Info Sehat

Gigi Gingsul Harus Dirapikan Tidak Sih?

April 8, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Bagi sebagian orang, gigi gingsul dinilai bisa membuat senyuman seseorang terlihat lebih manis. Namun, kondisi ini juga dapat menimbulkan masalah lain.

Pelajari apa saja potensi masalah karena gigi gingsul serta cara mengatasi dan cara merawat gigi gingsul pada ulasan berikut ini!

Apa itu gigi gingsul?

Gigi gingsul atau crooked teeth atau slanted teeth adalah kondisi di mana gigi yang tumbuh tidak sejajar dengan benar.

Gigi yang menonjol keluar atau berdesakan bisa ringan atau parah. Ini bisa sangat jelas dilihat dari senyuman kamu, atau tidak terlihat jika itu mempengaruhi gigi di bagian belakang rahang.

Keparahan kondisi gigi gingsul bisa berdampak pada fungsi gigi dan mulut, sehingga kamu dapat mengalami gejala lain juga.

Penyebab gigi gingsul 

Penyebab gigi gingsul yang paling umum adalah genetik atau turun-temurun dalam sebuah keluarga. Ini mungkin disebabkan oleh perbedaan antara ukuran rahang atas dan bawah atau antara ukuran rahang dan gigi.

Ini menyebabkan gigi berdesakan atau pola gigitan yang tidak normal. Bentuk rahang atau cacat lahir seperti bibir sumbing juga bisa menjadi penyebab gigi gingsul.

Ada juga beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi gingsul, diantaranya:

  • Kebiasaan masa kecil seperti mengisap jempol, menjulurkan lidah, menggunakan empeng setelah usia 3 tahun, dan penggunaan botol dalam waktu lama
  • Gigi berlebih, gigi tanggal, gigi impaksi, atau gigi berbentuk tidak normal
  • Ketidaksejajaran tulang rahang setelah cedera parah
  • Tumor mulut dan rahang
  • Kehilangan gigi susu prematur

Masalah yang dapat timbul karena gigi gingsul

Meski pada beberapa kasus gigi gingsul bisa membuat seseorang lebih menarik, namun gigi gingsul juga dapat menimbulkan masalah. Di antaranya:

  • Kesulitan untuk mengunyah dengan benar
  • Sulit untuk bisa membersihkan gigi hingga celah-celahnya sehingga ini dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi seperti gigi berlubang dan radang gusi
  • Mengencangkan gigi, rahang, dan otot, meningkatkan risiko gigi patah
  • Membuat orang merasa sadar diri tentang penampilan mereka dan memengaruhi harga diri mereka

Haruskah merapikan gigi gingsul?

Gigi gingsul atau gigi tidak sejajar sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Banyak orang memilih untuk tidak merapikan gigi jika mereka tidak mengalami masalah percaya diri.

Namun, jika masalah gigi gingsul sangat parah dan dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, konsultasi dengan dokter gigi harus kamu lakukan.

Merapikan gigi sangat penting jika terjadi ketidaksejajaran gigi yang parah karena dapat menyebabkan periodontitis, yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Tulang yang terinfeksi di bawah garis gusi dapat menyebabkan infeksi bakteri di aliran jantung, yang dapat memengaruhi katup di jantung.

Cara mengatasi gigi gingsul

Setelah diagnosis dibuat, ortodontis dapat memutuskan perawatan terbaik untuk gigi gingsul kamu yang tidak selaras. Bagi sebagian orang, penggunaan kawat gigi yang dapat dilepas atau retainer cukup untuk memperbaiki masalah.

Namun dalam kasus yang sangat jarang, pencabutan satu atau lebih gigi mungkin diperlukan jika kepadatan rahang adalah masalah utamanya.

Seorang spesialis ortodonti dapat membantu kamu mengembangkan rencana perawatan yang efektif menggunakan kedokteran gigi kosmetik dan perawatan ortodontik. Berikut beberapa opsi untuk mengatasi gigi gingsul:

1. Kawat gigi

Behel atau kawat gigi akan memberikan tekanan secara konstan pada rahang dalam waktu lama, yang membuatnya beradaptasi dengan tekanan ke arah tertentu, menyebabkan gigi gingsul bergerak ke posisi yang diinginkan. 

Ada tiga jenis kawat gigi yang tersedia termasuk kawat gigi logam, kawat gigi keramik, dan kawat gigi lingual. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter gigi dan mengetahui solusi perataan gigi apa yang paling tepat untuk kamu berdasarkan hasil pemeriksaan mulut.

2. Invisalign 

Invisalign pada dasarnya adalah kawat gigi yang tidak terlihat. Perawatan ini mencakup penggunaan alat seperti cetakan rahang bening atau transparan yang dibuat khusus agar pas dengan set gigi kamu.

Dokter gigi akan membuat beberapa cetakan, dan kamu harus ganti dari satu cetakan ke cetakan lainnya sampai gigi kamu akhirnya bergerak ke posisi yang benar.

Orang dewasa sering menggunakan invisalign karena tidak terlalu mencolok dari segi penampilan. Namun, biaya invisalign yang lebih mahal dan itulah yang membuat kawat gigi menjadi solusi yang lebih praktis.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Preferred Dental Care. Diakses pada 7 April 2021. Crooked teeth causes: how to fix and straight crooked tooth

WebMD. Diakses pada 7 April 2021. Dental Health With Crooked Teeth and Misaligned Bites

Putnam Orthodontics. Diakses pada 7 April 2021. Crooked Teeth: Causes, Impact, and Treatment

Beach Braces. Diakses pada 7 April 2021. How to Defeat Slanted Teeth like a Boss

    register-docotr