Diet dan Nutrisi

Mengenal ‘New Green Mediteranian Diet’ yang Diklaim Bisa Jaga Kesehatan Jantung

January 11, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Diet Mediterania merupakan salah satu pola makan khusus yang sering dipilih untuk menurunkan berat badan. Tapi, baru-baru ini, muncul versi terbaru dari diet tersebut yang dipercaya memiliki manfaat lebih untuk menjaga kesehatan jantung.

Lantas, seperti apa versi terbaru dari diet Mediterania itu? Apa saja makanan yang bisa masuk dalam daftar pilihan menu? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Apa itu diet Mediterania?

Diet Mediterania adalah pola makan tradisional yang biasa diterapkan oleh orang-orang di negara seperti Italia dan Yunani pada tahun 1960-an. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa pola makan tersebut mempunyai banyak manfaat, seperti:

  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mencegah stroke
  • Meminimalkan risiko penyakit kronis seperti diabetes
  • Meningkatkan kebugaran tubuh

Pilihan menu dalam diet Mediterania benar-benar memerhatikan kandungan gizi, seperti sayuran, buah-buahan segar, biji-bijian, umbi-umbian, herbal, dan produk laut.

Diet Mediterania juga sangat membatasi asupan yang minim gizi, seperti biji-bijian rafinasi (refined grain), minyak dan daging olahan, serta makanan yang tinggi lemak jahat.

Baca juga: Wajib Dicoba, Menu Diet Tanpa Nasi yang Mudah dan Bergizi

Diet Mediterania versi baru

Belakangan ini, muncul versi baru dari diet yang sama dengan perubahan pilihan menu yang dinilai lebih sehat, yaitu metode New Green Mediteranian Diet. Dari namanya, kamu mungkin sudah bisa menebak apa yang akan menjadi daftar menunya.

Diet Mediterania ‘versi hijau’ benar-benar menghindari makanan yang sebelumnya hanya ‘dibatasi’, salah satunya adalah daging merah. Sebagai gantinya, diet ini memaksimalkan konsumsi produk nabati yang ‘lebih hijau’.

Latar belakang munculnya New Green Mediteranian Diet

Tujuan utama dari diet Mediterania versi hijau adalah untuk menjaga kesehatan jantung, yaitu dengan memperbanyak asupan protein nabati.

Menurut sebuah riset yang melibatkan 294 orang, seperti dikutip dari Healthline, orang yang mengonsumsi lebih banyak protein nabati dan sedikit daging (termasuk unggas) mengalami peningkatan fungsi metabolisme, terutama pada organ jantung.

Penelitian tersebut menarik kesimpulan bahwa diet Mediterania versi hijau memiliki dampak dan efek yang lebih baik jika dibandingkan dengan versi aslinya.

Manfaat penerapan New Green Mediteranian Diet

Masih dari penelitian yang sama, responden yang menerapkan diet Mediterania versi hijau selama enam bulan menunjukkan beberapa perubahan positif yang signifikan, seperti:

  • Penurunan berat badan hingga 6,2 kg
  • Penyusutan lingkar pinggang hingga 8,6 cm
  • Penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) sebesar hampir empat persen
  • Tekanan darah diastolik yang menurun

Selain itu, manfaat lain yang juga dirasakan berupa penurunan resistensi insulin (yang kerap menjadi pemicu diabetes), pemulihan aktivitas peradangan, hingga perbaikan pembuluh darah arteri.

Semua manfaat tersebut, baik secara langsung maupun tidak, dapat menjaga kesehatan organ jantung dalam melaksanakan fungsinya. Selain protein, polifenol yang ditemukan di kebanyakan produk nabati adalah kandungan yang juga bertanggungjawab atas segudang manfaat di atas.

“Polifenol sangat terkenal karena kandungan senyawa antiinflamasi dan antioksidannya yang kuat. Dua zat itu mungkin juga memiliki efek ‘prebiotik’ di usus, di mana bertindak sebagai sumber makanan bagi bakteri usus yang sehat,” ungkap pakar diet Andy de Santis.

Pilihan makanan New Green Mediteranian Diet

Menu dalam diet Mediterania versi hijau menitikberatkan pada kandungan polifenol dan protein nabati. Protein adalah komponen penting untuk pemenuhan gizi, karena bisa berfungsi menjaga kekuatan otot, menyediakan sumber energi, serta mengoptimalkan kinerja sel.

Biji-bijian seperti gandum utuh dan gandum hitam, kacang-kacangan, teh, serta anggur merupakan sumber polifenol dan protein nabati yang baik. Kedelai utuh seperti tahu dan tempe juga bisa dijadikan menu untuk makanan sehari-hari.

Untuk mendapatkan gizi seimbang, protein hewani bisa ditambahkan, tapi sebisa mungkin bukan dari daging merah, melainkan produk laut. Ikan mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh, seperti vitamin B12 dan D, zat besi, serta omega 3.

Nah, itulah ulasan tentang diet Mediterania hijau yang diyakini lebih menyehatkan jika dibandingkan dengan versi yang asli. Agar tubuh tetap bugar, imbangi juga dengan olahraga teratur, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr