Info Sehat

8 Dampak Kurang Olahraga Bagi Tubuh, Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini!

September 13, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Tahukah kamu kalau kurang berolahraga ternyata sama bahayanya dengan merokok? Gaya hidup yang tidak aktif telah menjadi penyebab kematian di dunia, sama seperti rokok. 

Bila kamu merasa jarang berolahraga dan lebih sering menghabiskan hari dengan duduk atau berbaring di kursi kamu harus segera mengubahnya. Pasalnya bukan  hanya berdampak bagi kesehatan tubuh tapi kurang olahraga juga berdampak pada kesehatan mental.

Dampak kurang olahraga bagi tubuh

Duduk berjam-jam di depan komputer atau televisi sepertinya sudah menjadi gaya hidup sebagian besar masyarakat, terutama di perkotaan. Sehingga olahraga seringkali jadi hal yang dilewatkan. Ini dia beberapa dampak kurang olahraga bagi tubuh.

1. Berisiko terkena penyakit jantung

Faktanya, kurang berolahraga atau beraktivitas fisik dapat menyebabkan penyakit jantung, bahkan bila kamu tidak memiliki faktor risiko lain.

Seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, darah tinggi, dan diabetes tipe 2 juga dapat terjadi padamu.

2. Diabetes tipe 2

Penyakit diabetes tipe dua juga akan membayangi kamu bila memiliki kebiasaan kurang bergerak. Olahraga rutin akan membantumu mengontrol gula darah (glukosa), berat badan, dan tekanan darah. 

Lebih lanjut, olahraga juga bisa membantu meningkatkan kolesterol “baik” dan menurunkan kolesterol “jahat” dalam tubuh. Sekaligus melindungi kamu dari kerusakan saraf, yang seringkali menjadi masalah bagi penderita diabetes.

Baca juga: Tidak Sempat Pagi, Olahraga di Malam Hari juga Banyak Manfaatnya Lho! Yuk Simak

3. Risiko kanker melonjak tinggi

Bila kamu menghabiskan banyak waktu untuk duduk kamu perlu ekstra hati-hati, karena berdasarkan penelitian ditemukan bahwa kebiasaan ini membuat berbagai risiko kanker meningkat tajam. 

Hasil penelitian tersebut menyebutkan kalau duduk berlama-lama dapat meningkatkan risiko kanker usus besar sebesar 24 persen, risiko kanker endometrium (lapisan dalam rahim) sebanyak 32 persen, serta kanker paru-paru sebesar 21 persen lebih tinggi.

4. Lebih mudah terkena obesitas

Kurang berolahraga juga rentan membuatmu terkena obesitas. Apalagi bila kamu sering menghabiskan waktu menonton di depan layar kaca.

Pasalnya kebiasaan menonton memiliki kaitan erat dengan memakan minuman manis, junk food, maupun minuman manis. Kondisi inilah yang dapat memicu kelebihan sel lemak. 

5. Kematian dini

Akibat dari gaya hidup yang kurang olahraga, kamu juga berisiko memperpendek umur. Hal ini bisa terjadi karena kamu berisiko mengalami berbagai penyakit kronis sehingga bisa mengantarkanmu pada kematian dini. 

6. Gangguan kesehatan mental

Kebiasaan tidak banyak bergerak juga berdampak negatif pada kesehatan mental. Kurang olahraga ditemukan dapat memicu peningkatan risiko kecemasan depresi.

Tips memulai olahraga 

Bila kamu sudah tidak berolahraga dalam waktu yang cukup lama, kamu perlu kembali memulainya. Ingat, kamu harus melakukannya secara perlahan dan bertahap. 

Ada banyak pilihan olahraga yang bisa kamu lakukan. Baik di luar maupun di dalam rumah. Namun mulailah dengan olahraga ringan agar otot-otot tubuh tidak kaget. Pastikan kamu memiliki jadwal rutin untuk berolahraga setiap hari sedikitnya 30 menit. 

Selain baik untuk kesehatan, berolahraga juga dapat meningkatkan suasana hati dan membuat kamu lebih berenergi untuk menjalani hari. 

Adakah cara yang bisa dilakukan agar tetap bergerak?

Selain dengan berolahraga, kamu juga bisa memperbanyak aktivitas fisik dengan beberapa cara, misalnya:

  • Bangun dari tempat duduk setidaknya satu jam sekali
  • Berjalan-jalan di sekitar rumah 
  • Lakukan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih atau berkebun
  • Saat menonton TV, cobalah lakukan aktivitas fisik juga seperti peregangan atau yoga
  • Mengikuti kelas menari secara online
  • Sediakan alat-alat untuk olahraga di rumah. Misalnya matras, stretch bands, dumbbell 
  • Saat di kantor atau tempat umum, pilih gunakan tangga daripada lift

Yuk mulai kebiasaan untuk bergerak aktif agar tubuh terhindar dari berbagai gangguan fisik maupun mental. Bukan hanya untuk orang dewasa, kamu juga bisa mengajak anak-anak untuk rutinbergerak aktif. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7.

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr