Info Sehat

Benarkah Konsumsi Susu Ampuh Mengatasi Penyakit Bronkitis?

May 8, 2021 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Hingga saat ini banyak orang percaya bahwa mengonsumsi susu dapat membersihkan paru-paru dari zat-zat berbahaya yang dapat merusak organ tersebut. Namun benarkah minum susu untuk bronkitis ampuh menyembuhkan?

Apa itu penyakit bronkitis? 

Bronkitis adalah sebuah kondisi yang terjadi ketika saluran bronkial (saluran yang membawa udara ke paru-paru) meradang. Tabung-tabung itu membengkak, sehingga lebih sulit bagi udara untuk melewatinya dan membuat kamu kesulitan untuk bernapas. 

Penyakit ini disebabkan oleh pilek dan virus flu, seringkali diawali dengan gejala seperti sakit tenggorokan dan pilek. 

Bronkitis terjadi akibat infeksi yang berpindah dari hidung dan tenggorokan ke paru-paru, menyebabkan pembengkakan dan peradangan pada saluran bronkial.

Kondisi tersebut menyebabkan batuk, yang bisa menjadi kering, tetapi seringkali menghasilkan lendir (dahak) yang berwarna abu-abu kekuningan atau hijau.

Gejala umum bronkitis lainnya yaitu:

  • Kelelahan.
  • Batuk.
  • Hidung berair atau tersumbat.
  • Demam ringan.
  • Panas dingin.
  • Pegal-pegal.
  • Sakit kepala.
  • Produksi dahak.
  • Dada sesak atau tidak nyaman.

Sebagian besar kasus bronkitis akut biasanya membaik setelah sekitar 7 hingga 10 hari dan gejala awal bronkitis akut seperti hidung tersumbat, sakit kepala, dan demam ringan biasanya membaik dalam waktu tersebut. 

Tapi batuk bisa bertahan selama dua minggu atau lebih. Jika gejala awal tersebut berlangsung lebih dari beberapa hari, kamu harus menemui dokter untuk segera mengatasi komplikasi seperti pneumonia.

Benarkah minum susu untuk bronkitis bisa menyembuhkan?

Faktanya memang susu telah sejak lama dikonsumsi oleh banyak orang karena memiliki banyak manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung kesembuhan bagi mereka yang memiliki penyakit paru. 

Tetapi perlu kamu ketahui bahwa hingga saat ini sebenarnya belum ditemukan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa susu untuk bronkitis dapat menyembuhkan dengan efektif.

Tak hanya itu, ada sebagian orang yang percaya bahwa mengonsumsi susu dapat menghalau berbagai polusi, asap rokok, asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan lain sebagainya, itu merupakan mitos yang belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Walaupun belum ditemukan bukti ilmiah terkait susu untuk menyembuhkan penyakit paru-paru, tetapi mengonsumsi susu tetap menjadi pilihan yang baik karena dapat memenuhi kebutuhan gizi harian. 

Melansir penjelasan dari laman Healthline, dalam satu gelas susu atau sekitar 250 ml dapat memenuhi banyak kebutuhan nutrisi orang dewasa selama sehari. 

Kandungan susu dapat memenuhi 28% kebutuhan kalsium, 24% vitamin D, 26% vitamin B2, 10% kalium, 22% fosfor, dan 13% kebutuhan selenium dalam sehari.

Tak hanya itu saja, susu juga merupakan sumber yang baik dari vitamin A, magnesium, zink, vitamin B1, dan asam lemak esensial omega-3 serta kaya akan protein. 

Demi mencegah berbagai jenis penyakit paru, sebaiknya kamu mulai untuk menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Salah satu contoh yang dapat membahayakan penyakit paru adalah merokok, lebih berhati-hatilah dengan paparan bahan-bahan kimia berbahaya. 

Baca juga: Penyebab Bronkitis Secara Umum yang Perlu Diketahui

Cara mengatasi bronkitis 

Seperti penjelasan dari laman WebMD, sebelumnya perlu kamu ketahui bahwa ada dua jenis bronkitis yaitu akut dan kronis. 

Bronkitis akut lebih umum dan biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun bronkitis kronis terus datang kembali atau tidak hilang sama sekali. Ini hampir selalu disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Bronkitis akut

Demi mengatasi bronkitis akut kamu dapat memulai dengan langkah-langkah dasar berikut:

  • Minum banyak cairan, terutama air. Cobalah delapan hingga 12 gelas sehari untuk membantu mengencerkan lendir dan mempermudah batuk. Jika mengalami gagal ginjal atau gagal jantung, dokter biasanya membatasi cairan yang kamu minum.
  • Beristirahatlah yang banyak.
  • Gunakan pereda nyeri yang dijual bebas dengan ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve), atau aspirin untuk meredakan nyeri. (Jangan berikan aspirin kepada anak-anak.) 
  • Baca label peringatan dan bicarakan dengan dokter sebelum meminumnya jika kamu menderita tukak lambung atau penyakit ginjal. Kamu juga dapat menggunakan asetaminofen (Tylenol) untuk membantu meredakan nyeri dan demam.

Bronkitis kronis

Bronkitis kronis adalah peradangan jangka panjang pada bronkus dan sering terjadi pada perokok.

Selain berhenti merokok, kamu juga bisa mulai melakukan beberapa perubahan gaya hidup, fokus pada pernapasan, dan melakukan yang terbaik untuk tidak masuk angin atau flu. Beberapa hal untuk dipikirkan dan dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Diet, makan banyak buah, sayuran, dan biji-bijian. Kamu juga bisa makan daging rendah lemak, ayam, ikan, dan produk susu rendah lemak atau tanpa lemak.
  • Olahraga, seiring dengan diet yang baik, olahraga akan menjaga berat badan tetap terkendali. Ini masalah besar, karena lebih banyak beban membuat lebih sulit bernapas. 
  • Cobalah untuk menghindari pilek dan flu, lakukan yang terbaik untuk menjaga jarak dari orang yang sedang pilek atau flu, dan sering-seringlah mencuci tangan. Dapatkan vaksinasi flu tahunan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Everydayhealth.com (2020) diakses pada 30 April 2021. What Is Bronchitis? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention
  2. Healthline.com (2019) diakses pada 30 April 2021. Milk 101: Nutrition Facts and Health Effects
  3. Webmd.com (2020) diakses pada 30 April 2021. What Helps You Feel Better When You Have Bronchitis? 
    register-docotr