Covid-19

Berhubungan Intim Setelah Divaksin COVID-19, Boleh Atau Tidak?

May 14, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Sebelum dan setelah divaksin COVID-19, ada banyak hal yang harus dipatuhi oleh seseorang. Salah satu aturan yang terlanjur menyebar dan dipercaya sebagian kalangan adalah larangan berhubungan intim setelah divaksin.

Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa seks tetap dapat dilakukan setelah vaksinasi. Lantas, sebenarnya berhubungan intim setelah divaksin COVID-19 diperbolehkan atau tidak? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan setelah Disuntik Vaksin COVID-19, Apa Saja?

Pentingnya vaksinasi di tengah pandemi

Dikutip dari Public Health England, vaksin COVID-19 terbukti bisa mengurangi kemungkinan untuk terpapar COVID-19. Sebelum digunakan secara resmi dan massal, setiap vaksin telah diuji melibatkan puluhan ribu orang atau lebih di beberapa negara yang berbeda.

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah memulai vaksinasi sejak awal 2021, diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 84 Tahun 2020. Vaksin yang digunakan juga berasal dari beberapa perusahaan farmasi dunia, salah satunya adalah Sinovac.

Sinovac merupakan vaksin yang terbuat dari virus Corona yang telah dinonaktifkan, bekerja dengan cara ‘mengajarkan’ sistem imun untuk membuat antibodi. Antibodi itu lalu menempel ke protein virus SARS-CoV-2 untuk memusnahkannya.

Setelah vaksinasi, sistem kekebalan akan merespons infeksi virus yang masih hidup. Sel B akan menghasilkan antibodi dengan target protein dari virus yang hidup tersebut agar tak memasuki sel. Tak hanya itu, vaksin juga bekerja dengan mengingat dan menyimpan informasi tentang virus.

Berhubungan intim setelah divaksin, bolehkah?

Dikutip dari Planned Parenthood, jika sudah mendapatkan vaksinasi penuh, kamu boleh melakukan hubungan seks dengan orang lain tanpa menggunakan masker atau menerapkan social distancing. Dengan catatan, orang tersebut juga sudah mendapatkan vaksin lengkap.

Vaksin lengkap artinya kamu dan pasanganmu sudah mendapatkan dua kali suntik vaksin. Kamu juga boleh berada di ruangan yang sama dan melakukan hubungan intim dengan orang yang belum divaksinasi. Asalkan, orang itu tidak berisiko tinggi terkena penyakit serius akibat COVID-19.

Menurut penjelasan Anne Liu, seorang spesialis penyakit menular, setelah mendapatkan vaksin lengkap, kamu bisa dan cukup aman melakukan hubungan seks. Tidak ada risiko tambahan untuk terpapar COVID-19 dari seks.

Pedoman baru dari CDC

Pendapat soal diperbolehkannya berhubungan intim setelah vaksin sendiri didasari oleh pedoman terbaru Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang terbit pada April 2021.

CDC menyebutkan, jika sudah divaksinasi penuh, kamu dapat melakukan banyak hal yang sebelumnya terhenti karena pembatasan di tengah pandemi. Vaksin COVID-19 cukup efektif melindungi kamu dari infeksi virus Corona.

Seseorang dikatakan telah mendapat vaksin lengkap pada dua minggu setelah suntikan kedua.

Setelah mendapat vaksin lengkap, kamu boleh melakukan aktivitas bersama orang lain (yang tinggal dalam satu rumah) tanpa masker atau social distancing, kecuali orang tersebut berisiko tinggi terinfeksi penyakit dari COVID-19.

Baca juga: CDC: Boleh Lepas Masker Usai Divaksin Penuh Asal Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Pencegahan tetap perlu dilakukan

Terlalu dini untuk menyimpulkan apakah vaksin bisa melindungi tubuh dari paparan virus Corona melalui hubungan seks. Pencegahan merupakan langkah pengamanan terbaik. Jika ingin berhubungan seks, tunggu hingga dua sampai tiga pekan setelah menerima suntikan kedua.

Pencegahan itu juga bisa dengan menggunakan alat kontrasepsi. Kondom misalnya, sebaiknya tetap dipakai saat berhubungan intim setelah divaksin, baik untuk pria maupun wanita. Sebab, ketika berhubungan seks, kontak cairan tubuh biasanya sulit dihindari.

Penggunaan kondom juga bisa melindungi diri dari risiko penyebaran penyakit menular seksual. Pada beberapa kasus, penyakit menular seksual dapat menurunkan sistem kekebalan. Jika ada infeksi lain yang menyerang, sistem imun mungkin akan kesulitan untuk melawannya.

Nah, itulah ulasan tentang boleh atau tidaknya berhubungan intim setelah divaksin COVID-19. Untuk memberi perlindungan lebih dari risiko penularan, pastikan kamu sudah mendapat dua kali suntik vaksin sebelum melakukan hubungan seks dengan pasangan, ya!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

  1. Public Health England, diakses 3 Mei 2021, What to expect after your COVID-19 vaccination.
  2. Komite Penanganan COVID-19 Nasional, diakses 3 Mei 2021, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 84 Tahun 2020.
  3. The New York Times, diakses 3 Mei 2021, How the Sinovac Vaccine Works.
  4. Planned Parenthood, diakses 3 Mei 2021, I got the COVID-19 vaccine — is it safe to start dating again?
  5. Centers for Disease Control and Prevention (CDC), diakses 3 Mei 2021, When You’ve Been Fully Vaccinated.
  6. Inside Hook, diakses 3 Mei 2021, Is It Safe to Have Sex Once You’re Vaccinated?
  7. Indian Express, diakses 3 Mei 2021, Is it safe to have sex after you take the COVID vaccine? Here’s what experts say.

    register-docotr