Info Sehat

Pertolongan Pertama saat Tubuh Tidak Sengaja Kemasukan Racun

May 6, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Keracunan biasanya disebabkan paparan zat berbahaya yang berisiko mengancam jiwa. Seseorang bisa mengalami keracunan akibat menelan, menghirup, menyentuh, atau menyuntikkan zat berbahaya tertentu pada tubuh.

Ketika seseorang mengalami keracunan, segera cari bantuan atau lakukan pertolongan pertama. Nah, untuk mengetahui pertolongan pertama saat tubuh kemasukan racun yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Deteksi Penyakit dari Lidah, Mulai dari Perubahan Warna hingga Teksturnya

Gejala keracunan yang perlu diketahui

Dilansir dari Mayo Clinic, cara memperlakukan seseorang yang mungkin telah keracunan bergantung pada beberapa hal. Hal-hal yang dimaksud, seperti gejala, usia, serta jenis atau jumlah yang menjadi penyebab keracunan.

Jika seseorang yang mengalami keracunan menunjukkan tanda-tanda sakit yang parah, maka segera hubungi penyedia layanan kesehatan.

Perlu diketahui, terdapat beberapa gejala yang terkait dengan keracunan serius, meliputi pusing, detak jantung meningkat, kesulitan bernapas, kejang, hingga pingsan.

Tanda dan gejala keracunan dapat menyerupai kondisi lain. Beberapa di antaranya, termasuk luka bakar atau kemerahan di sekitar mulut, napas berbau seperti bahan kimia, muntah, kantuk, kebingungan, serta perubahan status mental.

Bagaimana pertolongan pertama saat keracunan?

Setelah mencari bantuan medis, seseorang yang mengalami keracunan harus segera mendapatkan pertolongan pertama. Untuk itu, terdapat berbagai cara berbeda untuk pertolongan pertama berdasarkan jenis keracunan yang terjadi seperti berikut ini.

Keracunan akibat menelan

Untuk keracunan dengan menelan, kamu bisa segera memeriksa dan memantau jalan napas, pernapasan, dan denyut nadi orang tersebut. Jika perlu, mulailah penyelamatan pernapasan dan lakukan CPR.

Tahapan pertolongan pertama lainnya yang perlu kamu ketahui, yakni:

  • Pastikan orang tersebut memang keracunan. Beberapa tanda keracunan dapat diketahui, termasuk napas berbau kimiawi, kesulitan bernapas, muntah, dan luka bakar di sekitar mulut serta tenggorokan.
  • Jangan membuat seseorang muntah. Pastikan agar orang yang telah keracunan tersebut tidak muntah, kecuali jika disuruh oleh pengendali racun atau ahli perawatan kesehatan. 
  • Bersihkan muntahan. Jika orang tersebut muntah, bersihkan jalan napas dengan membungkus kain di sekitar jari sebelum memasukkan ke dalam mulut dan tenggorokan. 
  • Selalu dampingi. Membuat orang yang keracunan nyaman perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan, orang tersebut harus berguling ke sisi kiri dan kamu harus tetap berada di sampingnya sampai bantuan medis datang.

Keracunan inhalasi

Jangan pernah mencoba menyelamatkan seseorang tanpa memberi tahu tenaga medis. Karena itu, pastikan untuk segera menghubungi bantuan darurat ketika seseorang keracunan inhalasi.

Setelah menghubungi bantuan medis, kamu bisa melakukan beberapa pertolongan pertama, seperti:

  • Buka jendela. Jika aman untuk melakukannya, selamatkan orang tersebut dari bahaya gas atau asap penyebab keracunan dengan membuka jendela. Ambil napas dalam-dalam beberapa kali sebelum masuk. Tahan kain basah di atas mulut dan hidung.
  • Pantau jalan napas. Setelah menyelamatkan orang tersebut dari bahaya keracunan, segera periksa jalan napas, pernapasan, dan denyut nadi. Jika perlu, mulailah penyelamatan pernapasan dan CPR.
  • Bersihkan muntahan. Apabila orang yang keracunan muntah, bungkus kain di sekitar jari untuk membersihkan bekas muntahan di mulut dan tenggorokan. 

Keracunan dengan menyentuh

Keracunan juga dapat terjadi akibat menyentuh zat berbahaya tertentu. Jika seseorang dicurigai terkena racun akibat menyentuhnya, berikut beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan.

  • Bilas kulit yang terkena. Lepaskan terlebih dahulu pakaian yang terkontaminasi atau terkena tumpahan. Setelah itu, bilas kulit menggunakan banyak air mengalir dengan suhu ruangan setidaknya selama 15 menit.
  • Gunakan sabun tangan yang lembut. Sabun ini bisa digunakan untuk menghilangkan bahan berbahaya yang menempel di kulit. Jika terjadi lepuh, luka bakar, nyeri, kemerahan, dan bengkak yang semakin memburuk segera dapatkan bantuan medis.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat seseorang keracunan

Selain pertolongan pertama, terdapat beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan ketika seseorang mengalami keracunan. Hal yang harus dihindari ketika seseorang mengalami keracunan dan tidak sadarkan diri adalah memberikan apapun melalui mulut.

Hindari juga menyuruh orang yang keracunan untuk muntah, kecuali jika disuruh oleh Poison Control Center atau dokter ahli. Hal ini dikarenakan, racun kuat yang membakar saat turun ke tenggorokan juga akan merusak saat naik kembali ketika muntah.

Jangan memberikan jus atau menggunakan obat apapun untuk memicu muntah. Pastikan juga untuk tidak menunggu sampai gejala berkembang jika mencurigai setelah diracuni. Segera hubungi bantuan medis dan lakukan pertolongan pertama sebelum terlambat.

Baca juga: Ciri-Ciri Kekurangan Sel Darah Merah yang Tidak Boleh Diabaikan

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. MedlinePlus (2019), diakses 5 Mei 2021. Poisoning first aid
  2. Mayo Clinic (2020), diakses 5 Mei 2021. Poisoning: First aid
  3. NHS (2018), diakses 5 Mei 2021. Poisoning
  4. Poison.org, diakses 5 Mei 2021. First Aid Instructions for Poisonings
    register-docotr