Info Sehat

Apakah Penderita TBC Masih Bisa Gemuk? Ini Jawabannya!

February 12, 2021 | Arianti Khairina | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Seperti kita ketahui bahwa TBC adalah salah satu penyakit yang menyerang bagian paru-paru. Penyakit ini umumnya membuat penderita harus kehilangan berat badannya dalam waktu singkat.

Apa itu TBC? 

TBC merupakan penyakit tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis menyerang paru-paru. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang melalui udara. 

Orang yang terinfeksi bakteri TB memiliki risiko seumur hidup 5–15% untuk sakit. Mereka dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti orang yang hidup dengan HIV, malnutrisi atau diabetes, atau orang yang menggunakan tembakau, memiliki risiko lebih tinggi terserang TB.

Ketika seseorang menderita penyakit TBC, gejala yang timbul berupa batuk, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan.

Jika penderita terlambat mencari perawatan akan mengakibatkan penularan bakteri ke orang lain. Orang dengan TBC aktif dapat menginfeksi 5–15 orang lain melalui kontak dekat selama setahun. 

Penyebab penderita TBC kurus

Penurunan berat badan pada penderita TBC terjadi karena sistem imun tubuh sedang berjuang melawan penyakit kronis.

Selain itu, nafsu makan yang hilang akibat penyakit ini juga berkontribusi menyebabkan penderitanya hanya makan sedikit atau bahkan bisa sampai tidak makan sama sekali. 

Kondisi itulah yang membuat tubuh tidak mampu memenuhi kebutuhan energi dari asupan makanan dan mengambilnya dari cadangan lemak.

Apabila simpanan lemak juga tidak mencukupi kebutuhan energi, tubuh akan mengambil dari protein yang terdapat di dalam jaringan sel dan otot tubuh. Tentu saja, hal tersebut dapat membuat penderita TBC kurus atau kehilangan berat badan dalam waktu singkat. 

Tak hanya obat-obatan medis, ketika seorang penderita TBC sedang melakukan perawatan, kamu juga membutuhkan konseling gizi agar berat badan tidak terus-menerus turun. penderita TBC juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Siapa yang paling berisiko terkena penyakit TBC?

Menurut WHO, tuberkulosis kebanyakan menyerang orang dewasa di tahun-tahun paling produktif mereka. Namun, semua kelompok umur berisiko. Lebih dari 95% kasus dan kematian terjadi di negara berkembang.

Baca juga: Bukan Cuma Batuk, Berikut Daftar Gejala TBC yang Perlu Kamu Waspadai!

Apakah penderita TBC masih bisa gemuk?

Apabila muncul pertanyaan seperti ini, jawabannya tentu bisa. Hal tersebut seperti dilansir dari laman Science Direct pada penelitian International Journal of Infectious Disease

Penelitian tersebut dilakukan dengan melibatkan 134 pasien TBC di Los Angeles. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama 2 bulan pengobatan TBC, terjadi kenaikan berat badan sekitar 5 persen atau lebih pada sepertiga pasien.

Selanjutnya, pada akhir masa pengobatan, berat badan sebagian besar pasien meningkat secara signifikan.

Perlu kamu ketahui bahwa dengan pengobatan yang tepat dan konsumsi makanan yang kaya nutrisi secara rutin, berat badan yang meningkat atau menjadi gemuk bukanlah hal yang mustahil.

Setelah proses pengobatan selesai, sebagian besar penderita TBC umumnya dapat mengganti berat badan yang hilang secara perlahan-lahan.

Cara menambah berat bada pada penderita TBC

Agar tubuh kuat untuk melawan penyakit TBC, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan: 

Konsumsi makanan sehat

Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran berdaun hijau, serta buah-buahan yang kaya antioksidan. Tujuannya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Konsumsi makanan tinggi protein

Makanan yang mengandung banyak protein bisa membantu menambah berat badan dengan meningkatkan massa otot. Beberapa contoh makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging, ikan, telur, susu, produk susu, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. 

Beristirahat dengan cukup 

Tidurlah sekitar 7-9 jam setiap malamnya. Ketika memiliki kualitas tidur yang baik otomatis sistem metabolisme tubuh juga akan bekerja dengan baik. 

Minum air putih

Sangat dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas per hari, sehingga nutrisi dari makanan yang kamu konsumsi pun bisa tercerna dengan baik. 

Jangan merokok dan minum alkohol

Merokok dan minum alkohol dapat memperparah TBC yang kamu derita. Jadi, pastikan untuk tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol mulai dari sekarang ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctordi sini!

Reference
  1. Sciencedirect.com (2016) diakses pada 11 Februari 2021. Predictors and patterns of weight gain during treatment for tuberculosis in the United States of America
  2. Who.int (2020) diakses pada 11 Februari 2021. Tuberculosis
  3. Mayoclinic.org (2019) diakses pada 11 Februari 2021. Tuberculosis
  4. Ncbi.nlm.nih.gov (2009) diakses pada 11 Februari 2021. Tuberculosis and nutrition
    register-docotr