Info Sehat

Harus Dilakukan dengan Benar, Ini Pertolongan Pertama saat Disengat Lebah

February 7, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sengatan lebah dapat menimbulkan rasa sakit. Pertolongan pertama saat disengat lebah pun perlu untuk diperhatikan. Meskipun demikian, reaksi yang lebih serius akibat sengatan lebah harus memerlukan penanganan medis dengan segera.

Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular: Hal-hal yang Perlu Dilakukan dan Dihindari

Gejala sengatan lebah

Melansir dari laman Mayo Clinic, sengatan lebah dapat menghasilkan reaksi yang berbeda, mulai dari rasa sakit yang bersifat sementara hingga reaksi alergi yang berlangsung parah.

Berikut ini adalah gejala sengatan lebah berdasarkan tingkat keparahannya.

Reaksi ringan

Seringkali, gejala yang ditimbulkan bersifat ringan. Adapun gejala ringan dari sengatan lebah di antaranya adalah:

  • Sensasi terbakar yang tajam di area yang terkena sengatan
  • Timbulnya bintik merah di area sengatan
  • Pembengkakan di sekitar area sengatan.

Reaksi sedang

Pada beberapa kasus, gejala sengatan lebah juga dapat memiliki reaksi yang lebih kuat, ini meliputi:

  • Kemerahan pada kulit yang berlangsung ekstrem
  • Pembengkakan di area sengatan yang secara bertahap dapat membesar dalam kurun waktu 1-2 hari.

Reaksi sedang yang ditimbulkan oleh sengatan lebah cenderung menghilang dalam kurun waktu 5-10 hari. Jika reaksi yang ditimbulkan berlangsung lebih parah, sebaiknya segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Reaksi alergi parah

Reaksi alergi yang berlangsung parah (anafilaksis) yang disebabkan oleh sengatan lebah membutuhkan penanganan darurat dengan segera. Sebab, ini berpotensi mengancam jiwa.

Berikut adalah gejala yang patut untuk diwaspadai.

  • Timbulnya reaksi pada kulit, seperti gatal-gatal, kulit memerah atau pucat
  • Kesulitan untuk bernapas
  • Pembengkakan yang terjadi pada tenggorokan dan lidah
  • Denyut nadi yang tidak stabil
  • Mual, muntah, hingga diare
  • Pusing hingga pingsan
  • Hilangnya kesadaran.

Seseorang yang memiliki reaksi alergi parah terhadap sengatan lebah memiliki sekitar 25 persen hingga 65 persen kemungkinan untuk mengembangkan anafilaksis kembali ketika terkena sengatan lebah.

Untuk menghindari reaksi serupa ketika tersengat lebah, sebaiknya bicarakanlah dengan dokter untuk mengetahui tindakan pencegahan yang tepat.

Pertolongan pertama saat disengat lebah

Pertolongan pertama saat disengat lebah harus dilakukan secara berhati-hati. Hal ini dilakukan agar bisa mengeluarkan sengatan lebah dengan benar.

Sebab, semakin lama sengatan menempel di kulit, semakin banyak racun yang dilepaskan, yang mana ini juga dapat menambah rasa sakit serta pembengkakan.

Di sisi lain, reaksi alergi terhadap sengatan lebah harus segera mendapatkan bantuan medis. Dalam beberapa kasus, komplikasi dari reaksi alergi tersebut dapat merespons pengobatan dengan baik jika penanganannya diberikan tepat waktu.

Berikut ini adalah pertolongan pertama saat disengat lebah atau tawon yang perlu diperhatikan.

1. Tetap tenang

Sebaiknya, segeralah menjauh dari area sengatan lebah dengan tenang. Bersikap tetap tenang memungkinkan untuk menghindari sengatan kembali.

2. Pertolongan pertama saat disengat lebah yakni segera singkirkan sengatan

Pertolongan pertama yang penting untuk dilakukan adalah segera menyingkirkan sengatan. Keluarkan bekas sengatan dengan menggunakan kuku. Sebagian ahli bahkan menyarankan untuk mengeluarkan bekas sengatan lebah dengan kain kasa.

Jangan pernah menggunakan penjepit untuk mengeluarkan sengatan lebah. Sebab, memencet sengatan lebah dapat membuat racun menyebar di kulit.

3. Basuh luka menggunakan air dan sabun

Ketiga, cuci area sengatan dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Untuk meredakan kemerahan, gatal, dan bengkak mengoleskan krim hidrokortison pada area bekas sengatan dapat membantu.

4. Pertolongan pertama saat disengat lebah mencakup kompres dingin

Untuk mengurangi pembengkakan, kamu dapat mengaplikasikan kompres dingin. Kompres dingin selama 20 menit sekali setiap jam.

Sebelum mengaplikasikan kompres dingin, bungkus es terlebih dahulu dengan menggunakan handuk atau kamu juga dapat meletakkan kain di antara es dan kulit.

Apabila pembengkakan berkembang ke bagian tubuh lain, seperti wajah atau leher, segeralah dapatkan bantuan medis. Sebab, ini dapat menjadi tanda reaksi alergi. Tanda-tanda lain dari reaksi alergi yang perlu diperhatikan adalah kesulitan bernapas, mual, gatal-gatal, serta pusing.

Baca juga: Waspada! 3 Penyebab Usus Lengket yang Tak Boleh Dianggap Sepele

5. Obat-obatan yang dapat membantu meredakan nyeri

Sengatan lebah ataupun tawon bisa menimbulkan rasa sakit. Obat pereda nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen dapat membantu meredakan nyeri.

Sementara itu, antihistamin seperti diphenhydramine atau loratadine dapat membantu meredakan rasa gatal dan pembengkakan. Ingat, sebelum mengonsumsi obat-obatan ini, berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter, ya.

Itulah beberapa informasi mengenai pertolongan pertama saat disengat lebah. Sengatan lebah tidak boleh diabaikan dan harus segera mendapatkan penanganan yang tepat. Jika gejala yang ditimbulkan berlangsung parah segeralah dapatkan bantuan medis.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 02 Februari 2021. HOW TO TREAT A BEE STING 

Healthline (2020). Diakses pada 02 Februari 2021. Home Remedies for Bee Stings: What Works? 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 02 Februari 2021. Bee sting 

Webmd (2020). Diakses pada 02 Februari 2021. Treatment of Bee and Wasp Stings 

    register-docotr