Info Sehat

5 Manfaat Minyak Krill: Redakan Nyeri Menstruasi hingga Jaga Kesehatan Jantung

February 4, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Minyak krill adalah suplemen yang bisa menjadi alternatif dari minyak ikan. Minyak tersebut terbuat dari krill, sejenis krustasea kecil (biota laut dari kelompok artropoda) yang biasa dikonsumsi oleh paus, penguin, dan makhluk air lainnya.

Meski memiliki kandungan yang mirip dengan minyak ikan, minyak krill diklaim lebih berkhasiat dan memberi banyak manfaat untuk tubuh. Benarkah? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Manfaat minyak krill untuk tubuh

Ada berbagai khasiat minyak krill untuk kesehatan yang jarang orang tahu. Mulai dari membantu menjaga kesehatan jantung hingga meredakan nyeri akibat radang sendi. Berikut lima manfaat minyak krill untuk tubuh dan kesehatan:

1. Sumber lemak sehat yang baik

Minyak krill memiliki kandungan yang serupa dengan minyak ikan, yaitu asam lemak sehat omega-3  dari golongan EPA dan DHA. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa asam lemak dalam minyak krill lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang minyak ikan.

Sebagian besar lemak omega-3 dalam minyak krill ditemukan dalam bentuk molekul yang disebut fosfolipid, yang mungkin lebih mudah diserap masuk ke aliran darah.

Dengan kata lain, minyak krill lebih efektif ketimbang minyak ikan dalam hal meningkatkan kadar omega-3 di dalam tubuh. Sehingga, khasiatnya mungkin bisa lebih dirasakan untuk kesehatan.

Baca juga: Makanan yang Mengandung Omega 3 untuk Menunjang Kesehatan Tubuh dan Otak

2. Baik untuk jantung

Manfaat berikutnya dari minyak krill adalah bisa menjaga kesehatan jantung. Menurut sebuah penelitian di Kanada, dosis dua hingga tiga gram minyak krill dalam sehari dapat membantu menurunkan trigliserida atau lemak dalam darah.

Minyak krill juga bisa menyeimbangkan kadar kolesterol di dalam tubuh dengan cara menekan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Belum lagi, ada efek penguatan pembuluh darah dari konsumsi minyak krill secara rutin.

Ketiga hal tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Kolesterol dan lemak darah misalnya, dapat menimbulkan plak yang lama-kelamaan bisa memicu penyumbatan pembuluh darah. Saat itu berlangsung, jantung dipacu bekerja lebih keras hingga berisiko mengalami penurunan fungsi.

3. Meredakan peradangan

Khasiat dari minyak krill selanjutnya adalah bisa membantu meringankan peradangan. Senyawa asam lemak omega-3 yang ditemukan pada minyak krill membawa zat antiinflamasi yang bermanfaat untuk mengatasi peradangan, menurut sebuah riset.

Bahkan, efek antiinflamasi tersebut dipercaya lebih tinggi jika dibandingkan dengan produk laut sumber omega-3 lainnya. Sebab, seperti yang telah disebutkan, omega-3 pada minyak krill lebih mudah diserap oleh tubuh.

Tak hanya antiinflamasi, senyawa pigmen jingga-merah muda yang disebut astaxanthin pada minyak krill juga bisa berfungsi sebagai antioksidan. Konsumsi 300 mg minyak krill setiap hari selama satu bulan cukup efektif menurunkan risiko peradangan pada tubuh hingga 30 persen.

4. Meringankan gejala nyeri sendi

Bagi penderita radang sendi atau arthritis, minyak krill dapat membantu mengatasi gejala nyeri yang ditimbulkan. Ini karena minyak krill memiliki sifat antiinflamasi yang bisa meringankan aktivitas peradangan.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, minyak krill secara signifikan dapat mengurangi nyeri dan kekakuan pada penderita osteoarthritis dan rheumatoid, dua jenis radang sendi yang paling umum diidap lansia.

Konsumsi minyak krill secara rutin selama 30 hari dapat mengurangi rasa sakit, terutama ketika sedang berdiri dan tertidur. Efek lain yang diberikan adalah pembengkakan yang lebih sedikit dan inflamasi yang lebih ringan di area persendian.

Hal tersebut bisa menunjang pengidap radang sendi untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa sakit yang berlebihan.

Baca juga: Mengenal Penyakit Arthritis, Radang Sendi Akibat Faktor Usia

5. Mengatasi gangguan saat haid

Secara umum, konsumsi lemak omega-3 dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ini juga berlaku untuk rasa nyeri berlebihan yang terjadi ketika sedang menstruasi.

Gejala sindrom pramenstruasi (PMS) bisa ditekan dengan mengonsumsi minyak krill. Bahkan, efeknya mungkin hampir sama seperti obat penghilang rasa sakit.

Dikutip dari Healthline, minyak krill dapat memberikan perbaikan gejala PMS yang signifikan jika dikonsumsi secara rutin.

Nah, itulah ulasan tentang manfaat minyak krill yang tak kalah berkhasiat dari minyak ikan. Untuk menjaga kebugaran tubuh, imbangi juga dengan asupan nutrisi bergizi lainnya, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 3 Februari 2021, 6 Science-Based Health Benefits of Krill Oil.
  2. Verywell Health, diakses 3 Februari 2021, The Health Benefits of Krill Oil.
  3. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 3 Februari 2021, Comparison of bioavailability of krill oil versus fish oil and health effect.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 3 Februari 2021, Evaluation of the effects of Neptune Krill Oil on the clinical course of hyperlipidemia.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 3 Februari 2021, Krill oil reduces intestinal inflammation by improving epithelial integrity and impairing adherent-invasive Escherichia coli pathogenicity.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 3 Februari 2021, Evaluation of the effect of Neptune Krill Oil on chronic inflammation and arthritic symptoms.

    register-docotr