Covid-19

Ziarah Jelang Ramadan saat Pandemi COVID-19, Jangan Lupa Protokol Kesehatan Ini!

April 7, 2021 | Richaldo Hariandja
feature image

Kegiatan ziarah ke tempat pemakaman umum (TPU) menjadi satu hal yang ramai dilakukan jelang Ramadan. Hal ini akan menyebabkan makam penuh pengunjung. Oleh karena itu, protokol kesehatan pun tidak boleh luput diterapkan saat kamu berziarah.

Seperti apa protokol kesehatan di TPU?

Sejauh ini, pemerintah sendiri belum mengeluarkan seruan khusus terkait protokol kesehatan di TPU. Namun, beberapa kejadian yang sudah lewat bisa dijadikan patokan. 

Salah satunya adalah protokol kesehatan yang diterapkan di Taman Makam Pahlawan Boyolali.  Kala itu Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar acara Ziarah Nasional untuk memperingati Hari Pahlawan, kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Pada intinya, protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Salah satu yang ditekankan adalah penggunaan masker oleh seluruh peserta.

Seperti apa protokol resmi pemerintah?

Pemerintah Indonesia sendiri sebetulnya sudah memiliki protokol kesehatan khusus yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020.

Kepmenkes tentang Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 itu menekankan 4 poin dalam perlindungan kesehatan individu, yaitu:

  • Menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya
  • Membersihkan tangan secara teratur dengan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol/handsanitizer
  • Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk menghindari terkena droplet dari orang yang bicara, batuk atau bersin. Serta menghindari kerumunan, keramaian dan berdesakan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mengonsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dan istirahat yang cukup

Kenapa di TPU harus menerapkan protokol kesehatan?

Kegiatan berziarah atau menghadiri pemakaman di TPU berpeluang untuk mengundang massa. Jika tidak melakukan protokol kesehatan, maka penyebaran COVID-19 pun bisa terjadi di sana.

Itu sebabnya, menghadiri pemakaman kala pandemi juga harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, menilik dari yang sudah dilakukan Pemerintah Britania Raya. Mereka memberikan panduan protokol kesehatan saat menghadiri pemakaman, berikut isinya:

  • Berada setidaknya 2 meter dari orang lain
  • Cuci tangan secara berkala selama 20 detik atau menggunakan hand sanitizer
  • Hindari menyentuh mata, hidung atau mulut
  • Saat batuk atau bersin, tutupi hidung dan mulut menggunakan tisu, dan buang tisu tersebut ke tempat yang aman
  • Pakai penutup wajah, baik masker ataupun face shield
  • Hindari bernyanyi atau berteriak karena ini dapat meningkatkan transmisi udara penyebaran virus

Bagaimana dengan tempat pemakaman khusus?

Selain TPU, ada pula Tempat Pemakaman Khusus (TPK). Salah satu peruntukan TPK kala pandemi adalah menampung jenazah korban COVID-19 itu sendiri.

Di Kabupaten Gowa, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di sana mengeluarkan surat edaran mengenai aturan ziarah ke pemakaman khusus pasien COVID-19, lho!

“Pelaksanaan ziarah ke TPK COVID-19 Macanda diatur mengikuti protokol kesehatan ketat untuk menghindari risiko penularan COVID-19 bagi para peziarah,” ucap Ketua Satgas COVID-19 provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam laman Jawapos.com.

Apa saja syarat dan protokol kesehatan berziarah ke TPK?

Dalam laman tersebut, Andi mengatakan warga yang hendak berziarah ke TPK harus lebih dahulu mendaftar secara daring. “Diperbolehkan datang setelah mendapat konfirmasi dari tim Satgas COVID-19,” kata dia.

Di sana, waktu ziarah dibatasi mulai pukul 09:30 WITA hingga 11:30 WITA serta pukul 15:30 WITA hingga 17:30 WITA. Jumlah peziarah pun dibatasi, dalam satu sesi ziarah maksimal hanya dua rombongan keluarga yang boleh masuk ke makam selama 30 menit.

Protokol kesehatan yang harus dijalankan adalah pemakaian alat pelindung diri (APD) oleh peziarah. “Itu dilakukan selama berada di pemakaman, yang terpenting dan wajib adalah pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” kata dia.

Demikianlah berbagai protokol kesehatan yang perlu diperhatikan jika kamu berziarah sebelum bulan Ramadhan nantinya. Jangan lengah di tengah pandemi ini, ya!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

register-docotr