Diet dan Nutrisi

Legit dan Manis, Ini 6 Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan

September 9, 2020 | Muhammad Hanif S.
no-image

Selain berbentuk unik, ada banyak manfaat dan khasiat buah naga merah. Beberapa di antaranya bisa menjaga kesehatan dan pencegahan penyakit, lho.

Hal tersebut tak lepas dari berbagai kandungan nutrisi yang terkandung di dalam buah naga merah, seperti vitamin C dan E, kalsium, serat, zat besi, dan masih banyak lagi.

Fakta itu pula yang menjadi alasan mengapa buah naga merah kian diminati di Indonesia. Yuk, cari tahu apa saja manfaat dan khasiat buah naga merah untuk kesehatan dengan ulasan berikut ini!

Kandungan buah naga merah

Buah naga merah adalah buah rendah kalori dengan serat tinggi dan mampu menyediakan sejumlah vitamin dan mineral.

Melansir Healthline, berikut kandungan buah naga dalam porsi 100 gram yang perlu kamu ketahui:

  • Kalori: 60
  • Protein: 1,2 gram
  • Lemak: 0 gram
  • Karbohidrat: 13 gram
  • Serat: 3 gram
  • Vitamin C: 3 persen dari RDI
  • Besi: 4 persen dari RDI
  • Magnesium: 10 persen dari RDI

Mengingat kandungan serat dan magnesium yang tinggi serta kalori yang sangat rendah, buah naga merah dapat dianggap sebagai buah yang sangat padat nutrisi.

Manfaat dan khasiat buah naga merah untuk tubuh

Selain rasanya yang manis, berbagai kandungan buah naga merah bisa membawa sejumlah efek positif, baik untuk jaga kesehatan hingga pencegahan beberapa penyakit. Beberapa di antaranya adalah:

1. Tinggi antioksidan

Khasiat buah naga merah yang pertama adalah perlindungan terhadap zat asing berbahaya. Kandungan betasinin dan betasantin pada buah naga merah berperan dalam mencegah paparan radikal bebas dari luar.

Dua senyawa tersebut bisa melindungi tubuh dari kerusakan sel-sel yang dapat berujung pada masalah serius.

Menurut sebuah penelitian, kandungan antioksidan pada buah naga merah cukup efektif untuk meminimalkan terjadinya peradangan di dalam tubuh, termasuk radang sendi osteoarthritis.

Baca juga: Mengenal Penyakit Autoimun: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya.

2. Menjaga daya tahan tubuh

Manfaat buah naga merah selanjutnya adalah mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan senyawa karotenoid pada buah naga merah bisa memacu produksi sel darah putih secara masif.

Sel darah putih sendiri adalah komponen darah yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kekebalan, terutama saat sedang terjadi infeksi atau peradangan.

Sel darah putih bekerja dengan membunuh zat berbahaya yang bisa memicu kondisi tersebut. Saat kekurangan sel darah putih, kamu akan rentan terkena infeksi maupun inflamasi.

Proses penyembuhannya pun juga relatif lebih lama, karena virus dan bakteri penyebabnya lebih leluasa untuk berkembang dan menyebar.

3. Khasiat buah naga merah untuk atasi sembelit

Kurangnya jumlah bakteri baik di dalam tubuh bisa memicu sembelit. Mengutip Healthline, ada jutaan mikroorganisme yang hidup di dalam usus manusia, 400 di antaranya adalah dari jenis bakteri.

Tidak semua bakteri tersebut bersifat jahat, tapi ada juga yang berperan dalam membantu melancarkan sistem pembuangan. Keberadaan bakteri baik sangat bergantung pada asupan prebiotik, yaitu serat yang bisa meningkatkan jumlahnya.

Nah, kamu bisa mendapatkan serat tersebut pada buah naga merah. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012, serat prebiotik bisa memperbanyak jumlah bakteri asam laktat dan bifidobacterium dan dapat membantu mengatasi sembelit.

Selain itu, bakteri baik tersebut juga diyakini bisa meminimalkan risiko kanker usus besar dan peradangan.

4. Menstabilkan gula darah

Tingginya kandungan serat yang ada di buah naga merah berperan penting dalam menjaga kadar gula darah di dalam tubuh.

Bukan hanya melancarkan sistem pencernaan, nutrisi tersebut dapat menghindarkanmu dari kondisi hipoglikemia (gula darah rendah) dan hiperglikemia (gula darah tinggi).

Mengutip Medical Daily, kandungan serat memiliki khasiat menghambat lonjakan kadar gula darah setelah tubuh mendapat asupan makanan. Ini karena penyerapan serat sendiri berbeda dengan nutrisi lain, tidak menimbulkan efek seperti makanan dengan indeks glikemik tinggi.

5. Menjaga kesehatan jantung

Selain untuk sistem pencernaan, manfaat buah naga merah yang lain adalah menjaga kesehatan jantung. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 2010, konsumsi rutin buah naga merah bisa melancarkan sirkulasi darah di arteri.

Dengan demikian, tekanan darah juga akan ikut stabil. Ini menjadi penting, karena saat tekanan tak stabil, jantung dipaksa memompa darah ke seluruh tubuh.

Akibatnya, salah satu organ terpenting manusia itu bisa kehilangan fungsi terbaiknya. Dalam jangka waktu panjang, berbagai penyakit kardiovaskular akan mudah menyerang, misalnya stroke dan serangan jantung.

Baca juga: Penyakit Jantung: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

6. Menurunkan risiko kanker

Kandungan senyawa antikarsinogenik pada buah naga merah dipercaya bisa mendeteksi dan membunuh sel-sel tumor yang berisiko tumbuh menjadi kanker.

Belum lagi, kadar likopen yang tinggi juga efektif mencegah sejumlah penyakit kanker, salah satunya adalah kanker prostat. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa senyawa likopen cukup aktif menghambat perkembangan sel kanker yang berusaha menginvasi organ penting.

Selain itu, masih ada polifenol yang dapat meningkatkan kinerja reseptor sejumlah hormon. Ini membuat sel-sel jahat tak akan mudah untuk ‘menempel’ ke beberapa jaringan di dalam tubuh. Saat sel jahat tak mendapat tempat untuk berkembang, penyebarannya bisa ditekan.

Apakah buah naga aman untuk ibu hamil?

Perlu diketahui bahwa buah naga aman untuk ibu hamil. Selain itu, kandungan nutrisi pada buah naga juga bisa memberikan beberapa khasiat untuk kesehatan ibu hamil dan janin, lho. Berikut beberapa di antaranya:

  • Sumber energi sehat dan lemak baik. Selain karbohidrat, buah naga juga kaya akan lemak baik yang bisa berperan bantu metabolisme tubuh
  • Cegah infeksi. Saat Moms kena infeksi, mikroba rawan sekali akan mengarah ke bayi lewat plasenta. Buah naga dapat melakukan regenerasi sel dalam pengobatan luka yang mencegah infeksi dan memasok tubuh anti jamur dan anti bakteri untuk mengatasi mikroba yang sudah ada
  • Cegah cacat lahir. Vitamin B kompleks, dikombinasikan dengan folat memainkan peran penting dalam mengembangkan sistem saraf serta tabung saraf anak, memastikan ia bebas dari gangguan apapun
  • Cegah preeklamsia. Hipertensi pada ibu hamil meningkatkan risiko preeklamsia dalam jumlah yang cukup besar. Buah naga bantu jaga tingkat tekanan darah dan gula darah stabil, sehingga meminimalkan komplikasi yang terkait dengan kehamilan

Apakah buah naga aman untuk bayi?

Kalau buah naga merah aman dan bermanfaat untuk ibu hamil, lalu apakah buah untuk bayi juga boleh dikonsumsi?

Perhatikan usia bayi ya, Moms. Si Kecil baru boleh diberi makanan selain ASI setelah usianya 6 bulan. Pada masa awal pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau MPASI ini, tekstur makanan penting diperhatikan.

Saran penyajian buah naga untuk bayi

Untuk bayi yang baru berusia 6 bulan, jangan diberi jus buah naga merah dengan banyak campuran seperti gula, susu, atau madu. Berikut saran penyajian buah naga yang baik untuk bayi:

1. Penyajian buah naga untuk bayi 6-12 bulan

Jangan lupa pisahkan daging buah naga dari kulitnya ya, Moms. Setelah itu Moms bisa menghaluskannya menjadi bentuk bubur yang lembut.

Saat bayi sudah mulai belajar menggenggam, Moms bisa potong buah naga kecil-kecil agar bayi bisa meraih dan memakannya sendiri.

2. Buah naga untuk bayi 12-18 bulan

Tawarkan potongan buah naga seukuran gigitan, Moms. Ini juga saat yang tepat untuk berlatih menggunakan sendok atau garpu. 

3. Penyajian untuk bayi 18-24 bulan

Saat usia ini biasanya bayi sudah bisa menggigit dan menyobek makanan dengan baik. Kalau Moms yakin, berikan bayi potongan buah naga dengan ukuran yang lebih besar. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

  1. Medical News Today, diakses 4 Juli 2020, What are the proven benefits of dragon fruit?
  2. Medical Daily, diakses 4 Juli 2020, Benefits Of Dragon Fruit: 6 Health Reasons To Eat More Of The Exotic Fruit
  3. Healthline, diakses 4 Juli 2020, 7 Great Reasons to Add Dragon Fruit to Your Diet.
  4. World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, diakses 4 Juli 2020, Dragon Fruit As A Nutraceuticals.
  5. National Center for Biotechnology Information, diakses 4 Juli 2020, Prebiotics and the Health Benefits of Fiber: Current Regulatory Status, Future Research, and Goals.
  6. National Center for Biotechnology Information, diakses 4 Juli 2020, Effect of dragon fruit extract on oxidative stress and aortic stiffness in streptozotocin-induced diabetes in rats.
  7. National Center for Biotechnology Information, diakses 4 Juli 2020, Roles of Diet, Lifetime Physical Activity and Oxidative DNA Damage in the Occurrence of Prostate Cancer Among Men in Klang Valley, Malaysia.
  8. Healthline, diakses pada 8 September 2020, What Is Dragon Fruit and Does It Have Health Benefits?
  9. Parenting Firtstory, diakses pada 8 September 2020, Eating Dragon Fruit During Pregnancy – Is It Safe?
  10. Solid Starts, diakses pada 8 September 2020, Dragon Fruit (Pitaya)

    Berita Terkait
    register-docotr