Info Sehat

Waspada! 3 Penyebab Usus Lengket yang Tak Boleh Dianggap Sepele

January 29, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Usus adalah salah satu organ pencernaan yang berperan penting dalam metabolisme tubuh manusia.

Usus yang terdiri dari usus kecil dan besar, bekerja mengolah makanan dari ujung lambung sampai ke anus.

Lalu bagaimana jika bagian tubuh yang satu ini menjadi lengket? Apa yang bisa menyebabkan kondisi tersebut dan bagaimana mengatasinya?

Baca juga: Kenali Penyakit Gastroenteritis: Masalah pada Usus dengan Gejala Diare

Apa itu perlekatan usus?

Dalam kondisi normal, permukaan organ dan dinding perut di dalam tubuh tidak akan saling menempel bahkan saat kamu sedang bergerak.

Namun, ketika terdapat jaringan parut di dalam usus yang terbentuk di antara dua organ atau lebih, atau antara usus dan dinding perut, maka ini akan menyebabkan usus menjadi lengket.

Kondisi ini dikenal dengan istilah adhesi usus, suatu gangguan di mana dapat menyebabkan usus dan organ lain menjadi bengkok, memutar, atau menekan bagian tubuh lainnya.

Apabila dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kondisi usus lengket bisa menyebabkan komplikasi yang lebih parah seperti penyumbatan usus.

Penyebab perlengketan usus

Usus lengket akan menyebabkan penderita merasakan sakit dalam skala yang bervariasi, salah satunya tergantung pada faktor yang mendasari terjadinya penyakit ini.

Adapun secara umum, ada banyak hal yang bisa membuat seseorang terkena adhesi usus, dan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Operasi perut

Dilansir dari Sciencedirect, hampir 90 persen kasus usus lengket terbentuk sebagai hasil dari operasi perut sebelumnya. Persentasenya menjadi semakin besar untuk jenis operasi terbuka atau laparotomi.

Pembentukan jaringan parut sebagai bagian dari penyembuhan atas luka operasi juga bisa menjadi penyebab terjadinya adhesi usus.

Sekadar catatan, adhesi usus yang disebabkan oleh pembedahan lebih mungkin menyebabkan gejala dan komplikasi daripada perlekatan yang disebabkan faktor lain. Hal ini bisa muncul kapan saja, bahkan setelah bertahun-tahun setelah operasi.

Baca juga: Waspadai Diet yang Salah Bisa Menyebabkan Radang Usus

Infeksi atau perdangan

Infeksi atau peradangan perut juga dapat membuat usus menjadi lengket. Dilansir dari Medicinenet, penyebab peradangan itu sendiri bisa sangat bervariasi.

Mulai dari infeksi pada permukaan organ perut atau lapisan rongga perut, lapisan peritoneal perut, sampai peradangan pada usus itu sendiri, misalnya yang disebabkan kolesistitis, dan usus buntu.

Beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit Crohn, iritasi usus besar, dan peritonitis (infeksi yang menyebar ke selaput organ perut) juga bisa membuat usus seseorang menjadi lengket.

Sementara, endometriosis dan penyakit radang panggul adalah hal yang paling sering menyebabkan adhesi usus pada wanita.

Penanganan usus lengket

Jika perlekatan usus tidak menimbulkan gejala atau komplikasi, biasanya ini tidak memerlukan perawatan secara khusus.

Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka dokter dapat mengatasi perlekatan dengan laparoskopi atau operasi terbuka.

Perlu diingat bahwa tindakan ini berisiko membentuk perlekatan yang baru. Jadi kamu harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan ini ya!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Abdominal Adhesions, https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/abdominal-adhesions#:~:text=Conditions%20that%20involve%20inflammation%20or,inflammatory%20disease%20link%2C%20and%20peritonitis. Diakses pada 28 Januari 2021

Abdominal adhesions: A practical review of an often overlooked entity, https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2049080117300249 Diakses pada 28 Januari 2021

Abdominal Adhesions, https://www.medicinenet.com/abdominal_adhesions_symptoms_and_treatment/views.htm Diakses pada 28 Januari 2021

How do the intestines work?, https://www.medicalnewstoday.com/articles/intestines Diakses pada 28 Januari 2021

 

    register-docotr