Diet dan Nutrisi

Hati-hati, Ini Deretan Makanan Pemicu Kanker!

September 12, 2020 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan. Selain disebabkan karena faktor riwayat keluarga, penyakit ini juga bisa dipicu karena gaya hidup dan makanan yang kamu konsumsi lho.

Makanan pemicu kanker 

The World Health Organization’s International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan karsinogen dengan menentukan seberapa besar kemungkinannya menyebabkan kanker melalui skala yang dibagi menjadi lima kelompok. 

Berikut ini makanan dan minuman karsinogenik bagi manusia seperti dilansir dari Cancer Treatment Center for America: 

1. Alkohol

Saat tubuh memetabolisme alkohol, tubuh menghasilkan asetaldehid yaitu senyawa kimia yang dapat merusak DNA dan dapat menyebabkan kanker.

Penelitian telah menemukan bahwa semakin banyak alkohol yang kamu minum, semakin tinggi risiko menderita kanker tertentu, seperti kanker pada leher, esofagus, hati, payudara, dan kolorektal.

Demi mencegah dan mengurangi risiko terkena kanker, penting untuk menjalani pola hidup sehat dan menjauhi makanan dan minuman pemicu kanker.

Rutin mengonsumsi makanan sehat seperti makanan berserat dan makanan yang kaya akan antioksidan, rajin berolahraga, berhenti merokok, dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up) ke dokter secara berkala merupakan langkah pencegahan kanker yang dapat dilakukan.

Baca juga: Awas! Sering Minum Alkohol Bisa Picu 8 Penyakit Berbahaya Ini

2. Daging olahan

Contohnya seperti bacon, sosis, hot dog, pepperoni, prosciutto, dendeng dan salami, daging yang sering diawetkan, diasinkan atau diasapi, serta berbagai daging olahan dengan pengawet kimiawi.

Penelitian telah menemukan bahwa makan 50 gram daging olahan setara dengan empat potong bacon atau satu hot dog setiap hari dan tentu saja hal itu meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18 persen.

Jika kamu memang sangat ingin makan daging olahan, sebaiknya carilah versi bebas nitrat dan nitrit, yang tidak menambahkan pengawet. 

3.  Daging gosong atau dimasak dengan suhu tinggi

Daging yang dimasak pada suhu tinggi membentuk bahan kimia yang dapat menyebabkan perubahan pada DNA dan pasti menyebabkan kanker.

Makan daging matang, goreng, atau panggang dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal, pankreas, dan prostat.

Selain itu, perlu juga kamu ketahui bahwa mengasinkan daging sebelum dimasak dapat membantu mengurangi risiko pembentukan karsinogen.

4. Daging Merah

Daging merah terdiri dari daging sapi, babi dan daging kambing. Walaupun daging jenis ini adalah sumber protein dan mineral yang baik bagi kesehtan, tetapi perlu kamu ketahui bawha daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. 

Bagi kamu yang masih mengonsumsi terlalu banyak daging merah ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus, kanker pankreas, dan kanker prostat.

Mengonsumsi daging merah sebetulnya boleh saja, asal dibatasi jumlahnya.

Kamu juga bisa mengganti daging merah dengan jenis daging lain , yaitu daging ayam tanpa lemak dan ikan.

Bagi kamu yang memiliki riwayat kanker pada keluarga, sangat disarankan untuk tidak lagi mengonsumsi deretan makanan di atas ya.

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Cancercenter.com (2017) diakses pada 8 September 2020. What foods and drinks are linked to cancer?
  2. Healthline.com (2018) diakses pada 8 September 2020. Cancer and Diet 101: How What You Eat Can Influence Cancer 
    register-docotr