Info Sehat

Yuk Kenali Infeksi Herpes dan Cara Pencegahannya

July 22, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Herpes di bibir merupakan salah satu bentuk infeksi Herpes Simplex Virus (HSV-1). Saat terkena penyakit ini, bintik melepuh berukuran kecil dan berisikan cairan akan muncul di sekitar bibir dan mulut.

Bintik melepuh ini terkadang saling menyatu dan menempel. Saat bintik ini pecah, dia akan membentuk koreng yang bertahan hingga beberapa hari ke depan, penyakit ini bisa sembuh dalam dua hingga tiga minggu tanpa meninggalkan bekas luka.

Virus penyebab herpes di bibir

Herpes di bibir ini biasanya disebabkan oleh virus HSV-1 meskipun tidak jarang juga dalam beberapa kasus disebabkan oleh virus HSV-2. Dilansir medicinenet.com, prevalensi dari infeksi HSV-1 pada orang dewasa di seluruh dunia sebesar 67 persen sementara HSV-2 kurang dari itu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak ⅔ orang dewasa berusia 50 tahun ke atas memiliki virus HSV-1 di tubuh mereka. 

Kedua virus ini dapat menginfeksi mulut atau wilayah kelamin dan dapat disebarkan oleh seks oral. Virus ini akan hidup di akar saraf dan dapat aktif kembali di waktu tertentu, menyebabkan gejala yang sama di lokasi yang sama juga.

Infeksi herpes di bibir yang disebabkan oleh HSV-1 biasanya akan bertahan selama seminggu dan akan hilang dengan sendirinya. Karena virus akan tetap tinggal di wilayah yang sama, obat-obatan yang ada saat ini hanya untuk mengurangi intensitas dan lamanya waktu infeksi.

Faktor risiko 

Paparan terhadap orang yang sudah terlebih dahulu memiliki herpes di bibir akan meningkatkan risiko kamu terkena virus ini. Dan herpes di bibir adalah kondisi infeksi virus HSV-1 yang sangat menular. 

Meskipun demikian, orang masih dapat menularkan virus ini tanpa adanya herpes yang muncul terlebih dahulu. Penularan tanpa gejala ini biasanya akan memanfaatkan air liur dari orang yang terlebih dahulu memiliki virus HSV.

Risiko kamu terpapar virus ini akan makin tinggi kalau melakukan kontak langsung dengan penderita. Oleh karena itu, hindari bentuk kegiatan seperti berciuman, kontak kulit ke kulit serta berbagi barang tertentu dengan penderita.

Kondisi kesehatan seperti eksim, HIV, kanker dan kemoterapi akan membuat risiko kamu terpapar virus ini makin tinggi.

Gejala herpes di bibir

Herpes yang muncul di area bibir dan mulut biasanya akan timbul dengan gejala sebagai berikut:

  • Rasa geli dan gatal: kamu akan merasa gatal, terbakar atau geli di sekitar bibir kamu selama beberapa hari sebelum munculnya titik melepuh yang kecil, keras dan menyakitkan
  • Melepuh: titik melepuh yang kecil dan berisikan cairan akan muncul di sekitar pinggiran bibir. Terkadang dia akan muncul di sekitar hidung atau pipi atau dalam mulut
  • Pecah dan mengeras: titik-titik yang melepuh itu akan menyatu dan akhirnya pecah, meninggalkan koreng yang akan mengalirkan air di dalamnya dan akhirnya mengeras

Gejala dan tanda herpes ini berbeda-beda, tergantung pada apakah ini pertama kalinya dia muncul, atau kejadian yang berulang. Saat pertama kali muncul, gejala biasanya tidak akan muncul hingga 20 hari setelah kamu terpapar virus.

Koreng biasanya akan bertahan selama beberapa hari sementara bintik melepuhnya butuh waktu sekitar dua hingga 3 minggu untuk benar-benar sembuh.

Pada saat kejadian pertama kali, kamu akan merasakan hal berikut ini:

  • Demam
  • Rasa sakit di gusi
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Pencegahan

Kamu akan diberikan obat antivirus untuk dikonsumsi secara reguler jika herpes ini terjadi lebih dari sembilan kali dalam setahun atau jika ada komplikasi serius. Apabila sinar matahari dapat memicu kejadian berulang, oleskan sunblock di tempat bintik biasa timbul.

Bicara dengan dokter kalau kamu mau mengonsumsi obat antivirus sebagai bagian pencegahan, terutama ketika kamu melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan herpes di bibir, seperti melakukan kegiatan dengan paparan sinar matahari secara berlebih.

Kamu bisa melakukan hal ini untuk mencegah menyebarkan herpes ini ke orang lain atau bagian lain tubuh:

  • Hindari berciuman atau melakukan kontak dengan orang lain saat herpes sedang tumbuh di bibir
  • Hindari berbagi barang tertentu yang berpotensi menyebarkan virus ke orang lain
  • Biasakan tangan untuk selalu bersih

Kamu harus waspada agar tidak tertular atau menulari herpes di bibir. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Mayoclinic.org (2020) diakses 17 Juli 2020. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cold-sore/symptoms-causes/syc-20371017
  2. Medicinenet.com (2019) diakses 17 Juli 2020. https://www.medicinenet.com/herpes_simplex_infections_non-genital/article.htm
  3. Medicalnewstoday.com (2017) diakses 17 Juli 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311864#home_remedies
  4. Who.int (2020) diakses 17 Juli 2020. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/herpes-simplex-virus
    register-docotr