Diet dan Nutrisi

Meski Tumbuh Liar, Ini 10 Manfaat Daun Pegagan yang Menakjubkan

January 28, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pegagan adalah tanaman yang mudah dijumpai di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Meski tumbuh liar, ada banyak manfaat daun pegagan yang bisa didapatkan, mulai dari kegunaannya sebagai antidepresan, hingga mengobati luka.

Khasiat daun pegagan

Khasiat daun pegagan telah menjadikannya sebagai obat herbal untuk menangani sejumlah gangguan kesehatan. Berikut tujuh khasiat daun pegagan yang jarang diketahui:

1. Antidepresan alami

Salah satu khasiat daun pegagan yang tidak banyak orang tahu adalah kemampuannya sebagai antidepresan alami. Antidepresan sendiri adalah senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi rasa cemas, stres, dan depresi.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Malaysia pada 2016 memaparkan, daun pegagan yang telah diambil ekstraknya dan diolah menjadi obat herbal memiliki khasiat menakjubkan untuk memengaruhi perilaku, berat badan, detak jantung, hingga suhu tubuh manusia.

2. Menjaga fungsi otak

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, daun pegagan mampu membantu manusia dalam menjaga fungsi otak dan sistem saraf, termasuk kemampuan kognitif.

Beberapa efek positif yang bisa didapatkan adalah peningkatan fungsi hipokampus, bagian otak yang menyimpan memori. Selain itu, daun pegagan juga bisa melindungi kita dari penuaan.

Baca juga: Jarang Diketahui! Ini 7 Cara Meningkatkan Daya Ingat secara Alami

3. Pengobatan alzheimer

Masih seputar kesehatan otak, ternyata daun pegagan juga bisa digunakan sebagai pengobatan terhadap pasien alzheimer, lho.

Alzheimer sendiri adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh penurunan fungsi saraf di otak. Ekstrak daun pegagan memiliki kemampuan dalam melindungi otak dari toksisitas, atau racun-racun yang melemahkan saraf.

4. Manfaat daun pegagan untuk sendi

Manfaat daun pegagan yang tak boleh diremehkan adalah sifat anti-inflamasi yang ada padanya. Ini sangat berguna untuk mengatasi berbagai aktivitas peradangan, termasuk radang sendi.

Sebuah studi yang dilakukan di India pada 2014 menyebutkan, senyawa pada daun pegagan mampu memberikan perlindungan terhadap sendi, mengurangi terjadinya pengeroposan tulang, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Membantu mengurangi luka

manfaat daun pegagan
Ilustrasi luka. Sumber foto: www.healthline.com

Siapa sangka, ternyata daun pegagan juga memiliki senyawa yang cukup efektif untuk menyembuhkan luka. Studi yang dilakukan pada 2015 di Korea menjelaskan, daun pegagan mampu memberikan efek penyembuhan terhadap berbagai jenis luka, seperti akibat benda tumpul dan benda tajam.

Tidak hanya itu, efek infeksi yang terjadi setelahnya juga bisa diminimalkan. Cukup bubuhkan ekstrak daun pegagan pada permukaan kulit yang terdapat luka. Atau, kamu juga bisa menggunakan krim yang mengandung pegagan.

Luka biasanya akan mereda kurang dari 24 jam setelah pengobatan pertama.

6. Membantu proses detoksifikasi

Daun pegagan cukup efektif dalam proses detoksifikasi atau pengeluaran racun-racun dari tubuh secara alami. Ini tak lepas dari senyawa yang berhubungan dengan toksisitas pada hati dan ginjal.

Organ hati sendiri telah dirancang untuk menetralkan racun tubuh, sehingga aliran darah yang mengalir ke semua organ tak terkontaminasi dengan zat-zat berbahaya.

Baca juga: Awas, 10 Tanda Ini Bisa Jadi Ciri-ciri Sakit Ginjal

7. Membantu menghilangkan stretch mark

Sebuah publikasi di US National Library of Medicine mengungkapkan, daun pegagan bisa membantu menghilangkan stretch mark (gurat) pada kulit. Ini tak lepas dari senyawa terpenoid yang ada padanya.

Senyawa tersebut berperan aktif dalam meningkatkan produksi kolagen. Kolagen sendiri mempunyai tugas utama menjaga sensitivitas dan elastisitas kulit. Saat kadar kolagen tercukupi, stretch mark dapat dihilangkan, bahkan kemunculan baru-nya bisa dicegah.

Kamu bisa membubuhkan ekstrak daun pegagan ke area kulit yang terdapat stretch mark. Jika ingin praktis, kamu bisa membeli krim di apotek yang mengandung senyawa pegagan, lalu oleskan ke permukaan kulit. Lakukan secara rutin hingga stretch mark menghilang.

8. Daun pegagan untuk kantung mata

Daun pegagan dikenal memiliki banyak manfaat untuk kulit, sehingga banyak yang menggunakannya dalam produk perawatan kulit dan mata yang mulai menggantung dan berkeriput. 

Dilansir dari Healthline, daun pegagan telah dikenal dalam industri kecantikan. Kini dikenal dalam wujud cica cream, sebuah krim dengan ekstrak daun pegagan.

Krim tersebut digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk penggunaan daun pegagan untuk kantung mata yang mulai berkerut. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dua per tiga dari peserta penelitian mengalami perbaikan kerutan di sekitar mata mereka setelah menggunakan krim dengan kandungan daun pegagan sebanyak dua kali sehari selama 12 minggu. 

