisa menjadi indikasi bahwa ikan tersebut sudah tidak segar.

Marih punya pertanyaan lain seputar manfaat ikan tilapia? Yuk, tanyakan langsung dengan berkonsultasi secara rutin bersama mitra dokter kami. Caranya mudah, cukup download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Berkenalan dengan Ikan Tilapia, Ikan Lezat Kaya Manfaat, https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/berkenalan-dengan-ikan-tilapia-ikan-lezat-kaya-manfaat-30 diakses pada 8 Februari 2021

Health Benefits of Tilapia, https://www.webmd.com/food-recipes/health-benefits-tilapia#1 diakses pada 8 Februari 2021

Tilapia Fish: Benefits and Dangers, https://www.healthline.com/nutrition/tilapia-fish#TOC_TITLE_HDR_6 diakses pada 8 Februari 2021

6 Top Reasons to Put Tilapia on the Menu, https://cfishct.com/blog/6-top-reasons-put-tilapia-menu/ diakses pada 8 Februari 2021

The Truth About Tilapia: How It’s Made, Plus Its Health Benefits, Recipes, and More, https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/tilapia-its-real-fish-its-good-your-health-more/ diakses pada 8 Februari 2021

    register-docotr