Info Sehat

Seberapa Efektif Menggunakan Air Garam untuk Redakan Batuk?

April 25, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Batuk terus-menerus dapat membuatmu tidak nyaman. Selain dengan menggunakan obat-obatan, sebagian orang juga memilih menggunakan bahan alami untuk meredakan batuk, salah satunya adalah air garam. Namun, efektifkah air garam untuk batuk? Adakah risikonya?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Pilihan Obat Batuk Alami yang Aman dan Efektif, Yuk Dicoba!

Air garam untuk batuk apakah efektif?

Pada dasarnya, batuk dapat membantu menjaga tenggorokan tetap bersih dari dahak maupun bahan iritan lain. Namun, batuk yang berlangsung terus-menerus dapat menjadi gejala dari beberapa kondisi, misalnya saja alergi, infeksi virus, atau infeksi bakteri.

Batuk memang bisa menjadi gejala yang berhubungan dengan kondisi pada paru-paru. Namun, terkadang batuk juga bukan disebabkan oleh apa pun yang berhubungan dengan paru-paru, misalnya saja Gastroesophageal reflux disease (GERD) yang merupakan kondisi pada sistem pencernaan.

Ada beberapa obat batuk yang tersedia. Namun di samping itu, juga terdapat pengobatan alami yang dapat membantu meredakan kondisi ini, salah satunya adalah air garam.

Menurut Medical News Today, air garam adalah salah satu pengobatan yang efektif untuk mengobati sakit tenggorokan dan batuk basah.

Apa kelebihan dan kekurangan air garam untuk batuk?

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa air garam dapat membantu meredakan batuk. Air garam sendiri dapat mengurangi dahak dan lendir yang berada di bagian belakang tenggorokan, sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk batuk.

Tak hanya itu, pengobatan ini juga relatif sederhana, kamu hanya perlu berkumur dengan air garam. Berkumur dengan air garam juga memiliki manfaat lain, yakni dapat membantu meredakan tenggorokan yang terasa gatal.

Meskipun demikian, terdapat juga kekurangan berkumur dengan air garam yang perlu diperhatikan. Air garam tidak boleh digunakan terlalu sering. Sebab, penggunaan air garam secara berlebihan dapat merusak enamel alias lapisan terluar dari gigi.

Baca juga: Mudah Merasa Dingin, Apakah Tanda dari Kondisi Medis Tertentu?

Cara menggunakan air garam untuk meredakan batuk

Berikut ini adalah cara mudah meredakan batuk dengan menggunakan air garam.

  • Siapkan air hangat dan garam
  • Campurkan ½ sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat, kemudian aduk hingga larut
  • Diamkan larutan beberapa saat hingga agak dingin sebelum digunakan untuk berkumur
  • Setelah agak dingin, kamu dapat berkumur dengan air garam
  • Biarkan larutan air garam berada di tenggorokan selama beberapa saat, jangan terlalu lama
  • Kemudian, buang larutan air garam dari dalam mulut setelah selesai
  • Kamu dapat berkumur dengan air garam beberapa kali sehari

Sebaiknya, berkumur dengan air garam tidak boleh dilakukan oleh anak-anak, terutama yang berusia di bawah 6 tahun. Ini dilakukan untuk menghindari risiko menelan air garam.

Selain air garam, ini pengobatan alami untuk batuk lainnya

Air garam memang memiliki banyak manfaat. Namun, terdapat beberapa pengobatan alami yang dapat membantu meredakan batuk yang berlangsung terus-menerus, di antaranya adalah:

1. Campuran teh dan madu

Selain dapat membuat tubuh kita menjadi lebih rileks, ternyata campuran teh dan madu juga dapat membantu meredakan gejala batuk, lho.

Sebuah studi mengenai pengobatan batuk di malam hari pada anak-anak melalukan perbandingan antara madu hitam dengan obat dextromethorphan dan tanpa pengobatan.

Studi menemukan bahwa madu dapat membantu meredakan batuk lebih efektif jika dibandingkan dengan dextromethorphan.

Untuk meredakan batuk dengan madu, kamu hanya perlu mencampurkan 2 sdt madu dengan air hangat atau teh herbal. Minum ramuan ini 1 atau 2 kali sehari. Ingat, jangan pernah memberikan madu pada anak yang berusia di bawah 1 tahun.

2. Jahe

Karena memiliki sifat antiinflamasi, jahe dapat membantu meredakan batuk kering atau batuk akibat asma. Selain itu, jahe juga dapat meredakan mual dan nyeri.

Sebuah studi menunjukkan bahwa beberapa senyawa antiinflamasi pada jahe dapat merilekskan selaput di saluran udara, yang mana ini dapat meredakan batuk. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian.

Untuk menggunakan jahe sebagai obat batuk alami kamu dapat menyeduh teh jahe dengan menambahkan sekitar beberapa irisan jahe segar ke dalam secangkir air hangat. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah pada sebagian kasus, teh jahe dapat menyebabkan sakit perut atau heartburn.

3. Bromelain

Tak hanya memiliki rasa yang menyegarkan, nanas juga bisa membantu meredakan batuk, lho. Ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa bromelain, yakni enzim yang ditemukan dalam buah nanas dapat membantu meredakan batuk serta melonggarkan lendir di tenggorokan.

Untuk mendapatkan manfaat dari nanas dan bromelain, kamu dapat mengonsumsi sepotong buah nanas atau mengonsumsi jus nanas. Namun, jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter, ya sebelum mengonsumsi buah nanas.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai air garam untuk batuk. Apabila batuk tidak kunjung reda atau disertai dengan gejala lain, sebaiknya segeralah hubungi dokter, ya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Excellent Dental Specialist. Diakses pada 15 April 2021. Salt Water Rinses Help With Treating Gum Disease 

Healthline (2020). Diakses pada 15 April 2021. The Best Natural Cough Remedies 

Medical News Today (2020). Diakses pada 15 April 2021. What can I do to make my cough go away? 

JAMA Network (2007). Diakses pada 15 April 2021. Effect of Honey, Dextromethorphan, and No Treatment on Nocturnal Cough and Sleep Quality for Coughing Children and Their Parents 

NCBI (2013). Diakses pada 15 April 2021. Effects of Ginger and Its Constituents on Airway Smooth Muscle Relaxation and Calcium Regulation

    register-docotr