Kulit & Perawatan Tubuh

Sering Bikin Tak Nyaman, Begini Cara Menghilangkan Kutil di Leher

May 24, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Cara menghilangkan kutil di leher bisa dilakukan dengan penanganan bersama dokter atau dengan bahan alami yang ada di rumah. Lalu bagaimana prosedurnya?

Sebenarnya apakah kutil itu?

Menurut Healthline, benjolan kecil di leher disebut juga kutil filiform dan biasanya disebabkan oleh human papillomavirus yang menular melalui kontak dengan kulit. Kutil filiform terlihat berbeda dengan kebanyakan kutil.

Bentuk kutil ini akan memiliki proyeksi panjang dan sempit yang memanjang sekitar 1 sampai 2 milimeter dari kulit. Selain itu, kutil filiform bisa berwarna kuning, coklat, merah muda, dan umumnya tidak terbentuk secara berkelompok.

Baca juga: Kenali Penyebab Gula Darah Tinggi, Gejala dan Cara Mengatasinya

Apa faktor penyebab kutil filiform?

Virus kutil dapat ditularkan antar manusia melalui kontak langsung maupun tidak langsung, seperti akibat bersentuhan dengan media perantara. Karena itu, orang-orang yang berhubungan dengan penderita HPV lebih mudah tertular infeksi, terutama jika memiliki luka pada tubuh.

Kutil dapat muncul pada usia berapa pun, namun lebih sering diderita oleh anak-anak. Gejala yang akan dirasakan, salah satunya adalah gatal hingga berdarah.

Perdarahan terjadi karena kutil yang terletak di daerah tertentu secara tidak sengaja bergesekan dengan pakaian sehingga menjadi iritasi dan terasa menyakitkan. 

Seseorang lebih mungkin mengembangkan kutil filiform jika memiliki beberapa kondisi, seperti luka pada kulit, sistem kekebalan tubuh lemah, dan kulit lembap yang telah berulang kali terkena HPV.

Kutil filiform bisa menghilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Namun, kutil di leher lebih sulit diobati daripada yang terletak di tempat lain sehingga butuh perawatan secara medis.

Cara menghilangkan kutil di leher dengan penanganan medis

Krim topikal

Dokter biasanya akan meresepkan krim yang mengandung 5 fluorouracil, imiquimod, atau benzoil peroksida yang membantu mempermudah pengelupasan kutil dari kulit. Oleskan krim ini secara teratur untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Pemotongan

Dalam prosedur ini, dokter akan melakukan pemotongan atau mencukur kutil dengan menggunakan pisau bedah. Pengulangan mungkin akan diperlukan beberapa kali oleh dokter untuk meningkatkan efektivitas.

Bedah listrik

Selain menggunakan pisau bedah, cara menghilangkan kutil di leher juga bisa dilakukan dengan menggunakan bedah listrik. Dokter akan menggunakan laser atau arus listrik untuk membakar kutil dan kemudian mengikis sisa-sisa kulit. 

Cryotherapy

Penanganan terhadap kutil selanjutnya adalah dengan cryotherapy. Dalam prosedur ini dokter akan menerapkan penggunaan nitrogen cair ke kutil. Perlu pengulangan untuk perawatan satu ini dan mungkin akan menyebabkan rasa sakit.

Baca juga: Muncul Kutil Pada Tubuh, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Cara menghilangkan kutil di leher dengan pengobatan alami di rumah

Jika tidak ingin melakukan perawatan bersama dokter, kamu juga bisa loh menerapkan beberapa pengobatan rumahan yang mudah diikuti. Perlu diketahui, kutil filiform muncul di daerah sensitif dan jika tidak dilakukan penanganan yang tepat bisa menyebabkan munculnya jaringan parut.

Nah, beberapa pengobatan rumahan untuk menghilangkan kutil filiform, seperti:

Asam salisilat

Asam salisilat bisa digunakan untuk membantu menghilangkan kutil yang ada di leher. Caranya adalah dengan oleskan produk yang mengandung asam salisilat ke kutil dengan menggunakan kain lembab. 

Untuk meningkatkan efektivitas, kamu bisa melembutkan kutil terlebih dahulu dengan merendam area tersebut ke dalam air hangat sebelum dioleskan krim. Biasanya, cara ini membutuhkan beberapa minggu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Cara menghilangkan kutil di leher dengan cuka sari apel

Cuka sari apel mengandung asam asetat yang dapat membantu mengurangi dan menghilangkan kutil. Cara mengaplikasikannya cukup dengan merendam kapas di dalam sari cuka apel dan letakkan di area yang terdapat kutil.

Namun, pengobatan ini tidak terlalu disarankan karena bisa menyebabkan luka bakar kimiawi jika diterapkan pada kulit sensitif. Karena itu, jika muncul sakit atau sensasi terbakar mulai dirasakan segera hentikan pengobatan dan konsultasikan dengan dokter.

Baking powder

Salah satu pengobatan rumahan untuk membantu menghilangkan kutil adalah dengan menggunakan baking powder. Tak hanya murah, bahan alami ini juga mudah didapatkan.

Nah, cara mengaplikasikannya cukup dengan mencampurkan baking powder dan minyak jarak ke dalam mangkuk lalu tempelkan pada kutil. Oleskan ramuan bahan alami ini pada kutil dan diamkan selama semalaman. Usahakan jangan menutupinya dengan perban untuk hasil lebih maksimal.

Cara menghilangkan kutil di leher dengan jus lemon

Lemon mengandung asam sitrat dan vitamin C yang diketahui bertindak sebagai agen efektif dalam mengobati kutil di berbagai bagian tubuh, termasuk leher.

Cara penggunaannya cukup dengan mengoleskan jus lemon pada kutil dan tutupi dengan menggunakan bawang cincang. Diamkan selama 30 menit untuk menyingkirkan kutil yang mengganggu di kulit leher.

Obat rumahan untuk menyembuhkan kutil mungkin sangat berbahaya bagi penderita diabetes atau jika muncul di area kaki. Diabetes bisa menyebabkan kaki mati rasa sehingga penanganan khusus perlu dilakukan bersama dokter ahli.

Pencegahan kutil

Untuk menghindari penularan virus penyebab kutil, kamu perlu menerapkan beberapa tindak pencegahan.

Beberapa pencegahan yang bisa dilakukan, seperti cuci tangan lebih sering dan menyeluruh, tidak menyentuh kutil dengan tangan langsung, dan pastikan kutil tetap dalam keadaan bersih dan kering.

Selain itu, lakukan juga tes HPV karena penyakit bisa muncul tanpa gejala. Memeriksakan diri lebih awal bisa membuat kamu terhindar dari komplikasi yang mungkin terjadi.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Drugs.com (2019), diakses 20 Mei 2020. Warts
  2. Medical News Today (2018), diakses 20 Mei 2020. What to know about filiform warts
  3. Healthline (2017), diakses 20 Mei 2020. Filiform Warts: Causes, Removal, and Home Remedies
  4. Boldsky (2015), diakses 20 Mei 2020. 10 Home Remedies For Warts
    Berita Terkait
    register-docotr