Diet dan Nutrisi

Lebih Sehat Mana? Makan Anggur Dikupas Dahulu atau Sekulit-kulitnya

November 4, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Memiliki rasa yang nikmat dan juga menyegarkan, menjadikan anggur salah satu buah yang populer di kalangan masyarakat. Anggur biasanya dikonsumsi bersama dengan kulitnya. Akan tetapi, mana yang lebih sehat? Perlukah kita mengonsumsi buah anggur bersama kulitnya atau tidak?

Baca juga: Si Kecil Manis, Ini 7 Manfaat Anggur untuk Kesehatan Tubuh

Kandungan nutrisi dalam buah anggur

Sebelum mengetahui cara apa yang lebih baik untuk mengonsumsi buah anggur, kamu harus mengetahui terlebih dahulu nutrisi apa saja yang terkandung di dalam anggur.

Berdasarkan U.S. Department of Agriculture (USDA), satu cangkir anggur merah atau hijau yang memiliki berat sekitar 151 gram mengandung:

  • 104 kilokalori
  • 1,09 g protein
  • 0,24 g lemak
  • 27,33 g karbohidrat
  • 1,4 g serat
  • 288 mg kalium
  • 15 mg kalsium
  • 0,54 mg zat besi
  • 11 mg magnesium
  • 30 mg fosfor
  • 3 mg sodium
  • 0,11 mg zinc
  • 4,8 mg vitamin C
  • 22 mcg vitamin K
  • 3 mcg folat.

Selain kandungan nutrisi yang sudah disebutkan di atas, anggur juga memiliki kandungan vitamin A dan B, serta kandungan air yang tinggi. Secangkir buah anggur mengandung lebih dari 121 g air.

Tidak sampai di situ saja, anggur juga kaya akan antioksidan, seperti lutein dan zeaxanthin. Flavonoid myricetin dan quercetin juga ditemukan di dalam buah yang banyak dikonsumsi ini. Keduanya, dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas yang berbahaya.

Lantas, mana yang lebih sehat? Mengupas kulit anggur atau tidak?

Ketika kamu mengonsumsi buah anggur, kamu tidak hanya bisa mendapatkan rasanya yang manis dan nikmat saja, tetapi kamu juga bisa memperoleh berbagai manfaat yang terkandung pada buah anggur, termasuk kulitnya.

Pada dasarnya kulit anggur sangat bermanfaat, karena bagian anggur ini memiliki jumlah antioksidan paling tinggi di seluruh bagian buah.

Perlu diketahui bahwa semua varietas anggur mengandung polifenol. Polifenol sendiri adalah senyawa yang memberikan warna cerah pada anggur beserta tumbuhan tertentu lainnya. Polifenol menawarkan perlindungan untuk melawan suatu penyakit.

Polifenol dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas di dalam tubuh. Kulit dan daging buah anggur memiliki kandungan polifenol yang paling banyak.

Mengonsumsi buah anggur sangat baik untuk kesehatanmu lho, sebagian besar hal tersebut berkat kandungan polifenolnya. Polifenol dapat membantu untuk melawan beberapa penyakit, seperti:

  • Diabetes
  • Kanker
  • Penyakit Alzheimer
  • Osteoporosis
  • Penyakit jantung
  • Penyakit paru-paru

Manfaat lain makan anggur bersama kulitnya

Anggur adalah sumber vitamin C yang baik untuk sistem kekebalan tubuh. Selain manfaat yang sudah dijelaskan di atas, kulit anggur juga memiliki manfaat lainnya, yakni dapat melindungi dari virus flu.

Melansir dari Healthline, dalam penelitian tabung reaksi, ekstrak kulit anggur telah terbukti melindungi terhadap virus flu. Selain itu, buah anggur, termasuk kulitnya juga memiliki kandungan resveratrol, yang termasuk dalam golongan polifenol.

Penelitian menunjukkan bahwa, resveratrol dapat membantu melindungi dari penyakit jantung, menurunkan gula darah, serta melawan perkembangan kanker.

Tak hanya itu, resveratrol juga terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa yang juga dapat menurunkan kadar gula darah.

Mengelola kadar gula darah dari waktu ke waktu merupakan faktor yang sangat penting untuk dilakukan guna menurunkan risiko diabetes.

Baca juga: Tidak Melulu Minum Obat, Makan Sederet Buah Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengonsumsi anggur tanpa dikupas

Memiliki banyak manfaat, kamu bisa memilih untuk mengonsumsi buah anggur untuk menjaga kesehatanmu.

Kulit anggur memang memiliki kandungan nutrisi yang berlimpah, akan tetapi kamu harus mencuci buah anggur sampai bersih ya. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan pestisida yang menempel, atau pilihan lainnya adalah dengan membeli anggur organik.

Selain itu, kamu juga harus memerhatikan porsi dalam mengonsumsi buah berbentuk bulat ini ya. Meskipun memiliki rasa yang nikmat dan mudah untuk dimakan, sebaiknya janganlah mengonsumsi buah anggur secara berlebihan.

Jika kamu mengonsumsi buah anggur terlalu banyak, kalori dan karbohidrat dapat bertambah dengan cepat. Ketika ini terjadi, manfaat buah anggur pun tidak bisa kamu peroleh. Tak hanya itu, ini juga dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan berlebih.

Nah itulah beberapa informasi mengenai cara konsumsi buah anggur yang lebih baik. Kaya akan kandungan nutrisi, buah anggur sangat bermanfaat bagi tubuh. Bagaimana, sudah siap menambahkan buah anggur ke dalam daftar makananmu?

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 03 November 2020. Are Grapes Good for You? 

Healthline (2018). Diakses pada 03 November 2020. Top 12 Health Benefits of Eating Grapes 

Live Science (2016). Diakses pada 03 November 2020. Grapes: Health Benefits & Nutrition Facts 

Medical News Today (2017). Diakses pada 03 November 2020. What are the health benefits of grapes? 

Taste of Home (2020). Diakses pada 03 November 2020. 14 Fruits and Vegetables You Shouldn’t Peel—And 9 You Should 

Kursvietiene, Lolita, Inga Staneviciene (2016). Multiplicity of Effects and Health Benefits of Resveratrol. NIH (Diakses pada 03 November 2020)

    Berita Terkait
    register-docotr