Covid-19

Fakta Tentang Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Paket Kiriman Barang

November 8, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Keberadaan virus corona diakui telah banyak mengubah berbagai aspek dalam kehidupan kita. Salah satunya adalah adanya ketakutan tertular, karena virus corona konon bisa menyebar lewat paket barang atau bungkus makanan.

Kecemasan ini bahkan tetap muncul, meski kamu tidak menerima kiriman barang sesering biasanya.

Lalu apakah kamu harus melakukan langkah pengamanan ekstra mengenai hal ini?

Untuk menemukan jawabannya, simak dulu beberapa fakta seputar kemungkinan virus corona bisa menyebar lewat paket berikut ini.

Kaitan antara virus corona dan paket barang

Kekhawatiran soal adanya penularan virus corona lewat paket, dimulai ketika beberapa waktu lalu pemerintah China melaporkan penemuan sejumlah paket makanan beku yang terkontaminasi oleh virus ini.

Hal serupa juga ditemukan oleh pemerintah Selandia Baru, di mana mereka langsung aktif menelusuri barang-barang kemasan yang diimpor untuk mencari jejak keberadaan virus tersebut.

Meskipun sejauh ini belum ditemukan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus COVID-19 bisa menular lewat makanan, atau kemasannya. Namun hal ini tetap menjadi temuan penting untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan di masa mendatang.

Baca juga: Kamus Penyakit, COVID-19 (Virus Corona)

Apakah virus corona bisa menyebar lewat paket?

Pertanyaan di atas menjadi sangat penting untuk diketahui jawabannya, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam menentukan langkah-langkah menghadapi virus corona.

Untuk itu kamu perlu membaca beberapa fakta berikut ini terlebih dahulu.

Lama virus COVID-19 bertahan pada kemasan barang

Virus corona dapat bertahan hidup di atas karton selama sekitar 24 jam, dan di plastik hingga tiga hari. Lamanya virus bertahan sangat tergantung pada bahan, suhu dan kelembapan yang ada dalam kemasan tersebut.

Apakah virus corona bisa menggandakan diri di permukaan paket?

Jawabannya adalah tidak. Virus ini tidak dapat mereplikasi diri baik di permukaan makanan ataupun kemasannya. Ini karena virus corona memiliki daya tahan hidup yang semakin lemah jika berada di benda mati.

Hal tersebut menyebabkan jumlah virus yang terdeteksi di permukaan berkurang drastis seiring dengan berjalannya waktu.

Dilansir dari Houstonmethodist juga mengatakan bahwa jumlah virus pada paket sangat berkurang setidaknya dalam rentang waktu 4 jam.

Apakah manusia bisa terinfeksi virus corona dari bungkus makanan?

Dilansir melalui The Jakarta Post, Eyal Leshem, Direktur the Center for Travel Medicine and Tropical Diseases di Sheba Medical Center, Israel, mengatakan bahwa infeksi dari kontak dengan virus corona pada kemasan makanan masih belum dianggap sebagai rute utama terjadinya penularan.

Hal ini juga belum dapat menjadi peristiwa yang secara substansial memengaruhi kebijakan kesehatan mengenai penanganan virus corona di masyarakat

Justru CDC mengatakan bahwa penularan dari orang ke orang melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, masih merupakan cara yang paling mungkin untuk menyebarkan virus corona.

Artinya, menjaga jarak sosial, mencuci tangan, mengenakan masker di tempat umum, serta membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang biasa disentuh, masih merupakan cara paling efektif untuk melindungi diri dari COVID-19.

Baca juga: Fakta di Balik Temuan Virus COVID-19 Bertahan 28 Hari di Layar Ponsel

Tips mengirim dan menerima paket selama pandemi

Meskipun penularan COVID-19 dari permukaan ke orang melalui paket secara teknis memiliki kemungkinan yang sangat kecil, namun kamu tetap bisa melakukan langkah pengamanan diri saat menerima dan mengirim paket berikut ini.

  1. Hindari kontak dekat dengan pengantar barang. Pilih pengiriman bebas kontak, misalnya dengan meminta agar paket ditinggalkan di tempat yang aman di luar rumah.
  2. Jika kamu harus menerima paket secara langsung, pastikan untuk menjaga jarak sejauh 2 meter antara kamu dan pengirim barang.
  3. Cuci tangan setelah menyentuh paket dengan sabun dan air, atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
  4. Disinfeksi permukaan paket dengan meletakkan bungkus paket di meja dapur saat membukanya, lalu semprotkan cairan pembersih rumah tangga atau larutan pemutih ke permukaan perabotan yang terkena paket tersebut.
  5. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut setelah memegang paket.

Jika kamu masih merasa cemas, tak ada salahnya mendiamkan paket agar tidak tersentuh di ruang yang terisolasi selama beberapa jam, atau sepanjang hari.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

How Long Can Coronavirus Survive on Packages?, https://www.houstonmethodist.org/blog/articles/2020/apr/how-long-can-coronavirus-survive-on-packages/ diakses pada 2 November 2020

Frequently Asked Questions, https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/faq.html diakses pada 2 November 2020

What we know about possible COVID-19 transmission from freight and packages, https://www.thejakartapost.com/news/2020/08/13/what-we-know-about-possible-covid-19-transmission-from-freight-and-packages.html diakses pada 2 November 2020

    Berita Terkait
    register-docotr