Info Sehat

7 Manfaat Energi Matahari Bagi Manusia, Yuk Kenali Sejak Dini

October 22, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Manfaat energi matahari bagi manusia sudah banyak dibuktikan oleh berbagai penelitian di dunia. Matahari tak hanya menjadi sumber vitamin D yang bermanfaat bagi tulang, namun juga beragam hal lainnya.

Untuk memperoleh manfaat matahari setiap hari, kamu pun tak perlu mengeluarkan kocek dalam-dalam, lho.

Nah, berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai manfaat matahari bagi tubuh.

Berapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan?

manfaat matahari
Sinar matahari di pagi hari. Sumber foto: Freepik.com

Dilansir dari webmd.com, kebutuhan sinar matahari setiap orang berbeda-beda. Ini tergantung pada usia, riwayat kesehatan, warna kulit, dan di mana kamu tinggal.

Namun secara umum, para ahli sepakat bahwa berjemur di bawah sinar matahari selama 5 sampai 15 menit di pagi hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal. Kemudian kamu juga perlu tahu untuk deretan manfaat energi matahari bagi manusia.

Manfaat sinar matahari bagi kesehatan

Sinar matahari yang dianjurkan untuk diserap tubuh adalah yang muncul di pagi hari, yakni sekitar jam 8 sampai jam 10 pagi. Matahari di jam-jam ini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan seperti:

Menjadi sumber vitamin D

Sudah menjadi hal umum untuk diketahui bahwa sinar matahari adalah sumber vitamin D terbaik bagi tubuh manusia.

Vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan tulang ini memang tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh. Sehingga untuk mendapatkannya, tubuh harus terpapar sinar ultra violet B dari matahari agar kulit memproduksi vitamin D.

Mencegah kanker

Meski terlalu banyak terpapar sinar matahari juga tidak baik bagi kesehatan, namun jika jumlah yang diterima kulit masih dalam batas normal akan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya kanker.

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang mengemukakan fakta bahwa seseorang yang tinggal di wilayah yang jarang mendapatkan sinar matahari cenderung lebih berisiko terjangkit kanker daripada yang rutin terpapar sinar matahari.

Adapun beberapa jenis kankernya adalah, kanker usus, kanker rovarium, dan kanker pankreas.

Mengatasi gangguan kulit

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO), manfaat matahari juga bisa membantu menyembuhkan beberapa gangguan kesehatan pada kulit.

Beberapa penyakit kulit yang mengikutsertakan radiasi UV sebagai penanganannya adalah psoriasis, eczema, jaundice, dan jerawat.

Akan tetapi metode ini harus dilakukan setelah dokter memeriksa kondisi kulit pasien secara menyeluruh terlebih dahulu. Tujuannya agar tidak menimbulkan efek samping berbahaya.

Membuat tidur malam semakin nyenyak

Setiap hari mata perlu terpapar cahaya untuk membantu tubuh mengatur jam biologisnya. Nah sinar matahari pagi adalah cahaya alami yang dapat membantu terjadinya proses tersebut.

Tubuh jadi tahu kapan ia harus tidur dan bangun seiring dengan jumlah paparan cahaya yang diterimanya.

Membuat mata tetap sehat

Asupan sinar matahari yang cukup terutama jika diterima di usia muda akan berdampak positif bagi kesehatan mata di masa tua. Salah satunya risiko kamu mengalami gangguan penglihatan seperti rabun jauh menjadi lebih rendah.

Akan tetapi kamu harus tetap berhati-hati. Mata yang terkena sinar matahari terlalu banyak juga bisa menyebabkan penglihatan kabur, sampai katarak.

Menjaga kesehatan mental

Induksi cahaya matahari yang memberi sinyal pada bagian khusus di retina akan menyebabkan terlepasnya serotonin. Ini adalah senyawa kimia yang dihasilkan otak dan berfungsi untuk menimbulkan perasaan bahagia.

Selain itu serotonin juga berfungsi memberi rasa tenang, membuat tubuh berenergi, dan menjaga pikiran agar tetap fokus.

Dilansir dari healthline.com, kekurangan serotonin bisa berdampak pada perubahan suasana hati menjadi murung bahkan depresi musiman yang biasa terjadi di musim dingin.

Oleh karena itu, selain berjemur secara langsung, salah satu penanganan yang disarankan bagi penderita gangguan kesehatan mental ini adalah terapi sinar yang disebut phototherapy.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat berjemur

manfaat matahari
Tabir surya dan kaca mata hitam. Sumber foto: Freepik.com

Pertama kamu tidak perlu berjemur terlalu lama karena hal ini bisa menyebabkan kanker kulit yang disebut melanoma. Lalu pastikan sebelum berjemur untuk memakai tabir surya untuk melindungi kulit dari risiko penuaan dini, muncul flek hitam, dan terbakar.

Jika perlu pakai kaca mata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari yang terlalu banyak.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Sunlight and Your Health, https://www.webmd.com/a-to-z-guides/ss/slideshow-sunlight-health-effects diakses pada 8 Juni 2020

What Are the Benefits of Sunlight?, https://www.healthline.com/health/depression/benefits-sunlight diakses pada 8 Juni 2020

    Berita Terkait
    register-docotr