Info Sehat

Sering Nyeri saat Kencing? Yuk, Kenali Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Wanita!

October 12, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Gejala infeksi saluran kemih pada wanita umumnya disebabkan bakteri atau kuman. Bakteri lebih mudah masuk saat membasuh kemaluan yang tidak benar setelah buang air kecil sehingga sering dialami oleh wanita.

Kebanyakan infeksi saluran kemih atau ISK hanya melibatkan uretra dan kandung kemih, tetapi bisa juga menyebar hingga ke ginjal. Nah, untuk mengetahui gejala infeksi saluran kemih pada wanita, yuk, simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Gejala Pneumonia Berdasarkan Penyebabnya, Apakah Bisa Dicegah?

Apa saja gejala infeksi saluran kemih pada wanita?

Dilansir dari Healthline, sebagian besar kasus ISK disebabkan oleh bakteri namun beberapa juga terjadi akibat jamur dan virus. Wanita berisiko lebih besar terkena infeksi saluran kemih daripada pria karena bakteri lebih mudah masuk ke dalam uretra.

Biasanya, infeksi yang terjadi pada kandung kemih akan mengakibatkan rasa sakit yang mengganggu. Wanita dengan infeksi saluran kemih mungkin akan mengalami nyeri pada panggul.

Jika menderita infeksi saluran kemih baik pada pria maupun wanita, maka akan mengalami beberapa gejala umum. Nah, tanda atau gejala seseorang mengalami infeksi pada saluran kemih, yakni:

Tekanan pada perut bagian bawah

Dorongan untuk sering buang air kecil akan muncul, tetapi tidak banyak yang dikeluarkan. Ketika urine keluar biasanya akan disertai dengan rasa perih atau seperti terbakar pada organ kelamin. Tak jarang, rasa perih juga akan disertai dengan tekanan pada perut bagian bawah.

Darah dalam urine

Munculnya darah di dalam urin lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Karena itu, jika kamu melihat darah keluar bersamaan dengan urine maka segera beritahu dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Tubuh demam

Ketika terlalu sering mengeluarkan urine, tubuh bisa merasa lelah, gemetar, bingung, atau lemah. Biasanya, hal ini sering terjadi pada wanita yang lebih tua di mana akan disertai dengan demam. Tubuh yang mengalami demam dapat diartikan bahwa telah terjadi infeksi dalam tubuh.

Perlu diketahui, gejala infeksi pada saluran kemih ini dapat berbeda-beda tergantung bagian mana yang terinfeksi. Beberapa gejala infeksi saluran kemih yang perlu diketahui antara lain sebagai berikut:

Gejala ISK bawah

Infeksi saluran kemih atau ISK bagian bawah umumnya memengaruhi uretra dan kandung kemih.

Karena itu, gejala yang mungkin dirasakan meliput muncul rasa terbakar saat buang air kecil, peningkatan frekuensi buang air kecil, urine disertai dengan darah.

Gejala ISK atas

Infeksi saluran kemih bagian atas biasanya akan memengaruhi ginjal sehingga berpotensi mengancam jiwa.

Jika bakteri sudah berpindah dari ginjal yang terinfeksi ke dalam darah maka bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius lainnya.

Beberapa gejala infeksi saluran kemih atas pada wanita, antara lain nyeri pada punggung atas dan samping, panas dingin, demam, serta mual atau muntah. 

Komplikasi ISK yang mungkin terjadi

Jika gejala infeksi saluran kemih pada wanita tidak segera ditangani dengan tepat, maka bisa menyebabkan munculnya komplikasi. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, yakni sebagai berikut:

  • Infeksi berulang. Biasanya terjadi pada wanita yang mengalami dua atau lebih ISK dalam periode enam bulan sampai satu tahun.
  • Kerusakan ginjal permanen. Kondisi ini akan terjadi akibat infeksi ginjal akut atau kronis karena infeksi saluran kemih tidak diobati.
  • Berisiko pada ibu hamil. Infeksi saluran kemih pada wanita bisa berdapatkan buruk pada kehamilan karena bisa menyebabkan berat badan rendah atau prematur.
  • Sepsis. Komplikasi ini berpotensi mengancam jiwa terutama jika infeksi sudah menyebar dari saluran kemih ke ginjal.

Untuk membantu mencegah komplikasi akibat infeksi saluran kemih, terdapat beberapa langkah yang bisa diikuti.

Langkah pencegahan tersebut, dapat berupa perbanyak minum cairan, kosongkan kandung kemih sebelum dan sesudah berhubungan seks, hindari penggunaan produk kewanitaan yang membuat iritasi, dan bilas kemaluan dari arah yang benar (dari arah depan ke belakang).

Baca juga: Sifilis pada Wanita: Penyebab Umum, Gejala, hingga Cara Pengobatannya

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline (2020), diakses 8 Oktober 2020. Everything You Need to Know About Urinary Tract Infection
  2. Mayo Clinic (2019), diakses 8 Oktober 2020. Urinary tract infection (UTI)
  3. Womenshealth.gov, diakses 8 Oktober 2020. Urinary tract infections
    Berita Terkait
    register-docotr