Info Sehat

Jangan Diabaikan! Ini 6 Penyebab Otot Mengecil dan Cara Mengatasinya

April 17, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Otot mengecil adalah salah satu gejala dari atrofi, yaitu kondisi ketika otot berhenti berkembang dan mengalami penyusutan dan penurunan massa. Keadaan tersebut tak hanya bisa terjadi pada orang lanjut usia (lansia), tapi juga orang yang masih dalam usia produktif.

Lantas, apa saja hal yang bisa menjadi penyebab atrofi otot? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Penyebab otot mengecil

Ada banyak faktor yang bisa membuat otot mengecil. Mulai dari jarang beraktivitas, kekurangan nutrisi, hingga indikasi dari suatu gangguan kesehatan atau penyakit.

Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan otot mengecil:

1. Kekurangan gizi

Nutrisi yang tidak seimbang bisa menjadi penyebab atrofi otot. Rendahnya asupan protein misalnya, dapat menyebabkan penurunan massa otot.

Pada beberapa kasus, atrofi yang disebabkan oleh malnutrisi dapat diperparah oleh beberapa penyakit seperti celiac dan kanker.

2. Jarang bergerak

Percaya atau tidak, ternyata jarang bergerak dalam waktu yang cukup lama bisa membuat otot mengecil, lho. Dikutip dari Medical News Today, istirahat di tempat tidur karena cedera jangka panjang atau perawatan penyakit tertentu bisa membuat penurunan massa otot.

Menurut penelitian, pengecilan otot bisa terjadi dalam 10 hari pada orang dewasa yang tidak beraktivitas sama sekali. Penurunan kekuatan otot akan terjadi dalam waktu yang sama, biasanya pada pekan pertama.

3. Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, beberapa organ dan bagian tubuh akan mengalami penurunan fungsi, salah satunya adalah otot. Ditambah lagi, saat memasuki periode lansia, tubuh akan lebih sulit untuk mengolah dan menyerap protein yang sebenarnya bisa mendorong pertumbuhan otot.

Penurunan kemampuan tubuh dalam memproses protein itu lalu menyebabkan otot menyusut, hingga mengakibatkan kondisi yang disebut sarcopenia.

Menurut data Food and Drug Administration (FDA), sarcopenia sendiri telah memengaruhi kehidupan sepertiga lansia di seluruh dunia.

Baca juga: Daftar Penyakit Degeneratif pada Lansia: Mulai dari Diabetes hingga Osteoporosis

4. Faktor genetik

Atrofi otot tulang belakang adalah kelainan genetik yang menyebabkan hilangnya sel saraf motorik hingga membuat otot mengecil. Salah satu pemicunya adalah kelainan pada kromosom 5 yang mengalami gangguan mutasi. Gejala awal biasanya berupa otot yang semakin melemah.

5. Penyakit serius

Otot mengecil bisa menjadi tanda atau komplikasi dari gangguan kesehatan serius. Penyakit itu di antaranya adalah amyotrophic lateral sklerosis, radang sendi atau arthritis, polio, hingga myositis atau peradangan pada otot itu sendiri.

6. Masalah neurologis

Cedera karena kondisi tertentu dapat merusak saraf yang mengontrol otot, mengakibatkan keadaan yang disebut atrofi otot neurogenik. Saat kondisi itu terjadi, otot berhenti berkontraksi karena tidak bisa lagi menerima rangsangan dari saraf.

Bagaimana cara mengatasinya?

Jika dibiarkan, otot mengecil yang tidak ditangani bisa melemahkan tubuh dan menghambat pergerakannya. Sehingga, kamu mungkin akan lebih sulit dalam beraktivitas. Berikut beberapa cara untuk mengatasi otot mengecil:

Olahraga

Beberapa jenis olahraga bisa bermanfaat untuk membangun kekuatan otot. Tak hanya kekuatannya, latihan tertentu juga dapat menjaga massa otot dan meminimalkan risiko penurunan fungsinya.

Baca juga: Latihan Kardio vs Angkat Beban, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Terapi ultrasound

Terapi ultrasound adalah salah satu perawatan yang relatif masih baru, bisa membantu mengatasi pengecilan otot. Pancaran gelombang suara berfrekuensi tinggi akan diarahkan ke area tertentu di tubuh. Tujuannya, merangsang otot agar bisa berkontraksi.

Menjaga asupan nutrisi

Asupan nutrisi yang seimbang bisa membantu tubuh menjaga dan mempertahankan otot. Makanan dengan kandungan kalori dan protein misalnya, dapat membantu mendorong perkembangan dan pertumbuhan massa otot.

Terapi fisik

Terapi fisik mungkin melibatkan beberapa teknik untuk mengatasi dan mencegah pengecilan otot. Tanyakan pada terapis untuk menentukan jenis terapi atau latihan yang cocok. Biasanya, terapi ini bisa dilakukan meski seseorang sudah tidak dapat menggerakkan tubuh bagian tertentu.

Prosedur bedah

Jika semua cara di atas sudah dilakukan namun kurang efektif, dokter mungkin akan menyarankan untuk menempuh prosedur medis seperti operasi.

Biasanya, prosedur bedah dilakukan untuk meningkatkan fungsi otot pada pengidap atrofi yang disebabkan oleh kondisi neurologis, cedera, dan malnutrisi.

Nah, itulah beberapa penyebab otot mengecil yang perlu kamu tahu. Jika sudah merasakan penurunan kekuatan pada otot, jangan ragu untuk segera periksakan diri ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Medical News Today, diakses 8 April 2021, What to know about muscle atrophy.
  2. Medical News Today, diakses 8 April 2021, Medical conditions that cause muscle wasting.
  3. Food and Drug Administration (FDA), diakses 8 April 2021, Sarcopenia.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 8 April 2021, The impact of extended bed rest on the musculoskeletal system in the critical care environment.

    register-docotr