Info Sehat

Mengenal Terapi Okupasi: Kapan Perlu Dilakukan dan Apa Manfaatnya?

September 22, 2020 | Dewi Nurfitriyana
no-image

Kondisi setiap orang bisa sangat berbeda satu sama lain. Dalam rentang usia yang sama, bisa saja kamu mampu mengerjakan suatu aktivitas tertentu. Namun di sisi yang berbeda orang lain akan merasa kesulitan melakukan hal tersebut.

Misalnya memakai baju, mandi, atau bahkan sesederhana makan. Meski sekilas terlihat sangat mudah untuk dilakukan, namun faktor-faktor tertentu sangat bisa membuat seseorang kesulitan melakukan itu semua.

Ketika kamu berada dalam kondisi seperti ini, maka salah satu alternatif pengobatan yang bisa dilakukan adalah terapi okupasi.

Baca juga: Benarkah Manfaat Garam Himalaya Lebih Baik dari Garam Biasa?

Apa itu terapi okupasi?

Dikutip dari Otpotential, terapi okupasi (OT) adalah alternatif pengobatan untuk membantu orang-orang yang kesulitan menjalani kegiatan sehari-hari secara maksimal.

Kondisi ini dapat terjadi akibat berbagai faktor, misalnya karena cedera, penyakit, atau bawaan genetika.

Kata okupasi sendiri sebenarnya merujuk pada makna pekerjaan. Ini sangat berkaitan dengan tujuan terapi ini agar memungkinkan kamu berpartisipasi optimal dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.

Manfaat terapi okupasi

Jenis perawatan ini dapat membantu menangani rasa sakit, cedera, atau cacat yang membuat kamu sulit melakukan pekerjaan tertentu. Misalnya tugas sekolah, merawat diri sendiri, menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, bergerak, atau ikut serta dalam aktivitas tertentu.

Prinsip utama terapi okupasi adalah pelibatan pasien secara menyeluruh dalam proses penyembuhan yang dilakukan. Ini membuat langkah pengobatan yang dilakukan menjadi terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

Adapun beberapa tujuan yang umum dijadikan target dalam terapi ini adalah hal-hal spesifik seperti:

  1. Makan tanpa bantuan orang lain
  2. Ikut serta dalam kegiatan rekreasi
  3. Lakukan pekerjaan kantor
  4. Mandi dan ganti pakaian
  5. Mencuci atau membersihkan area di sekitar rumah

Baca juga: Unik dan Ampuh! Yuk Coba 7 Tips Hidup Sehat ala Korea Selatan Ini

Bagaimana terapi okupasi dilakukan?

Terapi okupasi akan mengajari kamu bagaimana cara beradaptasi agar bisa kembali melakukan segala jenis tugas di sekolah, kantor, atau di rumah. Di sini kamu akan mempelajari cara menggunakan alat, dan diberikan semacam tugas aktivitas sehari-hari yang dirancang berdasarkan:

  1. Evaluasi individu, di mana kamu atau anggota keluargamu bersama terapis okupasi menentukan tujuan terapi yang harus dicapai
  2. Penyesuaian intervensi yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan kamu dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan mencapai tujuan yang telah ditentukan, dan
  3. Penilaian untuk memastikan bahwa tujuan tercapai dan/atau membuat perubahan pada penyesuaian intervensi

Siapa yang membutuhkan terapi okupasi?

Terapi okupasi relatif bisa diterapkan pada semua umur yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang, pemulihan akibat kecelakaan, atau penurunan kemampuan fisik dan berpikir.

Hampir semua orang yang berjuang untuk melakukan tugas apa pun kemungkinan besar akan membutuhkan terapi ini. Dilansir Web MD, jika kamu memiliki salah satu dari masalah kesehatan berikut, maka terapi okupasi bisa menjadi salah satu langkah penanganannya:

  1. Artritis dan nyeri kronis
  2. Stroke
  3. Kerusakan otak
  4. Penggantian sendi
  5. Cedera tulang belakang
  6. Penglihatan rendah
  7. Penyakit Alzheimer
  8. Keseimbangan yang buruk
  9. Kanker
  10. Diabetes
  11. Sklerosis ganda
  12. Cerebral palsy
  13. Masalah kesehatan mental atau perilaku

Ini juga dapat membantu anak-anak dengan cacat lahir, ADHD, radang sendi remaja, autisme, atau cedera atau luka bakar parah.

Di mana kamu bisa mendapatkan terapi okupasi?

Terapi ini bisa didapatkan di berbagai tempat, terkadang ahli terapi yang mendatangimu langsung ke  ke rumah, tempat kerja, atau sekolah. Namun ada kalanya kamu yang harus menghampiri mereka di beberapa tempat seperti ini:

  1. Rumah sakit
  2. Pusat rehabilitasi
  3. Klinik rawat jalan
  4. Panti jompo atau panti jompo
  5. Sekolah
  6. Kantor praktik swasta
  7. Penjara
  8. Kantor perusahaan
  9. Tempat kerja industri

Kapan terapi okupasi diperlukan?

Kamu akan membutuhkan terapi ini ketika merasa mengalami penurunan kemampuan dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Kamu harus berkomitmen melakukannya sesuai dengan rencana yang telah ditentukan agar dapat memperoleh tujuan yang diinginkan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

What Is Occupational Therapy? https://www.webmd.com/pain-management/occupational-rehab#1 diakses

About Occupational Therapy, https://www.wfot.org/about/about-occupational-therapy

What is Occupational Therapy? https://www.aota.org/Conference-Events/OTMonth/what-is-OT.aspx

What is Occupational Therapy? https://otpotential.com/what-is-ot

 

 

 

 

    Berita Terkait
    register-docotr