Info Sehat

Nyeri Sakit Gigi Ganggu Aktivitasmu? Ini Cara Mengatasi Gigi Berlubang

August 6, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Gigi berlubang merupakan salah satu dari masalah gigi yang sering dialami oleh banyak orang. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang membuat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Lalu, bagaimana cara mengatasi gigi berlubang?

Penyakit gigi berlubang merupakan area yang rusak secara permanen di permukaan keras gigi yang berkembang menjadi lubang. Penyebabnya bisa berbagai faktor, termasuk bakteri di mulut, sering mengonsumsi makanan atau minuman manis, atau tidak membersihkan gigi dengan baik.

Baca juga: Sering Disepelekan, Ini Penyebab Gigi Berlubang yang Wajib Kamu Ketahui

Faktor risiko terkena gigi berlubang

Setiap orang memiliki risiko terkena gigi berlubang. Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena kondisi ini. Faktor-faktor tersebut di antaranya:

  • Lokasi gigi, pembusukan paling sering terjadi di gigi belakang (geraham dan premolar)
  • Makanan yang menempel dalam kurun waktu yang lama
  • Sering ngemil atau mengonsumsi minuman manis
  • Memberi makan bayi sebelum mereka tidur
  • Tidak membersihkan gigi setelah mengonsumsi makanan atau minuman
  • Tidak mendapatkan cukup fluoride (mineral yang terbentuk secara alami
  • Mulut kering
  • Tambalan atau perangkat gigi yang telah rusak
  • Sakit maag atau GERD
  • Gangguan makanan

Bagaimana cara mengatasi gigi berlubang?

Pemeriksaan rutin dapat mengidentifikasi gigi berlubang dan kondisi gigi lainnya sebelum menimbulkan gejala yang menganggu.

Semakin cepat kamu melakukan perawatan untuk gigi berlubang, maka lebih baik mencegah terjadinya gigi berlubang.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut adalah cara mengatasi gigi berlubang yang dapat kamu lakukan.

1. Perawatan fluoride

Jika kamu baru saja mengalami gigi berlubang, perawatan fluoride ini dapat kamu lakukan untuk membantu mengembalikan enamel gigi. Hal ini juga dapat dilakukkan untuk mengembalikan kondisi gigi pada tahap awal.

Perawatan fluoride yang dilakukan oleh profesional, menggunakan lebih banyak fluoride daripada jumlah yang ditemukan dalam air keran, pasta gigi, serta obat kumur. Perawatan ini bisa berupa cairan, gel, busa, atau pernis yang disikatkan atau dioleskan ke gigi.  

2. Penambalan (filling)

Filling atau yang disebut juga sebagai restorasi merupakan opsi perawatan utama ketika pembusukan pada gigi telah melewati tahap awal. Perawatan ini terbuat dari berbagai bahan, seperti resin, komposit,  porselen, atau amalgam gigi yang merupakan kombinasi dari beberapa bahan.

Perawatan ini merupakan cara mengatasi gigi berlubang yang paling populer dan paling sering dilakukan oleh seseorang yang mengalami gigi berlubang.

3. Crown

Untuk masalah gigi berlubang yang lebih luas atau gigi yang lemah, kamu mungkin saja membutuhkan perawatan ini. Crown atau mahkota merupakan penutup khusus yang digunakan untuk menggantikan seluruh mahkota alami gigi.

Saat menerapkan cara ini, dokter akan mengeringkan semua area yang rusak dan sisa gigi lainnya sebelum melakukan perawatan ini.

Mahkota gigi dapat dibuat dari emas, porselen berkekuatan tinggi, resin, porselen yang menyatu dengan logam atau bahan lainnya.

4. Perawatan saluran akar

Cara mengatasi gigi berlubang lainnya adalah dengan melakukan perawatan saluran akar. Perawatan ini dilakukan ketika pembusukan sudah mencapai bagian dalam gigi (pulpa).

Ini merupakan perawatan untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi yang rusak parah atau terinfeksi jika kamu tidak ingin mencabut gigi.

Pulpa gigi yang sakit akan dihilangkan. Terkadang, obat dimasukkan ke dalam saluran akar untuk menghilangkan infeksi. Kemudian pulpa diganti dengan tambalan.

5. Pencabutan gigi

Jika gigi kamu sudah benar-benar rusak dan tidak dapat dipulihkan, pencabutan gigi merupakan cara satu-satunya yang harus dilakukan. Pencabutan gigi juga dapat membuat ruang di antara gigi, menarik gigi bisa membuat celah yang memungkinkan gigi lain bergeser.

Kamu dapat mempertimbangkan untuk melakukan implan gigi atau pemasangan gigi palsu untuk mengganti gigi yang hilang akibat dari perawatan ini. Dokter biasanya akan menganjurkan pemasangan gigi palsu atau implan gigi setelah melakukan pencabutan.

Nah, itulah beberapa cara mengatasi gigi berlubang yang dapat kamu lakukan. Jika kamu mengalami masalah gigi berlubang, jangan ragu untuk berkunjung ke dokter gigi ya. Dokter akan memberikan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi yang kamu alami.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Mayo Clinic (2017). Diakses pada 02 Agustus 2020. Cavities/Tooth Decay 

Medline Plus. Diakses pada 02 Agustus 2020. Tooth Decay 

    register-docotr