Info Sehat

Jangan Dikucek, Gunakan Obat Mata Merah Berikut Ini untuk Hilangkan Iritasi dan Gatal di Mata

May 23, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Tetes mata bukan hanya satu-satunya obat untuk mata merah. Kalau kamu ingin mengatasi kondisi yang mengganggu ini, kamu juga harus tahu penyebabnya.

Obat mata merah biasanya hanya ditujukan untuk meredakan dan mengembalikan kejernihan mata karena iritasi. Meskipun demikian, penyebab masalah mata ini tidak hanya iritasi, ada juga infeksi dan masalah medis yang membuat mata merah.

Penyebab mata merah

Mata merah dapat menunjukkan adanya masalah pada mata. Beberapa di antaranya ada yang jinak, akan tetapi ada juga yang serius dan membutuhkan penanganan medis.

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum mata merah yang perlu kamu ketahui:

  • Iritasi: Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari udara yang kering, paparan sinar matahari dan debu yang berlebih, hingga reaksi alergi
  • Infeksi mata: Infeksi dapat terjadi di berbagai bagian mata dan biasanya akan menghasilkan gejala seperti nyeri, berair hingga penglihatan yang berubah
  • Konjungtivitis: Merupakan peradangan selaput lendir pada mata. Kondisi ini membuat konjungtiva atau selaput lendir bengkak dan iritasi
  • Pecah pembuluh darah di mata: Konjungtiva mengandung banyak sekali pembuluh darah dan kapiler. Terkadang, pembuluh darah ini bisa pecah dan menyebabkan darah keluar dan berada di area antara konjungtiva dan bagian putih mata
  • Cedera mata: Cedera bisa disebabkan oleh benturan atau luka. Kondisi ini bisa membuat mata kamu merah, iritasi dan perdarahan
  • Glaukoma: glaukoma dapat merusak saraf optik dan mengganggu penglihatan jika tidak diatasi. Kondisi ini juga bisa menimbulkan tekanan di mata dan membuat mata merah
  • Obat-obatan dan alkohol: Kedua substansi ini dapat melebarkan pembuluh darah dan menyebabkan inflamasi, membuat mata terlihat merah. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya, tapi jika terlalu sering, maka kamu mungkin butuh terapi

Baca juga: Serba-serbi Pecah Pembuluh Darah di Mata yang Perlu Kamu Ketahui

Obat untuk mata merah

Obat tetes untuk melembapkan mata biasanya selalu diandalkan untuk mengatasi mata merah. Namun, ada obat yang harus diresepkan dokter supaya mata kembali normal.

Kamu membutuhkan lebih dari sekadar obat tetes mata jika mengalami gejala berikut ini:

  • Mata merah yang diiringi penglihatan yang kabur
  • Rasa nyeri dan gatal yang timbul saat mata merah
  • Keluarnya cairan berwarna hijau atau kuning dari mata
  • Kesulitan melihat
  • Sensasi tertekan di mata
  • Mata kering dan gatal yang kronis

Ada beberapa tipe obat yang biasanya dipakai untuk mengatasi mata merah, yaitu bisa didapatkan tanpa resep dan dengan resep.

Obat tanpa resep

Beberapa obat tanpa resep yang bisa dipakai untuk mengatasi mata merah adalah:

Obat naphazoline

Naphazoline merupakan tipe obat dekongestan yang dipakai untuk meredakan mata merah, bengkak, gatal atau berair. Obat ini mengatasi masalah pada mata yang disebabkan oleh pilek, alergi atau iritasi karena kabut atau asap, berenang atau karena menggunakan lensa kontak.

Di toko obat atau apotek, naphazoline biasanya disebut sebagai obat pereda mata merah dan gatal. Beberapa merek obat tetes mata ini juga mengandung komposisi lain, seperti gliserin, hypromellose atau polietilen glikol. 

Untuk menggunakan obat ini, ikuti petunjuk pemakaian yang tercantum di kemasan. Cuci tangan terlebih dahulu sebelum kamu mengaplikasikan obat ini.

Jika kamu menggunakan lensa kontak, lepaskan dulu alat bantu penglihatan itu sebelum kamu meneteskan obat ini. Tunggu setidaknya 10 menit setelah menggunakan naphazoline sebelum kamu menaruh kembali lensa kontak ke mata.

Obat tetrahydrozoline

Tetrahydrozoline merupakan obat tetes untuk mengatasi gangguan mata yang disebabkan oleh iritasi ringan seperti asap, berenang, debu atau kabut. Beberapa merek mencampurkan tetrahydrozoline dengan komposisi lain seperti pelumas untuk menjaga mata agar tidak kering.

Biasanya obat ini digunakan tiga hingga empat kali sesuai dengan kebutuhan. Namun, kamu harus ikuti petunjuk penggunaan seperti yang tertera dalam kemasan. 

Untuk menggunakan obat ini, bersihkan tangan kamu terlebih dahulu. Pastikan ujung obat tidak terkontaminasi, karena itu jangan disentuh dengan tangan atau membiarkannya terbuka dalam waktu lama.

Teteskan obat langsung ke mata yang sedang bermasalah. Lepaskan lensa kontak jika kamu menggunakan alat bantu penglihatan ini, dan pasang kembali 10 menit setelah selesai meneteskan obat ini ke mata.

Obat lubricant drops

Tetes mata berpelumas ini dipakai untuk mengatasi mata merah, kering dan iritasi ringan. Biasanya kondisi mata tersebut disebabkan oleh mata yang kering karena angin, matahari, AC, terlalu lama menggunakan komputer atau membaca dan pengobatan tertentu.

