Diet dan Nutrisi

Abaikan Baunya, Simak Ragam Manfaat Pete untuk Kesehatan

June 8, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ketika mendengar kata pete, pasti yang terlintas dipikiran kamu adalah bau yang membuat tidak nyaman. Eits, tapi jangan salah loh walau menimbulkan bau, manfaat pete untuk kesehatan juga banyak.

Pasti kamu jarang dengar ya? Iya, pete punya segudang manfaat untuk kesehatan, dengan mengonsumsi pete kamu bisa mencegah penyakit kronis seperti kanker hingga hipertensi. Pete juga membantu kamu dalam mengatasi masalah PMS dan sembelit.

Untuk lebih jelasnya, yuk disimak ulasannya di bawah ini!

Mengenal pete

Pohon pete. Foto www.ez2plant.com

Pete atau petai punya nama latin parkia speciosa adalah tanaman yang tumbuh subur di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura,Thailand, dan Laos . Pete sendiri termasuk dalam jenis polong polongan (Fabaceae). Bagian yang paling umum kita konsumsi dari pete adalah biji pete baik itu yang masih muda atau juga matang, biasanya dimakan dengan cara direbus atau juga dimakan mentah.

Di Malaysia, pete telah dipercaya sejak lama sebagai salah satu tanaman untuk pengobatan herbal.

Kandungan pete

Terlepas dari bau yang ditimbulkan, pete mengandung banyak nilai gizi, seperti:

  • Protein
  • Lemak
  • Karbohidrat
  • Vitamin C, B1, dan vitamin E
  • Mineral (kalsium, mangan, zat besi, zinc, fosfor, magnesium).

Selain itu juga, biji pete kaya akan antioksidan yang baik, seperti polifenol, pitosterol, dan flavonoid dalam jumlah tinggi.

Manfaat pete bagi kesehatan

Dengan banyaknya kandungan nutrisi dalam pete, tidak mengherankan kalau pete punya banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat pete untuk kesehatan yang bisa kamu dapatkan adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi depresi

Kalau kamu sedang merasa tertekan, dan depresi. Mengonsumsi pete bisa membuat kamu merasa lebih baik. Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan pada individu yang berjuang dengan gangguan depresi, banyak yang merasa jauh lebih baik setelah mengonsumsi petai. 

Ini karena kandungan triptofan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin, yang diketahui bisa membantu kamu merasa rileks, meningkatkan suasana hati dan biasanya membuat kamu merasa lebih nyaman.

2. Melawan radikal bebas

Seperti yang diketahui, sayur-sayuran punya aktivitas antioksidan yang tinggi, dan pete adalah salah satunya. Dengan begitu, mengonsumsi pete dapat membantu menangkal radikal bebas di sel-sel tubuh yang dapat menimbulkan masalah kesehatan kronis. 

3. PMS (sindrom pramenstruasi)

Kalau kamu biasanya mengandalkan pil atau bahan kimia lainnya untuk mengendalikan PMS. Cobalah cara yang lebih aman, dengan konsumsi pete. Vitamin B6 yang dimilikinya termasuk mengelola kadar gula darah, yang dapat memengaruhi suasana hati kamu.

4. Berfungsi sebagai antikanker

Kanker adalah salah satu penyebab kematian di seluruh dunia. Banyak penelitian telah dilakukan untuk menemukan antikanker dari tanaman yang dapat dimakan. Di antara banyak yang ditemukan, biji pete merupakan salah satunya.

Berdasarkan hasil penelitian, kandungan lektin pada pete berfungsi sebagai antitumor, dengan mekanisme dapat meningkatkan pembentukan DNA dan dapat meningkatkan respon imun terhadap infeksi dan tumor.

Baca juga: 12 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan: dari Mengatasi Flu hingga Mencegah Kanker

5. Mengatasi anemia

Kaya akan kandungan zat besi, petai dapat dengan mudah mendorong produksi hemoglobin dalam darah yang bisa membantu dalam mengatasi anemia.

6. Mengurangi risiko hipertensi

Pete telah digunakan secara turun temurun di Malaysia sebagai pengobatan untuk hipertensi. Bagian dari pete yang biasa dijadikan obat untuk pengobatan tradisional ini adalah akar dari pete. 

Hipertensi meningkatkan risiko aterosklerosis, proses penyumbatan arteri yang mengarah pada serangan jantung dan stroke. Kandungan kalium yang tinggi pada pete dapat menstabilkan detak jantung, membuat aliran oksigen lebih lancar, dan mengatur keseimbangan cairan tubuh dengan baik. 

Menurut penelitian melalui New England Journal of Medicine menemukan bahwa setiap hari praktik mengonsumsi petai mampu mencegah kematian akibat stroke hingga 40 persen.

7. Memperbaiki pencernaan

Serat juga ditemukan di pete. Bagi kamu yang sering mengalami masalah pencernaan seperti sembelit,  mengkonsumsi petai dapat membantu mengatasinya. 

Petai juga memiliki efek antasid di dalam tubuh. Jika kamu merasa mual karena makan terlalu banyak, petai dapat membantu menghilangkan sensasi rasa mual. 

8. Membantu berhenti merokok

Petai juga dapat membantu kamu yang berusaha berhenti merokok. Vitamin B6, kalium dan magnesium yang ada di dalamnya, membantu tubuh mengatasi hasil penghentian nikotin.

Pete memang punya berbagai manfaat untuk kesehatan, tapi bukan berarti setelah membaca artikel ini kamu jadi mengonsumsi pete secara berlebihan, ya. Konsumsi pete berlebihan tidak baik karena dapat merusak ginjal, dan menaikan kadar asam urat.

Mengelola pete dengan tepat juga perlu diperhatikan agar kamu bisa mendapatkan manfaatnya. 

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Health Benefit Times. Diakses pada 04/6/20. Health benefits of Petai

Agriculture & Food Security (2018). Diakses pada 04/6/20.  Bioactive compounds, food applications and health benefts of Parkia speciosa (stinky beans): a review

Taylor (2013).  Diakses pada 04/6/20. Antioxidant Activities and Polyphenolic Constituents of Bitter Bean Parkia Speciosa

American Journal of Biomedical Science & Research (2019). Diakses pada 04/6/20. Nutraceutical Potential of Parkia speciosa
(Stink Bean): A Current Review

NCBI (2013). Diakses pada 04/6/20. Parkia speciosa Hassk.: A Potential Phytomedicine

    register-docotr