Info Sehat

Lionel Messi Idap Flu Perut, Penyakit Ini Mudah Menular! Yuk Ketahui Gejala dan Pencegahannya

December 6, 2021 | Muhammad H. | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Lionel Messi, peraih penghargaan Balon d’Or sekaligus pemain Paris Saint-German (PSG), diketahui sedang menderita flu perut. Pesepak bola kelahiran Argentina itu terpaksa absen saat seharusnya menjalani latihan jelang pertandingan melawan Nice, Kamis (2/12).

Lantas, apa sebenarnya flu perut itu? Apakah menular dan berbahaya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Heboh Ronaldo Singkirkan Botol Coca-Cola, Ini Efek Buruk Minuman Bersoda pada Kesehatan!

Mengenal kondisi flu perut

Flu perut adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan di saluran pencernaan, terutama di lambung dan usus. Dalam dunia medis, penyakit ini dikenal dengan istilah gastroenteritis. Meski disebut flu, penyakit ini tidak disebabkan oleh faktor pemicu yang sama seperti influenza.

Rotavirus dan Norovirus adalah dua virus yang sering menyebabkan gastroenteritis. Selain virus, flu perut juga dapat dipicu oleh infeksi bakteri (Campylobacter), parasit (Entamoeba histolytica, Giardia lamblia, Cryptosporidium), bahan kimia (misalnya timbal), dan obat (antibiotik).

Apakah menular?

Ya, flu perut adalah penyakit yang menular. Bahkan disebutkan gastroenteritis adalah gangguan pencernaan yang bisa dengan mudah menular, terutama yang disebabkan oleh virus atau bakteri.

Virus atau bakteri pemicunya bisa menyebar melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi (termasuk berbagi makanan atau peralatannya), menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi, dan mengonsumsi makanan yang terpapar virus atau bakteri pemicunya.

Penyakit ini juga bisa menimbulkan banyak komplikasi jika tidak ditangani secara tepat, di antaranya adalah:

  • Dehidrasi
  • Gangguan penyerapan nutrisi
  • Intoleransi laktosa
  • Diare kronis
  • Infeksi sistemik (meningitis, arthritis, pneumonia)
  • Sepsis.

Selain menular dan bisa memicu banyak komplikasi, flu perut dapat menyebabkan kematian. Dikutip dari Medscape, orang lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun menyumbang 83 persen angka kematian dari gastroenteritis, sebagian besar setelah menjalani rawat inap.

Kenali gejalanya

Gejala utama gastroenteritis adalah diare. Ini karena virus atau bakteri pemicunya bisa mengganggu fungsi sistem pencernaan, termasuk mengganggu reabsorpsi air pada proses pembentukan feses.

Selain diare, flu perut memiliki beberapa tanda umum, seperti sakit dan kram pada perut, mual dan muntah, demam, hingga sakit kepala.

Pada kebanyakan kasus, seseorang bisa sembuh sendirinya dengan cepat. Namun, tak jarang pula yang mengalami perburukan gejala, terutama bayi, anak kecil, lansia, dan orang yang punya gangguan kekebalan.

Muntah dan diare bisa berlangsung sangat lama. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi, ditandai dengan rasa haus yang ekstrem, urine keluar lebih sedikit dan berwarna gelap saat buang air kecil, hingga pipi dan mata menjadi cekung.

Pada sebagian kasus, gejala gastroenteritis akan lebih terasa di malam hari. Ini terjadi karena ada peningkatan aktivitas sistem kekebalan yang melakukan perlawanan terhadap infeksi.

Apa yang harus dilakukan?

Jika sudah mendapat diagnosis gastroenteritis, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, di antaranya adalah:

  • Minum lebih banyak
  • Konsumsi obat sesuai dengan penyebab
  • Hindari obat diare karena bisa menahan infeksi (kecuali direkomendasikan oleh dokter)
  • Pergi ke rumah sakit jika sudah parah (ditandai dengan demam tinggi, rasa sakit di sekujur tubuh, dan feses disertai darah).

Bisakah flu perut dicegah?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meminimalkan risiko terkena flu perut, di antaranya adalah:

  • Selalu cuci tangan setelah menggunakan toilet, mengganti popok, menyentuh permukaan benda di kamar mandi, dan sebelum mengolah atau menyiapkan makanan.
  • Perhatikan kebersihan dapur
  • Jangan konsumsi makanan mentah atau setengah matang, terutama telur dan daging.
  • Bilas buah dan sayuran sebelum dimakan
  • Saat bepergian, sebisa mungkin hanya minum air kemasan dan hindari es batu.
  • Jaga jarak dengan orang yang telah terinfeksi.

Nah, itulah ulasan tentang flu perut yang baru-baru ini dikabarkan diidap oleh Lionel Messi. Agar terhindar dari penyakit ini, lakukan pencegahan seperti yang telah disebutkan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini, ya.

 

Reference

  1. BetterHealth, diakses 4 Desember 2021, Gastroenteritis.
  2. Cleveland Clinic, diakses 4 Desember 2021, Stomach Flu.
  3. Mayo Clinic, diakses 4 Desember 2021, Stomach flu: How long am I contagious?
  4. Mayo Clinic, diakses 4 Desember 2021, Viral gastroenteritis (stomach flu).
  5. Medscape, diakses 4 Desember 2021, Emergent Treatment of Gastroenteritis.

    register-docotr