Info Sehat

Lebih dari Sekadar Kenyang, Ini Berbagai Penyebab Sering Sendawa

March 20, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sendawa merupakan aksi tubuh untuk membuang udara yang berlebihan dari saluran pencernaan bagian atas. Ini normal terjadi, sama normalnya dengan kentut. Ada beberapa penyebab sering sendawa yang patut diketahui, karena di antaranya menunjukkan masalah pencernaan.

Saat sendawa, kamu akan mengeluarkan oksigen, nitrogen dan karbon dioksida. Sering sendawa akan dibarengi dengan rasa tidak nyaman atau kembung di perut. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas kalau terjadi secara berlebihan.

Baca Juga: Minum Banyak Air Memang Bisa Cegah Penyakit Ginjal, Tapi ada Batasnya Lho!

Apa saja penyebab sering sendawa?

Tidak ada definisi khusus yang bisa menyatakan kalau kamu mengalami sendawa berlebihan. Kamu sendiri bisa tahu kalau sedang mengalami sendawa berlebihan jika kamu sendawa lebih sering daripada biasanya.

Beberapa penyebab sering sendawa antara lain adalah:

Konsumsi makanan dan minuman tertentu

Ketika kamu mengalami sendawa terlalu sering, bisa jadi penyebab utamanya adalah makan dan minuman yang kamu konsumsi. Karena ada beberapa makanan dan minuman yang lebih mudah menimbulkan gas daripada yang lainnya.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease di Amerika Serikat menyatakan permen karet, permen yang keras dan minuman bersoda sebagai pemicu gas dan sendawa yang kamu alami.

Mengunyah permen karet dan mengisap permen keras ternyata justru membuat kamu menelan udara. Sementara minuman bersoda dapat melepaskan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara yang nantinya akan keluar saat kamu sendawa.

Selain itu dalam laman yang sama pun disebutkan ketika kamu makan dan minum terlalu cepat, maka kamu pun menelan udara lebih banyak daripada biasanya. Merokok dan memakai gigi palsu yang agak longgar pun jadi salah satu penyebab sering sendawa.

Aerophagia atau supragastric belching

Aerophagia dan supragastric belching adalah kondisi saat kamu membuat udara memasuki kerongkongan yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar.

Sebuah laporan yang dimuat dalam jurnal Case Reports in Gastroenterology mendefinisikan aerophagia sebagai kondisi saat kamu secara berkala menelan udara. Udara ini kemudian masuk ke perut dan dilepaskan lewat sendawa atau bergerak ke usus.

Sebaliknya, supragastric belching terjadi saat kerongkongan melepaskan udara secara cepat sebelum kamu menelannya dan masuk masuk ke perut.

Meskipun demikian, kedua jenis kondisi ini bisa jadi penyebab kamu sering mengalami sendawa.

Bakteri jadi penyebab sering sendawa

Sering sendawa bisa jadi merupakan gejala dari infeksi yang disebabkan oleh Helicobacter pylori (H. pylori). Bakteri ini memang ada di lebih dari separuh populasi manusia di dunia, tapi kebanyakan orang tidak sakit karena H. pylori.

Gejala lain dari infeksi bakteri ini adalah:

  • Nyeri di abdomen
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Kembung
  • Berat badan turun tanpa sebab.

Dari gejala di atas, biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi yang terjadi. Lebih jauh, segeralah cari pertolongan medis kalau kamu mengalami gejala berikut ini:

  • Nyeri di abdomen yang tidak kunjung reda
  • Masalah menelan
  • Muntah darah
  • Muntah berwarna hitam yang mirip dengan ampas kopi
  • BAB berdarah
  • Kotoran berwarna hitam dan pekat.

Memiliki GERD

GERD bisa jadi penyebab sering sendawa juga, lho! Karena, asam lambung yang naik ke kerongkongan saat kamu mengalami penyakit ini akan memicu sendawa lebih sering.

GERD juga dikaitkan dengan supragastric belching. Jadi ketika kamu mengalami GERD, secara sadar atau tidak sadar, kamu akan menekan udara ke kerongkongan sebagai upaya untuk meringankan gejala yang kamu alami.

Baca Juga: Batuk Tak Kunjung Sembuh? Ketahui Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Mengatasi berbagai penyebab sering sendawa

Jika kamu mengalami sendawa terlalu sering tanpa disertai gejala lain, maka kamu tidak perlu pergi ke dokter dan mencari pertolongan medis. Apalagi, jika sendawa ini tidak terlalu mengganggu produktivitas kamu.

Selain itu, jika sendawa yang berlebihan ini sangat mengganggu dan tidak ada gejala lain, cobalah perhatikan apa yang kamu makan dan minum. Karena bisa jadi penyebab sering sendawa yang kamu alami dipengaruhi oleh apa yang kamu konsumsi.

Sebaliknya segeralah pergi ke dokter kalau kamu mengalami berbagai gejala lain di samping sendawa yang terlalu sering. Biasanya dokter akan mencari penanganan berdasarkan penyebab dari kondisi yang kamu alami.

Demikianlah berbagai penyebab dan cara mengatasi sendawa yang terlalu sering. Selalu perhatikan apa yang kamu konsumsi, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 13 Maret 2021. Is Excessive Burping Something to Worry About?
  2. MedicalNewsToday, diakses 13 Maret 2021. What to know about excessive burping
  3. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, diakses 13 Maret 2021. Symptoms & Causes of Gas in the Digestive Tract
  4. Karger.com, diakses 13 Maret 2021. Functional Aerophagia in Children: A Frequent, Atypical Disorder
    register-docotr