Kesehatan Mental

6 Manfaat Journaling bagi Kesehatan Mental dan Tips untuk Memulainya

March 17, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Saat masih remaja, beberapa orang mungkin memiliki hobi menulis di buku diary. Namun, pada kebanyakan kasus, kebiasaan itu ditinggalkan setelah menginjak usia dewasa. Padahal, aktivitas yang dikenal dengan istilah journaling tersebut ternyata bermanfaat untuk kesehatan mental, lho.

Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari journaling? Bagaimana cara dan tips untuk memulainya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu journaling?

Dikutip dari laman University of Rochester Medical Center, journaling adalah sebuah kegiatan di mana seseorang menulis sesuatu. Tidak ada batasan tema atau topik yang akan ditulis atau dicatat, bisa tentang perasaan, ide, pikiran, atau pengalaman yang telah didapat seharian.

Menurut sebuah publikasi yang terbit di JMIR Mental Health, belakangan ini, tren journaling tak hanya menggunakan buku catatan, tapi juga dilakukan secara online melalui kanal privat di internet.

Manfaat journaling untuk kesehatan mental

Ada banyak manfaat untuk kesehatan mental yang bisa didapat dari rutin melakukan journaling. Mulai dari mengoptimalkan fungsi otak hingga memperbaiki suasana hati. Berikut beberapa dampak positif journaling bagi kesehatan mental:

1. Kontrol emosi lebih baik

Manfaat pertama journaling untuk kesehatan mental adalah bisa membantumu dalam mengontrol emosi. Menulis catatan dipercaya dapat menjadi medium untuk pelepasan emosi negatif (katarsis) dan membuat seseorang lebih stabil tentang perspektifnya terhadap sesuatu.

Saat sedang menulis, otak kanan akan bekerja. Ini bisa membuat fungsi dan kesehatannya terjaga. Berdasarkan sebuah riset, seperti dikutip dari laman Cornell University, otak kanan memainkan peran penting dalam kontrol emosi, seperti rasa takut dan cemas.

2. Bantu redakan stres

Stres berlebihan tak hanya berdampak buruk pada mental, tapi juga kesehatan fisik. Untuk meredakannya, cobalah untuk memulai melakukan journaling. Bukan isapan jempol belaka, pernyataan tersebut sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Cambridge University, menulis selama 15 hingga 20 menit secara rutin tentang ekspresi dan perasaan yang sedang dialami dapat membuatmu lebih mudah mengontrol stres.

Aktivitas tersebut dapat membantu seseorang untuk meningkatkan kontrol emosi dalam diri sendiri. Sehingga, stres yang muncul bisa mereda seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Sering Dianggap Sama, Ini Lho Perbedaan Stres dan Depresi

3. Bantu perbaiki suasana hati

Saat kamu sedang merasa murung atau tak semangat melakukan sesuatu, cobalah untuk meluapkannya ke dalam tulisan. Hal tersebut akan membantumu untuk memperbaiki mood atau suasana hati.

Dikutip dari PsychCentral, menulis catatan adalah solusi yang bisa dilakukan ketika sedang memiliki mood yang campur aduk, galau, atau bahkan jika kamu bingung dengan perasaan yang sedang kamu rasakan sendiri saat ini.

4. Mengoptimalkan fungsi otak

Selain meredakan stres, rutin melakukan journaling bisa membantu mengoptimalkan fungsi otak, lho. Dikutip dari Intermountain Healthcare, aktivitas journaling dapat mempertajam daya ingat dan pemahaman terhadap sesuatu.

Secara tidak langsung, hal tersebut akan berdampak positif pada proses kognitif yang terjadi di otak.

5. Pemecahan masalah

Jika kamu sedang memiliki masalah yang menyita pikiran, tak ada salahnya untuk memulai kegiatan journaling. Biasanya, manusia berpikir menggunakan otak kiri untuk mencari solusi dari sebuah masalah.

Namun, seperti yang telah disebutkan, saat melakukan journaling, otak kananmu yang akan bekerja. Berbeda dengan otak kiri, otak kanan memainkan peran penting dalam hal kreativitas dan intuisi.

Hal tersebut bisa memberi peluang munculnya solusi tak terduga dari masalah yang belum terpecahkan.

6. Peka terhadap diri sendiri dan lingkungan

Menulis secara rutin bisa membuat seseorang memiliki sudut pandang baru atas sebuah situasi. Dalam kehidupan nyata, kamu mungkin akan menjadi lebih mudah dalam memahami perspektif orang lain. Hal itu dapat membantu mempercepat penyelesaikan konflik.

Selain itu, dengan menulis sesering mungkin, kamu akan mengetahui apa yang membuat dirimu bahagia dan percaya diri. Tentu saja, itu akan berdampak positif pada kesehatan mental dan kontrol emosimu.

Tips dan cara memulai journaling

Meski terlihat simpel dan sederhana, nyatanya tak semua orang bisa melakukan journaling dengan mudah. Berikut beberapa tips untuk memulai aktivitas journaling:

  • Cobalah untuk menulis setiap hari secara konsisten. Tak butuh waktu lama, luangkan beberapa menit saja untuk melakukan aktivitas tersebut
  • Journaling bisa dilakukan kapan pun, terutama saat kamu sedang mengalami ketidakstabilan emosi. Menulis bisa menjadi cara paling aman untuk meluapkan emosi itu
  • Buat semuanya menjadi mudah. Siapkan peralatan yang dibutuhkan, misalnya bolpoin dan kertas. Kamu juga bisa menulis di aplikasi note pada smartphone
  • Tulis apa pun yang ingin kamu tulis. Jangan pedulikan struktur penulisannya, biarkan kata-kata yang tertulis mengalir begitu saja sesuai dengan ide dan perasaanmu
  • Jangan pernah takut atau khawatir tentang salah ejaan, karena journaling adalah tentang menulis bebas
  • Tidak perlu menceritakan apa yang ditulis kepada siapa pun, kecuali jika kamu ingin berbagi pikiran bersama kerabat, teman, atau orang terpercaya

Nah, itulah beberapa manfaat journaling untuk kesehatan mental serta cara dan tips dalam melakukannya. Jadi, kapan kamu akan mulai melakukan journaling?

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. University of Rochester Medical Center, diakses 16 Maret 2021, Journaling for Mental Health.
  2. Intermontain Healthcare, diakses 16 Maret 2021, 5 Powerful Health Benefits of Journaling.
  3. PsychCentral, diakses 16 Maret 2021, The Health Benefits of Journaling.
  4. Cambridge University Press, diakses 16 Maret 2021, Emotional and physical health benefits of expressive writing.
  5. Cornell University, diakses 16 Maret 2021, Left, right and center: mapping emotion in the brain.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 16 Maret 2021, Online Positive Affect Journaling in the Improvement of Mental Distress and Well-Being in General Medical Patients With Elevated Anxiety Symptoms: A Preliminary Randomized Controlled Trial.

    register-docotr