Diet dan Nutrisi

Manfaat Buah Nanas: Kaya Antioksidan hingga Cegah Peradangan

March 25, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Selain memiliki rasa yang enak, manfaat buah nanas lainnya bisa kamu dapatkan jika rutin dikonsumsi, lho!

Nanas menjadi salah satu buah yang populer karena rasanya sangat lezat dan menyehatkan tubuh. Nanas dikenal sebagai buah yang mewah dan eksotis dan bisa dinikmati dalam bentuk padat maupun jus. 

Dilansir Medical News Today, nanas di Amerika Tengah dan Selatan tidak hanya dihargai karena rasanya yang manis, namun juga telah digunakan berabad-abat untuk pengobatan. Buah nanas ini digunakan untuk membantu mengobati masalah pencernaan dan peradangan.

Baca juga: Cara Membuat Wajah Glowing Sehat dengan Bahan Alami

Manfaat buah nanas

Nanas dikatakan berasal dari Amerika Selatan dan kaya dengan nutrisi serta antioksidan yang dapat melawan peradangan. Rutin mengonsumsi buah nanas akan sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Buah yang dikenal juga sebagai Ananas comosus ini memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk pertumbuhan rambut, kulit, dan tulang. Nah, beberapa manfaat buah nanas untuk kesehatan lainnya yang perlu diketahui adalah berikut ini:

Kandungan antioksidan

Tidak hanya kaya akan nutrisi, nanas juga sarat dengan antioksidan sehat. Antioksidan sendiri merupakan molekul yang dapat membantu tubuh dalam melawan stres oksidatif. Stres oksidatif adalah keadaan di mana ada terlalu banyak radikal bebas di dalam tubuh.

Radikal bebas biasanya berinteraksi dengan sel-sel tubuh sehingga menyebabkan kerusakan yang terkait peradangan kronis, sistem kekebalan yang melemah, dan penyakit berbahaya.

Nanas sangat kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai flavonoid dan asam fenolik dimana akan membantu memerangi penyakit.

Mengatasi masalah pencernaan

Buah nanas juga dapat membantu menangani masalah pada pencernaan. Nanas mengandung sekelompok enzim perncernaan yang dikenal sebagai bromelain. Enzim ini berfungsi sebagai protease yang akan memecah molekul protein menjadi asam amino dan peptida. 

Setelah molekul protein dipecah, hal ini akan memudahkan usus kecil untuk menyerapnya. Karena itu, orang-orang dengan masalah pada pankreas menjadi sangat terbantu.

Masalah kesehatan ini biasanya dikarenakan pankreas tidak dapat membuat enzim pencernaan yang cukup.

Mengurangi risiko kanker

Kanker merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel tidak terkendali. Perkembangan sel ini umumnya terkait dengan stres oksidatif dan peradangan kronis. Karena itu, nanas dan senyawanya dipercaya mampu membantu mengurangi risiko kanker.

Salah satu senyawa dalam nanas termasuk ke dalam kelompok enzim pencernaan yang disebut dengan bromelain. Sebuah studi menunjukkan bahwa bromelain ini dapat membantu melawan kanker.

Tak hanya itu, manfaat buah nanas untuk kesehatan dari kandungan bromelainnya ini juga diketahui dapat menekan kanker pada kulit, saluran empedu, lambung, dan usus besar.

Meningkatkan kekebalan tubuh, manfaat buah nanas lainnya

Berkat kandungan yang dimilikinya, manfaat buah nanas juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nanas dapat meningkatkan kekebalan dan mencegah peradangan karena mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan enzim seperti bromelain. Dalam sebuah studi, nanas diberikan kepada anak-anak untuk melihat efek untuk sistem kekebalan tubuhnya.

Hasilnya, anak-anak yang makan nanas memiliki risiko rendah untuk terkena infeksi virus dan bakteri.

Beberapa anak lain yang makan nanas lebih banyak bahkan memiliki hampir empat kali lipat sel darah putih atau granulosit untuk melawan penyakit. Diyakini, sifat antiinflamasi dalam nanas dapat membantu sistem kekebalan tubuh.

Mampu meringankan gejala arthritis

Arthritis atau peradangan pada sendi merupakan salah penyakit yang mudah menyerang orang dewasa. Nah, kandungan bromelain dalam buah nanas dengan sifat anti inflamasinya ini dipercaya bisa membantu meredakan rasa sakit akibat peradangan pada sendi.

Satu studi menunjukkan bahwa mengambil suplemen enzim pencernaan yang mengandung bromelain dapat membantu meringankan rasa sakit pada sendi.

