Info Sehat

Apakah Detox Foot Patch Benar Efektif Keluarkan Racun? Ini Faktanya!

April 11, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Detox foot patch sudah mulai diminati oleh banyak orang untuk menjaga kesehatan tubuh dan menyembuhkan beberapa penyakit. Namun, tak sedikit yang bertanya apakah detox foot patch benar efektif dalam menjaga kesehatan hanya dengan ditempelkan ke kaki.

Lalu, bagaimana fakta sebenarnya? Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang cara kerja detox foot patch dan efektivitasnya dengan ulasan berikut ini!

Apa itu detox foot patch?

Detox foot patch adalah benda seperti plester yang digunakan pada telapak kaki, bertujuan mengeluarkan racun, produk limbah, dan logam berat dari dalam tubuh. Foot patch tersebut biasanya ditempelkan ke telapak kaki semalaman ketika sedang tidur.

Cara kerjanya cukup simpel, foot patch yang ditempelkan di kaki diklaim akan menjalankan proses detoksifikasi dengan cara menyerap semua zat racun, limbah, dan logam yang ada di dalam tubuh.

Ini akan terlihat ketika foot patch sudah berubah warna menjadi kehitaman pada pagi hari setelah ditempelkan semalaman. Beberapa produsen foot patch mengklaim bahwa cairan kehitaman tersebut merupakan racun yang telah diekstraksi oleh bahan tertentu di plester.

Meski, beberapa kalangan menganggap bahwa warna hitam itu adalah reaksi dari zat tertentu yang ada pada foot patch, bukan sepenuhnya racun dari dalam tubuh. Dari sini, sebagian orang mulai bertanya apakah detox foot patch benar efektif atau tidak.

Apakah detox foot patch benar efektif?

Meski ada banyak klaim yang beredar di masyarakat, sayangnya hingga sekarang belum ada bukti ilmiah tentang detox foot patch dan efektivitasnya dalam mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Bahkan, Federal Trade Commission (FTC) telah melarang pemasaran dan penjualan merek tertentu dari produk detox foot patch. Itu dilakukan setelah FTC menemukan bukti penelitian palsu yang kerap digunakan sebagai pendukung klaim produsen.

FTC juga menyampaikan, tidak ada penjelasan secara ilmiah tentang klaim manfaat detox foot patch seperti dapat meredakan sakit kepala, tekanan darah tinggi, depresi, diabetes, infeksi parasit, hingga penurunan berat badan.

Sebenarnya, tubuh manusia sudah dirancang untuk proses detoksifikasi secara mandiri. Menurut sebuah studi, organ ginjal, hati, dan kelenjar keringat sudah lebih dari cukup untuk membantu menghilangkan zat racun dan limbah dari dalam tubuh.

Manfaat yang mungkin bisa didapat

Meski belum ada penelitian yang secara spesifik membahas tentang detox foot patch, bukan berarti plester tersebut nihil khasiat. Ada beberapa manfaat yang mungkin bisa kamu dapatkan, tapi bukan dari foot patch-nya secara keseluruhan, melainkan zat tertentu yang dimiliki.

Beberapa produsen detox foot patch menyertakan ekstrak jahe pada produknya. Jahe mungkin bisa bermanfaat meredakan gejala osteoarthritis karena adanya sifat antiinflamasi yang dibawanya.

Sejumlah produk detox foot patch juga mengandung minyak esensial lavender. Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, lavender dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi rasa lelah di siang hari.

Tak hanya itu, turmalin yang ada pada beberapa merek detox foot patch diyakini dapat mengurangi rasa sakit pada pengidap radang sendi. Namun, perlu diingat bahwa beberapa manfaat itu hanya berasal dari zat tertentu pada foot patch, bukan dari produknya secara keseluruhan.

Baca juga: 7 Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru yang Mudah Diterapkan

Efek samping yang mungkin ditimbulkan

Selain belum ada penelitian yang membahas secara spesifik tentang detox foot patch, penggunaannya mungkin juga bisa menimbulkan efek samping. Dikutip dari Medical News Today, kebanyakan produk foot patch mengandung komposisi utama cuka kayu atau bambu.

Zat dominan yang ada pada cuka kayu adalah asam pyroligneous. Ketika bersentuhan dengan kulit, zat asam tersebut bisa menyebabkan iritasi hingga luka bakar. Jika terkena air, uapnya juga dapat membuatmu pusing.

Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi karena sensitif terhadap bahan pada detox foot patch. Jika ada efek samping yang sudah kamu rasakan, ada baiknya hentikan penggunaan plester tersebut.

Nah, itulah ulasan tentang apakah detox foot patch benar efektif atau tidak dalam mengeluarkan racun tubuh. Tanpa foot patch, tubuh sebenarnya sudah bisa menjalankan proses detoksifikasi secara mandiri kok. Jadi, mau pakai atau tidak, semua keputusannya ada di tanganmu!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 31 Maret 2021, Detox Foot Pads: Your Questions Answered.
  2. Medical News Today, diakses 31 Maret 2021, Do detox foot pads really work?
  3. Mayo Clinic, diakses 31 Maret 2021, Do detox foot pads really work?
  4. Federal Trade Commission, diakses 31 Maret 2021, At FTC’s Request, Judge Imposes Ban on Marketers of Detox Foot Pads.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 31 Maret 2021, Physiology of sweat gland function: The roles of sweating and sweat composition in human health.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 31 Maret 2021, Effect of Inhaled Lavender and Sleep Hygiene on Self-Reported Sleep Issues: A Randomized Controlled Trial.

    register-docotr