Kesehatan Mental

Biblioterapi: Konsep Konseling dengan Menggunakan Buku

December 23, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Berhadapan dengan emosi yang muncul di dalam diri terkadang merupakan hal sulit. Terlebih jika kamu tidak pernah memiliki pengalaman tersebut sebelumnya. 

Oleh karena itu, ada satu metode baru, biblioterapi yang mengandalkan buku supaya kamu bisa mengenal emosi atau pengalaman yang belum pernah kamu alami itu.

Apa itu biblioterapi?

Laman psychologytoday.com menyebut biblioterapi sebagai satu pendekatan pengobatan psikologis yang melibatkan buku dan format literasi lainnya. Metode ini biasanya dipakai sebagai tambahan metode tradisional lainnya untuk kesehatan mental dari pasien.

Meskipun rekomendasi yang biasanya diberikan oleh dokter atau konselor bisa datang dari berbagai genre, mulai dari filosofi hingga self-help, tapi biblioterapi biasanya menggunakan buku fiksi.

Dengan membaca sebuah literatur yang spesifik dan membicarakannya dengan dokter atau dalam diskusi grup, maka kamu bisa mengerti perspektif lain tentang apa yang kamu rasakan. Mulai dari masa lalu yang berat, gejala kekecewaan atau secercah harapan.

Membaca juga bisa memberikan kepuasaan dan menumbuhkan empati. Yang terpenting, membaca bisa meningkatkan bagaimana kamu menghargai dirimu, kesadaran diri hingga efikasi diri.

Bagaimana menentukan buku dalam biblioterapi?

Biblioterapi merupakan interaksi tiga arah yang melibatkan buku, konselor dan pasien itu sendiri. Jadi Kamu dan konselor akan akan menentukan masalah atau stres apa yang terjadi dan konselor tersebut akan meresepkan sebuah buku untuk kamu baca.

Jenis buku yang diresepkan tidak boleh sembarangan. Tema yang diberikan harus sesuai dengan apa yang kamu alami. Supaya kamu bisa mempelajarinya dari tokoh protagonis dalam novel atau cerita tersebut.

Selanjutnya kamu dan konselor akan mendiskusikan bagaimana si protagonis ini menyelesaikan masalah yang dia hadapi. Dan kemudian kamu mencari jalan bagaimana mengaplikasikannya di dalam situasi yang kamu hadapi.

Kebanyakan dokter atau konselor terapi yang sudah terlatih menggunakan teknik ini untuk memiliki daftar buku yang berkaitan dengan masalah-masalah yang berbeda. Ada juga laman dan situs di internet yang dapat memberikan rekomendasi pada kamu judul buku terkait isu tertentu.

Bagaimana hasil biblioterapi?

Dengan mengandalkan buku atau cerita fiksi dan nonfiksi, dokter atau konselor akan membuat kamu lebih mengerti tentang masalah yang membuat kamu butuh pertolongan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Tantangan personal

Biblioterapi membuat kamu mendapatkan wawasan akan tantangan personal yang sedang kamu alami dan membantu kamu untuk menentukan strategi dalam mengenali masalah yang paling berat.

Teknik ini pun bisa membantu kamu dalam mengatasi masalah, mengerti dan memahami lagi tentang diri kamu.

Menerima manfaat di luar jam konseling

Dengan membaca buku di antara sesi konseling yang kamu jalani memang seakan membuat kamu mendapat satu PR. Tapi ini membuat kamu lebih memahami makna dari sesi yang kamu jalani.

Selain itu, biblioterapi juga bisa menjadi satu model pencegahan. Kamu akan lebih paham untuk beradaptasi dengan tantangan-tantangan hidup lewat buku yang kamu baca.

Cerita yang kamu baca memberikan masukan

Salah satu alasan paling menarik dalam menggunakan teknik biblioterapi adalah kamu bisa mendapat masukan, satu perspektif baru, bagaimana tokoh dalam buku atau cerita yang kamu baca menghadapi masalah yang mirip dengan apa yang kamu alami.

Ketika kamu masuk dalam cerita dan mengenali tokoh tersebut, baik fiksi atau nonfiksi, maka kamu akan sadar secara emosional bahwa ada orang lain juga yang mengalami pergumulan yang sama.

Apa saja yang bisa ditangani dengan biblioterapi?

Membaca buku pada umumnya menghasilkan banyak manfaat bagi setiap orang. Tapi dengan biblioterapi, beberapa permasalahan berikut ini bisa ditangani:

  • Keresahan
  • Depresi
  • Penyalahgunaan zat-zat terlarang
  • Gangguan makan
  • Masalah dalam hubungan dengan pasangan
  • Masalah lain seperti isolasi, merasa tidak berguna, kebebasan dan kematian

Biblioterapi juga relevan digunakan untuk mengatasi masalah interpersonal, seperti mengatur emosi dan juga perilaku sosial. 

Demikianlah penjelasan tentang biblioterapi yang ternyata bisa memberikan banyak manfaat dalam sesi konseling. Jangan bosan untuk membaca dan mencari tahu tentang masalah kamu, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Psychology today, diakses 22 Desember 2020. Bibliotherapy
  2. Verywellmind, diakses 22 Desember 2020. Bibliotherapy: How Stories Can Help Guide the Therapeutic Process

 

    register-docotr