Kulit & Perawatan Tubuh

Ragu Gunakan Retinol sebab Bikin Iritasi, Coba Bakuchiol sebagai Bahan Alternatifnya!

March 21, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Bila kamu rutin menggunakan produk-produk perawatan kulit, pastinya sudah tidak asing lagi dengan retinol. Retinol adalah turunan vitamin A yang seringkali digunakan dalam produk skincare. 

Retinol memiliki sejumlah manfaat untuk kulit, terutama untuk mengobati jerawat dan anti penuaan. Jika ada alternatif selain apakah kamu berminat untuk mencobanya? 

Bakuchiol sebagai alternatif retinol

Seperti yang sudah disebutkan, jika kini telah hadir alternatif dari retinol, yaitu bakuchiol. Menurut Healthline, bakuchiol adalah pilihan baru, akan tetapi dapat memberikan hasil serupa dengan penggunaan retinol. 

Bakuchiol adalah ekstrak tumbuhan bernama Psoralea corylifolia, yang telah digunakan dalam pengobatan China dan India selama bertahun-tahun. 

Salah satu kelebihan bakuchiol adalah kandungan antioksidannya. Menurut Dr. Debra Jaliman, asisten profesor di departemen dermatologi di Icahn School of Medicine at Mount Sinai, kandungannya bermanfaat untuk kesehatan kulit, dilansir dari Healthline.

Penelitian telah menunjukkan bahwa bakuchiol dapat mencegah garis-garis halus dan kerutan, serta membantu pigmentasi, elastisitas dan kekencangan kulit,” kata Dr. Debra. 

Karena itu, bakuchiol mulai digunakan. Beberapa menyebutnya sebagai retinol versi alami, karena berasal dari tumbuhan. 

Bakuchiol adalah retinol alami

Karena bakuchiol memang berasal dari tumbuhan, kandungannya dipercaya lebih lembut jika digunakan pada kulit. Tidak seperti retinol yang mungkin mengiritasi, bakuchiol tidak mengiritasi kulit. 

Karena sifatnya yang tidak mengiritasi, bakuchiol bisa digunakan oleh mereka yang memiliki kulit sensitif atau dengan kondisi khusus seperti eksim, psoriasis dan dermatitis.

“Karena bakuchiol bukan turunan vitamin A, karena itulah kandungannya tidak mengiritasi,” kata dokter kulit, Dr. Purvisha Patel, menegaskan kelebihan bakuchiol. 

Riset soal bakuchiol efektif dan lebih ramah untuk kulit

Penelitian ini dilakukan selama 12 minggu kepada 44 peserta. Sebagian dari mereka diminta menggunakan krim bakuchiol dua kali sehari, sementara sebagian lagi diminta menggunakan krim retinol. 

Setelah penggunaan, peserta diminta menjawab pertanyaan seputar efek samping yang dirasakan. Hasilnya, kedua kandungan sama-sama memberikan hasil akhir yang signifikan. 

Kedua kandungan berhasil mengurangi keriput dan hiperpigmentasi. Walaupun, dari pengguna retinol melaporkan adanya efek samping kulit yang bersisik dan terasa menyengat, seperti teriritasi. 

Dari penelitian tersebut, disimpulkan bahwa bakuchiol adalah kandungan yang sebanding dengan retinol untuk melawan munculnya keriput atau tanda-tanda penuaan pada kulit. 

Dan kabar baiknya, bakuchiol dianggap memiliki toleransi yang lebih baik, karena tidak mengiritasi kulit. Bisa dibilang, bakuchiol adalah kandungan yang menjanjikan sebagai alternatif retinol. 

Apakah perlu mengganti produk yang mengandung retinol dengan bakuchiol?

Walau sudah ada penelitian yang membuktikan, bakuchiol lebih ramah daripada retinol, tapi masih dibutuhkan lebih banyak bukti lainnya. 

“Belum ada banyak data tentang bakuchiol dan memang penggunaannya bisa menjanjikan,” kata Dr. Purvisha Patel.

Namun, bakuchiol juga tidak menimbulkan masalah pada kulit. Setidaknya hingga kini tidak ada catatan yang merugikan atau kasus serius setelah penggunaan bakuchiol.

Sementara ini, retinol masih menjadi bahan yang sudah benar-benar terbukti manfaatnya. 

“Retinol, adalah bahan yang telah diujicobakan dan memberikan yang diharapkan. Untuk saat ini, retinol masih menjadi standar emas untuk kandungan yang aman dan efektif untuk skincare yang mengurangi garis halus dan kerutan,” ujar Dr, Purvisha Patel. 

Perkembangan penggunaan bakuchiol

Jika kamu ingin menggunakan bakuchiol tentu saja tidak ada salahnya, karena sudah ada penelitian yang mendukung. Terlebih jika kamu memiliki kulit yang sensitif. 

Atau kamu juga bisa mencoba memadupadankan kandungan ini dengan bahan lainnya. Semakin naik daun nama bakuchiol, pastinya akan semakin banyak penelitian soal bakuchiol sebagai kandungan untuk melawan tanda-tanda penuaan kulit. 

Sejauh ini, bakuchiol mulai dipilih karena keunggulannya sebagai bahan alami. Sifatnya yang tidak mengiritasi juga membuat nama bakuchiol terdengar menarik dan menjanjikan sebagai bahan anti penuaan kulit.

Beberapa orang juga menyebutnya sebagai pilihan botox alami. Namun, sekali lagi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seefektif apa bakuchiol jika digunakan dalam produk-produk perawatan kulit. 

Demikian tentang bakuchiol, si alternatif retinol untuk kulit wajah bebas kerutan halus dan kerutan. 

Punya pertanyaan lebih lanjut? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr