Info Sehat

Jangan Asal Beli, Pelajari dulu Cara Memilih Tensimeter Berikut Ini

September 28, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Sebagai salah satu penyakit mematikan, keberadaan tekanan darah tinggi yang tidak diketahui dapat memicu penyakit fatal. Untuk itu, kamu harus rutin memeriksa tekanan darah.

Tensimeter yang memiliki nama lain sfigmomanometer adalah alat pengukur tekanan darah (tensi). Dengan alat ini, kamu tidak perlu menggantungkan diri pada dokter untuk pemeriksaan tekanan darah, karena bisa melakukannya di rumah.

Meskipun demikian, kamu tidak bisa sembarangan membeli tensimeter, karena perlu keahlian khusus untuk bisa menggunakannya. Untuk itu, simak ulasan mengenai tensimeter apa yang cocok untuk dipakai di rumah dan bagaimana cara menggunakannya.

Memilih tensimeter yang tepat

Memiliki alat ukur tensi di rumah merupakan hal sangat penting. Karena dengan demikian kamu bisa melihat perkembangan tekanan darahmu ataupun anggota keluarga lainnya.

Ada banyak model tensimeter yang bisa kamu temukan di pasaran dengan berbagai model. Supaya kamu tidak bingung, ikuti panduan memilih tensimeter berikut ini:

Pilih yang digital

The American Heart Association merekomendasikan agar kamu memilih tensimeter yang bermonitor, digital dan otomatis. Alat-alat ini lebih mudah dioperasikan ketimbang yang konvensional.

Pilihlah tensimeter yang menghitung tekanan darah kamu di wilayah lengan bagian atas. Ada beberapa model yang bisa digunakan di pergelangan tangan atau bahkan jari, sayangnya model ini tidak direkomendasikan.

Alasannya, pengukuran di lokasi itu tidak seefektif dan seakurat pengukuran di atas lengan.

Pastikan cukup di lengan

Ukuran lengan orang dewasa dan anak-anak berbeda. Untuk itu, pilih model tensimeter yang bisa digunakan oleh seluruh anggota keluarga supaya hasil pembacaan tepat.

Dan jangan lupa catat setiap hasil pembacaan tensi untuk kemudian kamu lihat perkembangannya dan laporkan pada dokter.

Dapatkan rekomendasi dokter

Kalau bisa, alat yang mau kamu beli berasal dari rekomendasi atau mendapat persetujuan dari dokter atau tenaga medis. Karena mereka tahu mana barang terpercaya yang bisa dipakai oleh orang awam.

Minta juga bantuan dari mereka untuk mengatur alat tersebut agar bisa kamu pakai dengan tepat di rumah. Tanya juga pada mereka seberapa sering kamu harus menggunakan alat tersebut.

Cara pakai tensimeter di rumah

Jika kamu memilih tensimeter yang tepat, biasanya alat itu akan disertai dengan cara pakainya. Ikuti petunjuk yang tersedia di dalam kardus kemasan tensimeter tersebut.

Meskipun demikian, kamu bisa ikuti langkah-langkah menggunakan tensimeter di rumah berikut ini:

  • Hindari asupan kafein atau alkohol serta jangan merokok selama 30 menit sebelum kamu menggunakan tensimeter
  • Duduklah dengan santai dan nyaman selama 5 menit. Pastikan posisi duduk kamu senyaman mungkin dengan punggung bersandar dan kaki menapak lantai.
  • Topang tangan supaya berada setinggi jantung
  • Gulung lengan baju dan lingkarkan manset dari tensimeter di sekitar lengan atas
  • Jangan berbicara saat sedang mengukur tensi
  • Ukur tensi berdasarkan instruksi penggunaan mesin tersebut. Jangan langsung lepas manset, tapi tunggu beberapa menit dan lakukan pengukuran kedua
  • Jika angka pengukuran pertama dan yang kedua tidak terlalu jauh, buat rata-rata dari pengukuran tersebut. Jika tidak, maka ukur lagi dan hitung rata-rata tensi kamu berdasarkan tiga pengukuran itu
  • Jangan terlalu panik ketika kamu mendapat hasil tensi yang tinggi, santai saja kemudian ukur lagi
  • Catat hasil pengukuran tekanan darah dan kapan pengukuran tersebut dilakukan sebagai bahan konsultasi dengan dokter

Ikuti petunjuk dokter

Ikuti petunjuk dokter terkait kapan waktu pengukuran harus kamu lakukan. Dokter mungkin akan meminta kamu untuk melakukannya setiap pagi dan malam selama kurang lebih satu minggu.

Jika pengukuran ini dilakukan dalam rangka pengobatan darah tinggi yang harus kamu lakukan, dokter akan mengawasi perkembangan darah tinggi dan pengukuran yang kamu lakukan di rumah.

Jika dokter merasa pengobatan dan upaya pengukuran sudah optimal, kemungkinan pengukuran tensi hanya dibutuhkan beberapa hari dalam waktu satu bulan saja. Faktanya, pengukuran yang dilakukan terlalu sering juga tidak bagus.

Pengukuran yang berlebihan dan dengan hasil pengukuran yang tinggi hanya akan membuat kamu resah sehingga menaikan lagi tekanan darah kamu.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Harvard Health Publishing (2017) diakses 26 September 2020. Choosing and using a home blood pressure monitor
  2. WebMD (2019) diakses 26 September 2020. How to Pick a Home Blood Pressure Monitor
  3. Heart Insight (2016) diakses 26 September 2020. Tips for Choosing a Blood Pressure Monitor
    Berita Terkait
    register-docotr