9. Daun pegagan untuk jerawat

Kandungan madecassoside memungkinkan untuk menggunakan daun pegagan untuk jerawat. Karena kandungan itu, menggunakan daun pegagan untuk jerawat dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan tingkat hidrasi pada kulit. 

Selain menggunakan daun pegagan untuk mengurangi peradangan akibat jerawat, melalui sebuah penelitian diketahui jika kandungan madecassoside juga dapat mengurangi kondisi peradangan lainnya selain jerawat yang terjadi pada sel kulit manusia. 

10. Daun pegagan untuk ambeien

Menurut penelitian penggunaan daun pegagan untuk ambeien dapat mendukung manfaat yang didapat dari herbal lainnya. 

Selain menggunakan daun pegagan untuk ambeien, juga diperlukan menggunakan tumbuhan lain seperti Ruscus aculeatus, Aesculus hippocastanum, Collinsonia, dan beberapa tumbuhan lain.

Dua tumbuhan yang familiar digunakan untuk pengobatan juga digunakan, yaitu chamomile dan calendula.

Cara mengonsumsi daun pegagan

Beberapa khasiat daun pegagan dapat didapatkan hanya dengan mengoleskan ekstraknya. Tapi ada juga yang perlu dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau ramuan. Berikut beberapa cara mengonsumsi daun pegagan sesuai dengan tujuan penggunaannya. 

  • Untuk detoksifikasi: minum 3 kali sehari selama 14 hari, sebanyak 30 hingga 60 tetes air ekstrak daun pegagan. 
  • Sebagai pereda nyeri sendi: minum 300 hingga 680 miligram ekstrak pegagan 3 kali sehari selama 14 hari. Cara mengonsumsi daun pegagan ini juga dapat digunakan untuk mengurangi insomnia.
  • Mengurangi pembengkakan: minum 60 sampai 100 miligram esktrak daun pegagan 3 kali sehari selama semingu. 
  • Sebagai antidepresan: 500 miligram ekstrak daun pegagan diminum dua kali sehari selama 14 hari. Dalam kondisi depresi yang meningkat dapat mengonsumsi hingga 2000 miligram per hari. Ini juga bisa digunakan untuk mengurangi stres dan kecemasan. 
  • Meningkatkan fungsi kognitif: minum 750 hingga 1000 miligram ekstrak air pegagan per hari, dan konsumsi selama 14 hari berturut-turut. 
  • Untuk membantu mengobati alzheimer: kamu bisa mengonsumsi 30 hingga 60 tetes ekstrak daun pegagan cair, 3 kali sehari. Tapi saat ini banyak yang menjual ekstrak daun pegagan, jadi sebaiknya perhatikan aturan pakai setiap merek yang berbeda.

Efek samping daun pegagan

Meski cara mengonsumsi daun pegagan sudah dilakukan dengan dengan tepat, buka berarti tanaman ini tidak memiliki efek samping. Ada sejumlah efek samping daun pegagan yang mungkin timbul setelah mengonsumsinya, beberapa di antaranya yaitu:

  • Menimbulkan kantuk
  • Rasa tidak nyaman gastrointestinal
  • Masalah kulit
  • Menimbulkan pusing
  • Mual
  • Serta sakit kepala

Untuk menghindari efek samping daun pegagan sebaiknya konsultasikan kepada dokter jika ingin mengonsumsinya. Apalagi jika kamu sedang mengonsumsi obat lainnya. 

Saat ini belum ada laporan tentang interaksi daun pegagan dengan obat lain karena data yang terbatas. Karena itu perlu berhati-hati jika mengonsumsinya bersamaan dengan obat medis lainnya. 

Selain efek samping, dalam penggunaan daun pegagan juga mungkin saja menimbulkan reaksi alergi. Sebelum menggunakan daun pegagan dalam bentuk krim atau ekstrak yang dioleskan, sebaiknya lakukan uji tempel kulit untuk memastikan tidak ada reaksi alergi. 

Uji tempel dapat dilakukan dengan mudah. Caranya menempelkan krim pegagan pada kulit lengan bagian dalam. Biarkan selama 24 jam. Jika tidak ada reaksi apapun artinya krim tersebut tidak menjadi pemicu alergi dan kamu aman menggunakannya. 

Peringatan sebelum menggunakan daun pegagan 

Daun pegagan termasuk ke dalam kategori tumbuhan herbal. Karenanya pengolahan daun pegagan serta penggunaannya tidak dipantau oleh badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat.

Karena itu mungkin saja daun pegagan mengandung logam berat yang berbahaya karena ditanam di tanah yang terkontaminasi. Untuk menghindari masalah kesehatan akibat hal tersebut, sebaiknya beli produk daun pegagan dari sumber yang terpercaya.

Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan produk daun pegagan jika dalam kondisi:

  • Hamil
  • Ibu menyusui
  • Menderita hepatitis atau penyakit yang berhubungan dengan hati lainnya
  • Akan menjalani operasi dalam dua minggu ke depan
  • Berusia di bawah 18 tahun
  • Memiliki riwayat kanker kulit

Selain itu, apabila ingin mengonsumsinya sebagai obat pendamping perawatan medis, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terutama untuk pasien dengan kondisi:

  • Memiliki penyakit hati
  • Menderita diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Sedang mengonsumsi obat penenang untuk tidur atau mengatasi kecemasan
  • Mengonsumsi diuretik 

Nah, itulah serba-serbi daun pegagan, mulai dari khasiat dan manfaat daun pegagan yang baik untuk kesehatan hingga efek samping penggunaannya. Kamu bisa rutin mengonsumsi atau menggunakan ekstraknya sebagai pencegahan berbagai penyakit. Selamat mencoba!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
register-docotr