Diet dan Nutrisi

Jangan Sampai Keliru Ya, Begini Cara Diet OCD yang Benar!

July 28, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Sekarang ini banyak orang yang menerapkan diet OCD untuk menurunkan berat badan. Tetapi diet ini menuai pro kontra karena bisa terbilang ekstrem. Agar tidak salah menerapkannya, kamu perlu paham cara diet OCD yang benar.

Dengan begitu, manfaat yang didapat pun akan menjadi lebih maksimal dirasakan. Berikut ulasan lengkapnya!

Baca Juga: Diet agar Tubuh Langsing Kok Berat Badan Malah Naik? Kamu Pasti Percaya Mitos-Mitos Ini

Apa yang dimaksud dengan Diet OCD?

Diet OCD ini merupakan diet cara terbaru yang unik daripada diet yang lainnya. Tetapi kamu harus menerapkan cara diet OCD yang benar agar tidak membahayakan. 

Pada waktu tertentu, kamu diperbolehkan makan sesuka hati namun tetap dalam batas normal alias tidak gila makan. Ada juga sebutan khas yang dipakai untuk menerapkan diet OCD, yakni ‘Jendela Makan’ dan mirip puasa.

Tetapi diet OCD ini sebaiknya perlu diperhatikan lebih lagi bagi kamu yang menderita penyakit atau gangguan kesehatan lainnya. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet ini.

Beberapa penyakit di antaranya seperti diabetes, riwayat gangguan makan, berat badan kurang (underweight), tekanan darah rendah, riwayat amenorrhea, atau sedang hamil, menyusui, atau hamil.

Cara diet OCD yang benar

Dikutip dari Healthline, berikut ini adalah pilihan-pilihan jendela makan ala cara diet OCD yang benar, antara lain:

Metode 16/8

Cara diet ini membatasi waktu makan hanya di waktu-waktu tertentu setiap harinya. Metode ini mengharuskan berpuasa selama 14-16 jam dan menyediakan hanya 8-10 jam diperbolehkan untuk makan.

Caranya dengan tidak makan apapun selepas makan malam dan melewatkan sarapan pagi. Misalnya, jika kamu selesai makan malam pada pukul 8 malam, maka kamu jangan makan apa pun sampai pukul 12 siang keesokan harinya. Secara tidak langsung, kamu telah berpuasa selama 16 jam.

Tetapi harus diingat, selama puasa kamu diperbolehkan mengonsumsi makanan sehat saja. Jika kamu mengkonsumsi makanan berkalori tinggi atau rendah gizi dan junk food, pola diet puasa tidak berefek banyak pada tubuh kamu.

Metode Diet 5:2

Dalam metode puasa 5:2 ini kamu diperbolehkan makan normal seperti biasa dalam waktu 5 hari. Sisanya sebanyak 2 hari, kamu diharuskan berpuasa dan membatasi 500-600 kalori saja untuk dikonsumsi selama dua hari itu.

Pada saat berpuasa, bagi perempuan disarankan hanya mengonsumsi 500 kalori dan bagi laki-laki yakni 600 kalori. Misalnya, kamu dapat makan secara normal selama lima hari, lalu menetapkan puasa pada Senin dan Kamis.

Pada setiap dua hari tersebut, kamu hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan berkalori rendah yaitu sebanyak 250 kalori setiap harinya untuk perempuan dan 300 kalori untuk laki-laki. Dalam dua hari, totalnya 500-600 kalori dikonsumsi.

Eat stop eat: puasa selama 24 jam

Tahap terakhir ini bisa dibilang paling ekstrem, dikarenakan kamu harus berpuasa selama 24 jam. Namun tenang, maksud puasa 24 jam di sini adalah kamu masih bisa makan sekali sehari sebelum dilanjut puasa lagi. 

Dalam metode puasa ini, kamu hanya dilarang mengonsumsi makanan berat dan masih diperbolehkan minum air, kopi, atau makanan ringan tidak berkalori selama masa diet.

Caranya dengan berhenti makan dan mulai berpuasa selepas sarapan dan tidak mengonsumsi makanan berat hingga sarapan hari berikutnya.

Kamu dapat melakukannya juga pada makan siang atau makan malam. Akan tetapi, metode puasa 24 jam ini cukup sulit dilakukan bagi orang-orang tertentu.

Tetapi jika kamu masih ingin melakukannya, kamu dapat berpuasa sedikit demi sedikit, tidak sepenuhnya 24 jam di awal percobaan. Kamu dapat memulainya dengan 14-16 jam berpuasa dan secara perlahan meningkatkan waktunya hingga terpenuhi 24 jam melakukan diet Eat-Stop-Eat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan diet OCD

Selain mengetahui pola waktu dalam makan seperti di atas, kamu harus mengetahui beberapa tips OCD lainnya, seperti tidak makan berlebihan, tetap berolahraga secara rutin, menjaga kesehatan tubuh.

Kamu juga harus memastikan tubuh kamu tidak kekurangan vitamin maupun mineral, dan tidak memaksakan diri jika merasa tidak kuat dengan tingkatan ekstrem OCD.

Jangan lupa tetap mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh, yaitu ketika tubuh menghasilkan energi dari makanan yang kamu konsumsi.

Hal yang paling penting adalah air mineral. Selama jam diet atau puasa, kamu hanya boleh mengonsumsi air mineral sebanyak mungkin. Jangan sampai tubuh kamu kekurangan atau menjadi dehidrasi selama melakukan diet ini, ya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Berita Terkait
register-docotr