Produk tetes mata ini biasanya mengandung satu atau lebih komposisi berikut:

  • Carboxymethylcellulose
  • Dextran 
  • Glycerin
  • Hypromellose
  • Polyethylene glycol 400 
  • Polysorbate, 
  • Polyvinyl alcohol
  • Povidone
  • Propylene glycol

Obat untuk masalah mata ini akan membuat mata lembap, melindungi mata dari infeksi dan cedera dan mengurangi gejala mata kering. Di antaranya adalah sensasi terbakar, gatal dan merasakan ada ganjalan di mata.

Lubricant drop biasanya dipakai sesuai kebutuhan, sehingga tidak menutup kemungkinan penggunaan akan sering. Gunakan obat ini sesuai petunjuk di kemasan, atau jika kamu menggunakannya sehari sekali, gunakanlah pada saat sebelum tidur.

Obat mata merah dengan resep dokter

Ada beberapa obat yang bisa diresepkan dokter untuk mengatasi mata merah yang disebabkan oleh penyakit atau kondisi medis tertentu. Biasanya dokter akan meresepkan:

  • Obat tetes mata glaukoma untuk menurunkan tekanan yang kamu rasakan di mata
  • Obat tetes antibiotik untuk mengobati infeksi di mata
  • Resep dokter untuk air mata buatan, yang berfungsi untuk meningkatkan kelembapan dan mengurangi iritasi di mata.

Obat rumahan untuk mata merah

Meskipun tergantung dari penyebabnya, tapi beberapa mata merah dapat diatasi di rumah. Berikut ini adalah beberapa langkah penanganannya:

Kompres hangat

Basahi handuk atau kain dan peras hingga tidak menetes. Ingatlah bahwa area di sekitar mata sangat sensitif, jadi pastikan suhunya hangat dan bisa ditoleransi oleh kulit.

Letakkan handuk tersebut di mata selama sekitar 10 menit. Suhu hangatnya akan meningkatkan aliran darah di sekitar mata dan juga meningkatkan produksi minyak di kelopak mata.

Kedua kondisi tersebut akan membuat mata menghasilkan lebih banyak pelumas yang dibutuhkan.

Kompres dingin

Jika kompres air hangat tidak efektif, maka kamu bisa melakukan pendekatan sebaliknya, gunakan kompres dingin. Langkah ini juga bisa membuat mata merah menjadi terasa lebih mendingan.

Caranya hampir sama, hanya saja gunakan air yang dingin. Kompres dingin dapat meredakan pembengkakan dan mengurangi gatal yang disebabkan oleh iritasi pada mata.

Pastikan suhunya tidak terlalu dingin, karena bisa saja hal itu membuat masalah mata menjadi lebih buruk.

Bagaimana cara mencegah mata merah?

Mencegah lebih baik daripada mengobati dan kebanyakan dari kasus mata merah dapat dicegah dengan menerapkan kebersihan yang baik dan menghindari iritan yang menimbulkan kondisi ini.

Ikuti langkah berikut untuk mencegah mata merah:

  • Bersihkan tangan jika kamu berkontak fisik dengan seseorang yang mengalami iritasi padamatanya
  • Bersihkan makeup mata setiap hari
  • Jangan gunakan lensa kontak lebih lama dari yang sudah direkomendasikan
  • Bersihkan lensa kontak secara reguler
  • Hindari aktivitas yang membuat mata menjadi tegang
  • Hindari substansi yang dapat menyebabkan mata iritasi
  • Jika mata sudah terkontaminasi, segera bersihkan dengan eyewash atau air 

Yang tidak boleh pakai obat tetes mata merah

Obat tetes untuk mata merah tidak selamanya aman untuk semua orang. Jika kamu memiliki glaukoma, maka kamu harus menghindari pemakaian obat yang bisa dibeli tanpa resep di toko obat atau apotek karena akan meningkatkan tekanan ke mata.

Orang yang sedang hamil atau menyusui pun harus berkomunikasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memakai obat tetes mata. Pasalnya, beberapa obat tetes dapat memengaruhi perkembangan bayi atau masuk ke ASI.

Yang paling aman adalah kamu harus berkonsultasi dengan dokter jika kamu ragu untuk memakai semua jenis obat untuk mata merah apapun. Namun, jangan khawatir, mata merah sangat mungkin diatasi, bahkan jika disebabkan oleh masalah medis yang serius sekalipun.

Itulah jenis obat mata merah yang bisa kamu pertimbangkan. Apapun obat yang kamu pakai, selalu ikuti petunjuk penggunaannya. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference
  1. Medicalnewstoday (2017) diakses 10 September 2020. The best eye drops for people with red eyes
  2. Webmd.com diakses 10 September 2020. Naphazoline 0.1 % Eye Drops
  3. Webmd.com diakses 10 September 2020. Tetrahydrozoline HCL Drops
  4. Webmd.com diakses 10 September 2020.Lubricant Eye Drops 0.5 %
  5. Medlineplus.gov (2017) diakses 10 September 2020. Tetrahydrozoline Ophthalmic
  6. Healthline, diakses 23 Mei 2021. How to Get Rid of Red Eyes
  7. Healthline, diakses 23 Mei 2021. Red Eyes: 20 Causes, Symptoms, Complications, and More
  8. MedicalNewsToday, diakses 23 Mei 2021. Red eyes: Home remedies and health tips
  9. MedicalNewsToday, diakses 23 Mei 2021. Red eyes: List of common causes
    register-docotr