Info Sehat

6 Penyebab yang Membuatmu Tidak Bisa Merasakan Makanan, Selain COVID-19

May 2, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Sebagian orang yang mengeluh tidak bisa merasakan makanan mungkin langsung khawatir telah terpapar COVID-19. Kondisi itu memang bisa menjadi gejala COVID-19, namun masih ada faktor lain yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan indra pengecap.

Lantas, apa saja faktor yang bisa membuat seseorang tidak bisa merasakan makanan? Yuk, cari tahu jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Kondisi tidak bisa merasakan makanan

Jika kamu sulit merasakan makanan, mungkin ada penurunan fungsi dari sistem saraf indra pengecap. Secara umum, berdasarkan tingkat keparahannya, keadaan tersebut dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Ageusia

Ageusia adalah keadaan hilangnya kemampuan indra pengecap secara total, membuat seseorang tidak bisa mendeteksi rasa apa pun. Namun, menurut sebuah studi pada 2016, ageusia merupakan kondisi yang jarang terjadi, hanya dialami oleh tiga persen orang di seluruh dunia.

Hypogeusia

Berbeda dengan ageusia, orang yang mengalami hypogeusia tidak bisa merasakan makanan secara parsial. Artinya, orang itu masih bisa mendeteksi satu jenis rasa makanan, tapi tidak semuanya. Pengidap hypogeusia biasanya sulit membedakan antara rasa:

  • Pahit
  • Asam
  • Asin
  • Manis
  • Gurih

Anosmia adalah salah satu penyebab paling umum dari hypogeusia. Anosmia sendiri merupakan kondisi ketika indra pencium mengalami penurunan fungsi. Ya, indra penciuman bisa memengaruhi indra pengecap. Orang dengan anosmia biasanya sulit merasakan makanan.

Dysgeusia

Dysgeusia adalah kondisi saat ada satu rasa yang menutupi rasa lain di lidah, sehingga membuat semua makanan terasa sama. Seseorang mungkin hanya dapat mendeteksi rasa asam atau asin. Bahkan, pengidap dysgeusia juga bisa merasakan aroma zat metal di dalam mulutnya.

Penyebab tidak bisa merasakan makanan

Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang tidak bisa merasakan makanan. Mulai dari kebiasaan merokok, kekurangan vitamin, hingga gejala dari penyakit tertentu. Berikut enam penyebab menurunnya kemampuan indra pengecap yang paling umum:

1. Kebiasaan merokok

Jika tak sedang mengidap penyakit tertentu tapi kamu tidak dapat merasakan makanan, bisa jadi itu disebabkan kebiasaan merokok. Asap dari produk tembakau bisa melukai atau bahkan merusak sel yang bertugas membantu otak dalam mengidentifikasi bau dan rasa.

Selain itu, merokok juga dapat membuat tubuh lebih banyak memproduksi lendir. Banyaknya lendir bisa mengurangi kemampuan indra pengecap dalam mendeteksi rasa makanan.

2. Defisiensi vitamin

Hilangnya kemampuan indra pencium dan pengecap bisa jadi tanda dari defisiensi vitamin. Ada banyak hal mengapa kadar vitamin di dalam tubuh dapat menurun. Konsumsi obat-obatan misalnya, dapat menyebabkan ketidakseimbangan vitamin A, B6, dan B12.

Begitu juga jika sudah sulit merasakan makanan akibat faktor lain, kamu mungkin enggan untuk mengonsumsi sesuatu. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan vitamin yang cukup.

3. Sedang sakit

Penyakit (terutama yang berhubungan dengan saluran pernapasan) biasanya memunculkan gejala tidak bisa merasakan makanan. Apa pun yang mengiritasi lapisan atau jaringan di dalam hidung bisa membuatnya berair, gatal, dan berlendir.

Akibatnya, indra penciuman dan pengecap ikut terdampak. Penyakit itu termasuk flu biasa, infeksi sinus, alergi, hidung tersumbat, dan yang terbaru adalah COVID-19. Tak perlu cemas, kondisinya akan membaik jika penyakit itu telah sembuh.

Sulit merasakan makanan juga bisa menjadi tanda awal dari penyakit serius seperti alzheimer, demensia, dan parkinson. Belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, kerusakan saraf di otak yang mengarah ke indra pengecap diyakini sebagai faktor pemicunya.

4. Efek samping obat

Banyak orang yang mengeluh sulit merasakan makanan pada periode konsumsi obat tertentu. Beberapa obat resep memang dapat memengaruhi cara kerja indra pengecap. Bahan kimia pada obat bisa mengontaminasi air liur.

Berikut beberapa jenis obat yang dapat membuatmu mengalami penurunan fungsi indra pengecap:

  • ACE inhibitor, biasa dipakai untuk mengatasi tekanan darah tinggi
  • Antidepresan, digunakan untuk mengatasi gangguan suasana hati
  • Antihistamin, dipakai untuk mengatasi reaksi alergi
  • Beta-blocker, digunakan untuk mengobati pasien gangguan jantung

5. Efek perawatan kanker

Orang yang sedang menjalani perawatan kanker biasanya sulit merasakan makanan. Kemoterapi misalnya, dosis obat yang tinggi bisa menurunkan fungsi tertentu pada tubuh, salah satunya adalah indra pengecap.

Begitu juga dengan terapi radiasi, efeknya bisa merusak kelenjar yang bertugas memproduksi air liur. Makanan mungkin akan terasa hambar, tidak ada bedanya antara satu menu dengan yang lainnya.

Baca juga: Proses Kemoterapi: Ketahui Tahapan, Cara Kerja dan Biayanya

6. Faktor usia

Seiring bertambahnya umur, seseorang bisa kehilangan beberapa saraf di indra penciuman dan pengecap. Hal itu akan berdampak pada kemampuan dalam mencium dan mendeteksi rasa makanan.

Orang yang berusia di atas 60 biasanya cenderung berusaha mendeteksi rasa asin atau manis lebih dulu ketimbang rasa lainnya pada makanan.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa membuatmu tidak bisa merasakan makanan. Namun, untuk  mengetahui penyebab pastinya, kamu bisa periksakan diri ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. WebMD, diakses 22 April 2021, Why Might My Sense of Taste Change?
  2. WebMD, diakses 22 April 2021, What’s Causing My Loss of Smell and Taste?
  3. Medical News Today, diakses 22 April 2021, What causes a loss of taste?
  4. American Journal of Medicine, diakses 22 April 2021, The Impact of Aging and Medical Status on Dysgeusia.

    register-docotr