Kesehatan Mental

Mengenal Spooning: Posisi Tidur yang Bisa Tingkatkan Keintiman Suami Istri

February 24, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Keharmonisan rumah tangga harus tetap dijaga setelah menikah. Salah satunya adalah dengan mempererat hubungan emosional. Ada banyak cara yang bisa kamu dan pasangan lakukan, misalnya spooning.

Apa sebenarnya spooning itu? Bagaimana cara melakukannya dengan pasangan? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu spooning?

Spooning. Sumber foto: Healthline.

Spooning adalah aktivitas berpelukan yang melibatkan dua orang, tapi menghadap ke arah yang sama.

Berbeda dengan cuddling yang memungkinkan pasangan pria dan wanita saling berhadapan, spooning dilakukan dengan cara satu orang memeluk pasangannya dari belakang dalam posisi berbaring.

Dikutip dari WebMD, orang yang memeluk disebut dengan big spoon, sedangkan yang dipeluk adalah little spoon.

Baca juga: 6 Variasi dan Posisi Seks agar Cepat Hamil, Mana yang Jadi Favoritmu?

Apakah spooning bagian dari seks?

Banyak orang yang salah kaprah tentang aktivitas spooning atau cuddling. Tak sedikit yang kerap menghubungkannya dengan seks. Spooning atau cuddling mungkin bisa menjadi langkah awal sebelum memulai seks.

Namun, kamu bisa melakukan spooning meski tanpa berakhir dengan seks. Meski, sering kali spooning dapat membangkitkan gairah seksual yang bisa berlanjut pada aktivitas yang lain. Pada dasarnya, spooning sendiri hanya bentuk atau variasi dalam posisi tidur.

Spooning bisa menjadi waktu terbaik bagi kamu dan pasangan untuk memulai komunikasi yang mendalam dan intim. Dengan begitu, ikatan batin dan kedekatan secara emosional bisa terbangun dan terjaga.

Manfaat melakukan spooning

Ada banyak manfaat yang bisa kamu dan pasangan dapatkan dari rutin melakukan spooning, di antaranya adalah:

Mempererat keintiman

Baik cuddling maupun spooning sama-sama bisa mempererat ikatan emosional. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat untuk kelangsungan kehidupan rumah tangga.

Mengutip dari Healthline, saat berpelukan dengan pasangan, tubuh akan melepaskan lebih banyak oksitosin, yaitu bahan kimia yang sering disebut sebagai hormon cinta atau hormon kasih sayang.

Meredakan stres

Tak hanya mempererat hubungan secara emosional, spooning juga bisa memacu pelepasan dopamin dan serotonin, lho. Dua bahan kimia yang diproduksi oleh otak tersebut berperan dalam menciptakan kesenangan.

Kombinasi antara oksitosin, dopamin, dan serotonin bisa membantu menekan kadar hormon pemicu stres seperti kortisol. Ini dapat membuatmu lebih tenang, nyaman, dan terbebas dari tekanan pikiran meski hanya untuk sementara waktu.

Meningkatkan kualitas tidur

Jika kamu adalah orang yang sering mengalami gangguan tidur, tak ada salahnya untuk melakukan spooning bersama suami atau istri.

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, oksitosin dapat membantu meningkatkan kualitas tidur seseorang. Belum diketahui bagaimana mekanismenya bekerja, akan tetapi spooning telah terbukti berdampak positif bagi pengidap sleep apnea.

Baca juga: 7 Manfaat Tidur Berpelukan dengan Pasangan, Kamu Wajib Tahu!

Bagaimana cara melakukannya?

Ada banyak variasi yang dapat kamu coba saat spooning. Hanya saja, teknik paling dasar yang sering dipraktikkan banyak pasangan adalah dengan berbaring miring dan memeluk erat pasangan, lalu lengan diletakkan di atas pinggang little spoon oleh big spoon.

Kamu dan pasangan akan menghadap ke arah yang sama, sehingga wajah masing-masing tidak saling menatap satu sama lain. Kamu dan pasangan bisa bergantian untuk menjadi big spoon atau little spoon.

Namun, agar lebih nyaman dalam melakukannya, orang yang memiliki postur lebih tinggi biasanya berperan sebagai big spoon. Tidak ada aturan yang mengikat, siapa saja bisa menjadi peran apapun, tak peduli jenis kelaminnya.

Berapa lama durasi ideal untuk spooning?

Spooning adalah tentang preferensi. Artinya, apa yang dilakukan tergantung dari pasangan suami istri. Melakukan spooning semalaman hingga terbit matahari mungkin terdengar romantis. Namun, hal itu dapat membuatmu dan pasangan menjadi tidak nyaman.

Leher dan lengan bisa terasa sakit, kesemutan, atau bahkan mati rasa sementara. Belum lagi, panas yang dihasilkan dari dua tubuh bisa membuatmu dan pasangan menjadi lebih gerah.

Berbicara soal tidur di samping pasangan, sentuhan kulit atau kontak fisik dengan cara apapun dipercaya dapat memperkuat ikatan dan keintiman. Meski spooning dianggap sebagai salah satu cara untuk menjaga keharmonisan, nyatanya tidak semua orang menyukainya.

Nah, itulah ulasan lengkap tentang spooning yang bisa kamu terapkan bersama pasangan menjelang atau selama tidur malam. Untuk mendapatkan berbagai efek positif, tak ada salahnya untuk melakukannya sesering mungkin, ya. Selamat mencoba!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. WebMD, diakses 23 Februari 2021, What is Spooning?
  2. Healthline, diakses 23 Februari 2021, A Beginner’s Guide to Spooning.
  3. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 Februari 2021, Benefits of oxytocin administration in obstructive sleep apnea.

    register-docotr