Covid-19

Superfood untuk Jaga Imunitas Tubuh selama Pandemi? Ini Daftarnya

June 27, 2021 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Konsumsi makanan yang seimbang, cukup tidur dan berolahraga setiap hari menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Apalagi dengan kondisi pandemi COVID-19 ini, kita perlu menemukan cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebanyak mungkin salah satunya dengan superfood.

Superfood untuk tingkatkan kekebalan tubuh menghadapi pandemi COVID-19

Tubuh menggunakan dan menyerap nutrisi lebih efisien ketika mereka berasal dari sumber makanan utuh seperti buah-buahan dan sayuran, daripada makanan olahan atau suplemen. 

Salah satunya dengan memastikan mengonsumsi makanan tinggi nutrisi atau superfood. Tujuannya adalah penambah kekebalan agar dapat mengambil peran aktif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Mendapatkan berbagai makanan dan nutrisi ini sangat penting dibandingkan dengan berfokus hanya pada satu atau dua dalam jumlah besar. Melansir laman UC Health berikut ini beberapa makanan kaya nutrisi yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh:

1. Vitamin C 

Mengonsumsi makanan yang tinggi dengan vitamin C seperti jeruk bali, jeruk keprok, paprika merah, brokoli, stroberi, kangkung, dan buah kiwi dianggap dapat meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan kunci untuk melawan infeksi.

2. Vitamin E 

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang merupakan kunci untuk mengatur dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Makanan yang kaya vitamin E antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan bayam.

3. Teh hijau 

Teh hijau dikemas dengan antioksidan yang telah terbukti meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Ini juga mengandung asam amino yang dapat membantu produksi senyawa pelawan kuman di sel T, dan mengurangi peradangan dalam tubuh serta membantu melawan infeksi. Teh hijau dapat dikonsumsi panas, dingin atau sebagai bubuk matcha.

4. Beta-karoten 

Beta-karoten diubah menjadi vitamin A, yang merupakan vitamin anti-inflamasi dengan manfaat membantu antibodi merespons racun, seperti virus. Wortel, bayam, kangkung, aprikot, ubi jalar, labu, dan melon adalah sumber beta-karoten yang baik. 

Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak, jadi mengonsumsi makanan dengan lemak sehat akan membantu penyerapannya. Kombinasi penambah kekebalan yang hebat adalah wortel dengan hummus tradisional atau salad bayam dengan alpukat atau minyak zaitun sebagai sausnya.

5. Vitamin D 

Vitamin D sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan membantu mengatur respons kekebalan tubuh. Vitamin D dapat ditemukan pada ikan salmon, tuna kalengan, kuning telur, dan jamur.

Tubuh juga dapat mensintesis vitamin D hanya dengan 13-15 menit sinar matahari tiga kali seminggu.

6. Bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan kuman dalam berbagai cara dengan cara merangsang sel-sel penting untuk melawan penyakit dan membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. 

Ini membantu meningkatkan produksi sel T yang melawan virus dan dapat mengurangi jumlah hormon stres yang diproduksi tubuh. 

7. Probiotik, kesehatan & kekebalan usus

Yoghurt, kombucha, sauerkraut, kimchi, acar, tempe (kedelai fermentasi), dan beberapa jenis keju mengandung kultur hidup yang juga dikenal sebagai probiotik, dianggap membantu merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. 

Mikrobioma atau “bakteri baik” dalam sistem pencernaan menentukan bagaimana nutrisi lain dan bakteri berbahaya diproses dalam tubuh, membuat probiotik menjadi salah satu fungsi terpenting untuk kekebalan. 

Mikrobioma membantu tubuh memproses nutrisi dan juga bertindak sebagai penghalang ekstra untuk melawan bakteri serta jamur berbahaya.

Baca juga: Amankah Melakukan Suntik Vitamin C dan Vaksin COVID-19 secara Bersamaan?

8. Vitamin B-6

Vitamin B-6 sangat penting dalam pembentukan sel darah merah baru dan sehat, serta membantu menjaga sistem limfatik. Ayam, kalkun, salmon, tuna, buncis, pisang, sereal yang diperkaya, dan ragi nutrisi adalah pilihan bagus untuk mengonsumsi vitamin B-6.

9. Zinc

Sel-sel sistem kekebalan membutuhkan zinc untuk berfungsi sebagaimana mestinya. Zinc adalah mineral yang tidak disimpan atau diproduksi oleh tubuh kita. 

Sementara tiram memiliki kandungan zinc tertinggi dalam makanan, ada beberapa pilihan lain seperti kerang ( kepiting, lobster, dan remis), unggas (ayam atau kalkun), daging merah dan kacang-kacangan.

Zinc juga ditemukan dalam sereal yang diperkaya dan beberapa roti, tetapi penyerapan terbaik berasal dari makanan hewani.

10. Air 

Air membantu menghasilkan getah bening yang membawa sel darah putih dan sel sistem kekebalan lainnya ke seluruh tubuh. Ada banyak makanan dengan kandungan air yang tinggi seperti mentimun, semangka, dan seledri. 

Jika kesulitan minum air putih, cobalah secangkir teh hijau dengan lemon, semangka, mentimun, atau air mint untuk minuman pembangkit sistem kekebalan tubuh.

Pikirkan hidrasi yang tepat sebagai cara untuk memudahkan nutrisi penambah kekebalan agar sampai ke tempat yang mereka butuhkan di dalam tubuh.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
register-docotr