Karena itu, dapat disimpulkan jika bromelain memiliki potensi untuk meredakan gejala radang sendi jangka pendek. Namun, untuk pengobatan jangka panjang masih perlu penelitian lebih lanjut.

Baca juga: Padat Gizi, Ini 11 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan

Mempercepat pemulihan setelah operasi

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa bromelain dapat membantu mengurangi peradangan, pembengkakan, memar, dan rasa sakit setelah operasi. Perlu diketahui, manfaat buah nanas memberikan jumlah yang sama dengan obat antiinflamasi biasa.

Selain operasi, olahraga berat yang dapat merusak jaringan otot dan menyebabkan peradangan bisa dipulihkan dengan bromelain.

Manfaat buah nanas untuk kesehatan karena adanya kandungan bromelain juga diyakini mampu mempercepat pemulihan pada kerusakan akibat olahraga berat dengan mengurangi peradangan di sekitar jaringan otot yang rusak.

Manfaat buah nanas: menjaga kesehatan jantung

Selain beberapa manfaat buah nanas yang sudah disebutkan di atas, nanas juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Ini tak lepas dari kandungan yang dimilikinya.

Kandungan yang terdapat dalam buah nanas, seperti serat, potasium, serta vitamin C dapat membantu untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Menjaga kesehatan mata

Berkat kandungan vitamin C yang dimilikinya, buah nanas juga dapat membantu menjaga kesehatan mata.

Sebuah studi pada 2016 menemukan bahwa mengonsumsi makanan kaya akan kandungan vitamin C dapat menurunkan risiko perkembangan katarak hingga sepertiganya.

Mencegah asma

Risiko terkena asma lebih rendah pada orang yang mengonsumsi nutrisi tertentu, salah satunya adalah beta-karoten. Beta-karoten ditemukan dalam sumber nabati berwarna oranye, kuning, dan hijau tua, seperti nanas, mangga, brokoli, hingga wortel.

Beberapa penelitian menemukan bahwa bromelain juga dapat membantu mengurangi gejala asma.

Kandungan nanas

Nanas memang termasuk buah rendah kalori tetapi memiliki kandungan nutrisi tinggi. Dalam satu cangkir nanas atau sekitar 165 gram, terkandung 82,5 kalori, 1,7 gram lemak, 1 gram protein, 21,6 karbohidrat, dan 2,3 gram serat.

Tak hanya itu, nanas juga mengandung beberapa nutrisi lain, seperti vitamin C, mangan, vitamin B6, tembaga, folat, kalium, magnesium, besi, vitamin A, fosfor, seng, dan kalsium.

Berbagai nutrisi ini, terutama vitamin C dan mangan umumnya memberikan masing-masing 131% dan 76% dari rekomendasi harian.

Vitamin C memang sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, sistem kekebalan tubuh, dan membantu penyerapan zat besi dari makanan.

Sementara mangan merupakan mineral alami yang membantu pertumbuhan, mempertahankan metabolisme tubuh, dan memiliki sifat antioksidan.

Manfaat ibu hamil makan nanas

Khasiat nanas untuk kesehatan bagi ibu hamil bisa didapatkan, jika dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Beberapa manfaat ibu hamil makan nanas, antara lain:

Bantu pertumbuhan tulang bayi

Ibu hamil makan nanas bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kerusakan sel karena buah ini menyediakan 80 hingga 85 mg vitamin C.

Vitamin yang terkandung pada air nanas juga bisa membantu produksi kolagen serta protein struktural yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan kulit, tendon, dan tulang rawan bayi.

Mengatur fungsi sistem saraf

Perlu diketahui, air nanas yang dikonsumsi ibu hamil mengandung vitamin B1 atau tiamin. Nah, vitamin inilah yang berperan penting dalam membantu mengatur fungsi jantung dan sistem saraf.

Tingkatkan produksi sel darah merah

Vitamin B6 yang terkandung dalam air nanas dapat meningkatkan produksi sel darah merah sehingga mencegah ibu hamil menderita anemia. Vitamin inilah yang juga berperan penting untuk menghasilkan antibodi dan meredakan mual di pagi hari.

Selain itu, tembaga dalam nanas juga diperlukan selama pembentukan jantung bayi. Mengonsumsi nanas secara rutin bisa membantu produksi sel darah merah, termasuk pada bayi dalam kandungan.

Meski memiliki beragam manfaat, konsumsi nanas pada ibu hamil juga perlu dibatasi karena bisa menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi, yakni refluks asam, keguguran atau persalinan prematur, hingga meningkatkan kadar gula darah.

