Info Sehat

Benarkah Bisa Menggunakan Daun Sirih untuk Obat Mata? Ini Penjelasannya!

April 12, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Daun sirih adalah salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk pengobatan tradisional di Indonesia. Termasuk manfaat daun sirih untuk obat mata alami.

Konon penggunaan daun sirih bisa mengatasi mata merah dan juga katarak. Bagaimana penjelasannya dari sisi medis? 

Manfaat daun sirih

Daun sirih atau piper betle leaf adalah tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Asia Selatan dan Tenggara, termasuk di Indonesia. Di beberapa negara, seperti India, Tiongkok dan Thailand, sudah umum menggunakan daun sirih untuk pengobatan tradisional.

Beberapa penggunaan daun sirih yang umum di Indonesia di antaranya untuk mengobati mimisan dan untuk dikunyah. Mengunyah daun sirih dipercaya dapat mencegah bau mulut, menguatkan gigi dan mengatasi masalah mulut tertentu lainnya.

Selain itu banyak yang beranggapan daun sirih juga baik untuk kesehatan mata. Karena itu, sejumlah orang menggunakan daun sirih untuk obat mata. 

Biasanya daun sirih direbus dan air rebusannya digunakan untuk membilas mata. Diyakini cara ini dapat mengobati mata merah. Bahkan ada yang menyebutkan juga bisa menggunakan daun sirih untuk katarak.

Menggunakan daun sirih untuk obat mata

Daun sirih adalah tumbuhan yang mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh. Misalnya, vitamin C, tiamin, tanin, niacin, tiamin, riboflavin dan karoten. 

Kandungan itu membuat daun sirih memiliki potensi digunakan sebagai obat untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan, termasuk seperti:

  • Sebagai sumber antioksidan
  • Berpotensi membantu mengatasi diabetes
  • Menjaga kebersihan mulut
  • Membantu penyembuhan luka dan menjaga luka dari infeksi karena sifat antibakteri yang dimilikinya

Sayangnya, dari sejumlah manfaat itu, belum ada yang menyebutkan penggunaan daun sirih untuk obat mata. 

Hindari penggunaan daun sirih untuk obat mata

Karena belum ada data dan bukti penelitian terkait penggunaan daun sirih untuk obat mata, sebaiknya menghindari pengobatan rumahan ini, ya. 

Ditakutkan ini justru dapat membuat kondisi mata semakin parah dan memicu infeksi. Penggunaan daun sirih yang organik juga memungkinkan tumbuhnya mikroorganisme termasuk jamur. 

“Kami para dokter mata cukup sering mendapatkan kasus infeksi kornea (keratitis) karena infeksi jamur, pada pasien yang sebelumnya diberi air rebusan daun sirih,” kata dokter spesialis mata, DR dr Gitalisa Andayani, SpM(K), dikutip dari Kompas.com

Informasi keliru dari penggunaan daun sirih untuk obat mata

Sebenarnya, sudah ada beberapa penelitian yang mengembangkan penggunaan daun sirih untuk pengobatan. Beberapa di antaranya terkait dengan kesehatan mata. Tapi bukan untuk mengobati mata merah atau katarak. 

1. Daun sirih sebagai antiseptik

Seperti sebuah penelitian yang menggunakan daun sirih untuk rangkaian perawatan operasi katarak. Daun sirih digunakan sebagai antiseptik di area kulit kelopak mata sebelum operasi. 

Penelitian ini menguji efektivitas infus daun sirih sebagai larutan antiseptik dengan hasil yang positif. Tetapi perlu ditekankan, ini digunakan untuk antiseptik kulit jelang operasi katarak, bukan untuk pengobatan katarak. 

2. Daun sirih dapat menghambat bakteri

Begitu juga dengan penggunaan daun sirih untuk mata merah atau konjungtivitis. Sebuah penelitian menguji efektivitas daun sirih untuk menghambat Staphylococcus aureus pada penderita konjungtivitis. 

Hasilnya memang daun sirih berpotensi sebagai sumber alami mengatasi infeksi bakteri, khususnya konjungtivitis. Tetapi penelitian itu masih menggunakan metode swab sampel. Artinya, pemantauan efektivitas daun sirih tidak diberikan langsung ke mata. 

Studi ini dilakukan hanya lewat sampel swab dari mata pasien yang mengalami konjungtivitis. Dengan kata lain, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk menguatkan klaim bahwa daun sirih bisa digunakan untuk mengobati mata merah. 

Segera konsultasi ke dokter jika mengalami gangguan pada mata

Sebelum salah menggunakan daun sirih untuk obat mata, sebaiknya kamu menggunakan obat mata yang sesuai saran dokter. Jika mengalami gejala konjungtivitis, periksakan diri ke dokter. 

Umumnya dokter akan memberikan obat tetes atau salep, jika kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri. Sementara jika disebabkan oleh alergi akan diberikan obat tetes mata antihistamin dan dianjurkan menjauhkan alergen (pemicu alergi). 

Sedangkan untuk mata katarak, hingga saat ini pengobatan yang bisa dilakukan hanyalah melalui proses pembedahan.

Selalu konsultasikan kondisi kesehatan mata kamu dengan ahlinya untuk mendapat perawatan yang tepat. Jangan sampai salah pilih obat untuk mata sehatmu, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr