Covid-19

4 Tips Mengatur Sirkulasi Udara di Kantor agar Terhindar dari Risiko COVID-19

May 10, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Aktivitas masyarakat yang saat ini mulai meningkat menimbulkan risiko penularan baru, khususnya di perkantoran.

Oleh karenanya, semua tempat kerja harus memerhatikan pelaksanaan protokol kesehatan. Termasuk menjaga agar sirkulasi udara di dalam ruangan terjaga dengan baik.

Ini bertujuan untuk menghindari risiko penularan COVID-19 dan menciptakan klaster perkantoran baru.

Baca juga: 3 Alasan Lansia Tidak Diprioritaskan Mendapat Vaksin COVID-19

Mengapa kualitas udara dalam ruangan penting?

Dilansir United States Environmental Protection Agency (EPA), kualitas udara dalam ruangan kantor sangat penting karena dapat berdampak pada kesehatan, kenyamanan, kesejahteraan dan produktivitas karyawan.

Studi yang dilakukan oleh EPA menunjukkan bahwa lingkungan dalam ruangan terkadang memiliki tingkat polutan yang lebih tinggi daripada yang ditemukan di luar.

Polutan di dalam ruangan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk COVID-19. Oleh sebab itu upaya peningkatan kualitas udara dalam ruangan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko persebaran COVID-19.

Faktor-faktor yang berpengaruh pada kualitas udara dalam ruangan

Menjaga kualitas udara dalam ruangan adalah suatu hal yang kompleks dan dipengaruhi berbagai faktor, seperti:

  1. Desain ruangan
  2. Pemeliharaan
  3. Sumber polutan
  4. Pengoperasian sistem ventilasi gedung

Diperlukan strategi yang menyeluruh agar setiap faktor tersebut dapat bersinergi dalam menciptakan sirkulasi udara yang aman. Terutama bagi para pekerja di era pandemi.

Baca juga: Fakta di Balik Hoax Vaksin Sinovac Bisa Memperbesar Alat Kelamin

Tips mengatur sirkulasi udara di kantor saat pandemi

Dilansir The Conversation, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan agar sirkulasi udara selama bekerja di dalam ruangan kantor bisa membantu mengurangi risiko penularan COVID-19:

1. Selalu buka jendela dan pintu

Strategi terbaik sekaligus termudah yang bisa kamu lakukan adalah membuka jendela dan pintu selama bekerja. Ini akan membuat sirkulasi udara mengalir dan tidak ‘macet’ di situ-situ saja.

Diharapkan tips ini bisa membantu mengurangi kemungkinan virus COVID-19 berdiam diri di dalam ruangan. Ini berpotensi menginfeksi setiap orang yang berada di dalam kantor.

2. Atur pendingin udara untuk menarik udara segar dari luar

Kamu tetap bisa menggunakan air conditioner atau AC selama bekerja di era pandemi. Hanya saja kamu perlu melakukan pengaturan yang tepat terkait hal ini.

Jika selama ini kamu memakai AC untuk mengedarkan udara yang sama secara terus menerus di dalam ruangan. Kini lakukan sebaliknya. Pastikan AC diatur untuk membawa 100 persen udara segar dari luar ke dalam ruangan.

Kantor yang tetap beroperasi selama pandemi juga harus meminta teknisi memperbaiki sistem AC. Terutama untuk menarik udara segar lebih cepat daripada pengaturan sebelum era COVID-19.

3. Gunakan kipas angin

Panduan yang dirilis minggu lalu oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS merekomendasikan untuk menggunakan kipas angin. Letakkan di dekat jendela yang terbuka agar bisa meningkatkan aliran udara.

Tapi perlu diingat, seperti halnya AC, kipas angin juga bisa berbahaya jika mendorong udara secara langsung dari satu orang ke orang lain, dan satu orang tersebut ternyata terinfeksi corona.

Jadi kamu harus menempatkan kipas angin dengan tepat agar bisa meningkatkan aliran udara segar ke dalam ruangan.

4. Filter HEPA bukan sebuah keharusan

High-efficiency particulate air (HEPA), adalah filter udara partikulat efisiensi tinggi yang banyak dipasarkan sebagai cara untuk mengurangi konsentrasi partikel SARS-CoV-2 di udara.

Efektivitasnya tergantung pada kapasitas aliran udara unit, konfigurasi ruangan, jumlah orang di dalam ruangan, dan posisi filter di dalam ruangan.

Tetapi belum ada bukti yang menunjukkan bahwa unit filter HEPA portabel akan membantu mengurasi risiko penularan corona di dalam rumah atau ruangan kantor.

Karena sejauh ini filter HEPA baru diketahui kemungkinan efektif di beberapa area perawatan kesehatan, seperti bangsal COVID di rumah sakit atau di panti jompo.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

United States Environmental Protection Agency diakses pada 7 Mei 2021

The Conversation diakses pada 7 Mei 2021

COVID-19.go.id diakses pada 7 Mei 2021

    register-docotr