Info Sehat

Ketahui Apa Saja Penyebab Tulang Gampang Patah

June 13, 2020 | Dani Kosasih | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Tulang gampang patah disebabkan oleh banyak hal. Oleh karena itu, mengetahui kesehatan tulang akan membantu kamu menjaga agar tulang tidak gampang patah. Salah satu penyebab tulang gampang patah adalah terjadinya keropos pada tulang.

Sepanjang manusia hidup, tubuh akan terus memecah tulang lama melalui proses yang disebut resorpsi atau penyerapan dan membentuk tulang baru. Pemecahan tulang lama ini terjadi lebih cepat dibandingkan pembentukan tulang yang baru hingga keropos tulang bersih terjadi.

Baca Juga: Cegah Kanker hingga DBD, Jangan Lewatkan Sederet Manfaat Jambu Biji

Keropos tulang

Keropos tulang dapat menyebabkan kepadatan tulang yang rendah atau osteopenia dan kelemahan tulang. Hingga akhirnya menyebabkan kamu mengalami osteoporosis.

Bila kamu didiagnosis osteoporosis, kamu akan lebih memiliki risiko tulang gampang patah, bahkan tidak memiliki cedera tulang yang parah sekalipun.

Salah satu penyebab tulang gampang patah adalah terjadinya keropos pada tulang. Foto: Freepik.com

Penyebab tulang gampang patah

Banyak faktor yang menentukan berapa banyak tulang lama diserap dan berapa banyak tulang baru dibuat. Beberapa faktor masih bisa dikontrol seperti tidak melakukan diet kalsium. Namun ada juga faktor yang tidak bisa dikontrol seperti usia.

Beberapa faktor penyebab yang wajib kamu ketahui adalah:

Gaya hidup

Untuk menjaga agar tulang kuat, tubuh membutuhkan asupan kalsium, vitamin D dan melakukan olahraga yang cukup.

Namun, ada beberapa hal yang membuat tubuh tidak mampu membentuk tulang baru, seperti:

  • Kamu tidak cukup konsumsi makanan tinggi kalsium
  • Tubuh tidak menyerap cukup kalsium dari makanan yang kamu makan
  • Pria dan wanita yang merokok memiliki tulang yang lebih lemah. Wanita yang merokok setelah menopause memiliki kemungkinan tulang gampang patah yang lebih tinggi
  • Wanita usia muda yang tidak mengalami menstruasi dalam jangka waktu lama memiliki risiko kerapuhan tulang yang tinggi

Tulang gampang patah disebabkan faktor usia

Seiring bertambahnya usia, tubuh akan menyerap kembali kalsium dan fosfat dari tulang. Proses ini membuat tulang kamu menjadi lebih lemah. Ketika proses ini mencapai tahap tertentu, kamu akan sampai pada kasus.

Sering kali, seseorang akan mengalami patah tulang bahkan sebelum diketahui kalau sedang mengalami keropos tulang. Pada saat fraktur terjadi, barulah keropos tulang menjadi serius.

Wanita di atas usia 50 tahun dan pria di atas 70 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis daripada wanita dan pria yang lebih muda.

Bagi wanita, penurunan estrogen pada saat menopause adalah penyebab utama keropos tulang. Sedangkan bagi pria, penurunan testosteron seiring bertambahnya usia juga dapat menyebabkan keropos tulang.

Rata-rata wanita yang lebih tua dengan kepadatan tulang normal kehilangan sekitar 13 persen dari kepadatan tulangnya dalam 10 tahun atau sekitar 1,3 persen per tahun.

Penyakit tulang

Banyak kondisi medis jangka panjang atau kronis yang membuat keropos tulang hingga mampu menyebabkan tulang mudah patah adalah:

  • Artritis reumatoid atau peradangan sendi
  • Penyakit ginjal jangka panjang atau kronis
  • Kelenjar paratiroid yang terlalu aktif
  • Diabetes, paling sering diabetes tipe 1
  • Transplantasi organ

Konsumsi obat-obatan bisa sebabkan tulang gampang patah

Terkadang, obat-obatan yang mengobati kondisi medis tertentu juga dapat menyebabkan osteoporosis. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perawatan pemblokiran hormon untuk kanker prostat atau kanker payudara
  • Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati kejang atau epilepsi
  • Obat-obatan glukokortikoid (steroid), jika diminum setiap hari selama lebih dari 3 bulan, atau diminum beberapa kali setahun

Baca Juga: Bisa Cegah Cacat pada Bayi, Ini Pentingnya Asam Folat untuk Ibu Hamil, Moms!

Kondisi medis

Perawatan atau kondisi apa pun yang menyebabkan kalsium atau vitamin D tidak mampu terserap dengan baik juga dapat menyebabkan tulang lemah. Beberapa di antaranya adalah:

  • Gastric bypass (operasi penurunan berat badan)
  • Fibrosis kistik
  • Kondisi lain yang mencegah usus kecil menyerap nutrisi dengan baik
  • Orang dengan kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, juga berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis.
  • Jika kepadatan tulang kamu rendah, dokter akan memberikan rekomendasi beberapa jenis tes untuk mendiagnosis kondisi kesehatan tulang kamu.

Penting untuk mengetahui secara dini penyebab masalah pada tulang kamu agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan hingga menyebabkan tulang yang gampang patah.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

1. medlineplus.gov. Diakses 10 Juni 2020. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000506.htm
2. americanbonehealth.org (2019). Diakses 10 Juni 2020 https://americanbonehealth.org/bone-density/tests-to-determine-secondary-causes-of-bone-loss/
3. emedicinehealth.com (2020). Diakses 10 Juni 2020. https://www.emedicinehealth.com/what_is_bone_loss/article_em.htm
4. mayoclinic.org. Diakses 10 Juni 2020. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/bone-health/art-20045060

    Berita Terkait
    register-docotr