Pada trimester pertama, ibu hamil harus menghindari konsumsi nanas. Nah, selama trimester kedua kamu bisa mengonsumsi sekitar 50 hingga 100 gram nanas dalam seminggu. Sementara itu, untuk trimester ketiga bisa mengonsumsi sekitar 250 gram nanas dalam sehari.

Manfaat buah nanas untuk kulit

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa buah nanas juga memiliki manfaat untuk kulit. Nah, jus buah nanas dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Sebab, jus buah nanas mengandung vitamin C dan beta karoten.

Antioksidan tersebut dapat membantu mengurangi kerutan, memperbaiki tekstur kulit, serta meminimalkan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan polusi. Tak ketinggalan, vitamin C juga dapat membantu dalam produksi kolagen.

Kolagen merupakan protein umum dalam tubuh yang membangun kekuatan dan struktur pada kulit. 

Makan nanas saat haid apakah diperbolehkan?

Salah satu kekhawatiran wanita ketika sedang haid adalah mengonsumsi nanas. Sebab, makan nanas saat haid dianggap tidak baik. Namun apakah hal ini memang benar harus dihindari atau hanya sekadar mitos belaka?

Dikutip dari laman Today, nanas kaya akan kandungan mineral mangan. Satu studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dengan kandungan mangan dapat membantu mengurangi gejala tidak nyaman terkait dengan premenstrual syndrome (PMS).

Tak hanya itu, sifat antioksidan pada nanas juga dapat membantu mengurangi peradangan akut, yang dapat menyebabkan rasa kram di perut. Perlu kamu tahu bahwa nanas mengandung enzim bromelain.

Makan nanas saat haid juga dapat membantu mengurangi kram menstruasi. Sebab, enzim bromelain yang ditemukan pada nanas dapat membantu mengurangi rasa sakit dan merilekskan otot, yang mana hal tersebut dapat mengurangi kram pada saat menstruasi.

Jangan konsumsi nanas secara berlebihan

Manfaat buah nanas memang banyak, namun sebaiknya hindarilah konsumsi nanas secara berlebihan, ya. Sebab, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping.

Sebagian orang yang mengonsumsi jus nanas mungkin saja mengalami ketidaknyamanan pada mulut, bibir, atau lidah karena adanya kandungan bromelain.

Paparan bromelain dalam jumlah yang tinggi juga bisa menyebabkan efek samping lain, seperti ruam, muntah, hingga diare. Di samping itu, bromelain juga dapat mengganggu efektivitas dari obat-obatan tertentu, seperti:

  • Antibiotik
  • Pengencer darah
  • Antidepresan
  • Antikonvulsan

Seseorang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter mengenai makanan apa saja yang sebaiknya dihindari.

Hal lain yang perlu diperhatikan

Mengonsumsi kalium atau potasium dalam jumlah berlebih juga dapat mengganggu efektivitas dari beta-blocker, yakni obat untuk penyakit jantung dan kecemasan.

Jika kamu alergi terhadap lateks, sebaiknya hindarilah konsumsi nanas. Sebab, orang dengan alergi lateks lebih cenderung alergi terhadap nanas dibandingkan dengan yang lain.

Alergi lateks dapat menimbulkan gejala tertentu, seperti pembengkakan, sakit tenggorokan, kram perut, serta mata gatal.

Demikianlah beberapa informasi mengenai manfaat buah nanas. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya bicarakanlah terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi nanas. Ini dilakukan untuk menghindari efek samping yang mungkin saja dapat ditimbulkan.

Apabila kamu memiliki pertanyaan lain seputar manfaat buah nanas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2018), diakses 2 Juni 2020. 8 Impressive Health Benefits of Pineapple
  2. Medical News Today (2018), diakses 2 Juni 2020. Everything you need to know about pineapple
  3. Medlife..com (2019), diakses 9 September 2020. 20 Benefits of Pineapple for Health, Skin, and Hair
  4. Firstccry.com (2018), diakses 9 September 2020. Is It Safe to Eat Pineapple in Pregnancy?
  5. Medical News Today (2019), diakses pada 25 Maret 2021. Five possible health benefits of pineapple juice 
  6. Today (2017), diakses pada 25 Maret 2021. 5 foods to help you deal with menstrual cramps 
  7. NIH (2011), diakses pada 25 Maret 2021. Sodium and potassium intake and mortality among US adults: prospective data from the Third National Health and Nutrition Examination Survey 
  8. NCBI (2016), diakses pada 25 Maret 2021. Genetic and Dietary Factors Influencing the Progression of Nuclear Cataract 
    register-docotr