Melahirkan

Kaki Bengkak Setelah Lahiran? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

March 22, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kaki bengkak setelah lahiran banyak dialami oleh wanita dan termasuk hal yang normal terjadi. Perlu diketahui, wanita mungkin mengalami pembengkakan atau disebut juga dengan edema selama kehamilan dan akan berlanjut setelah melahirkan.

Terkadang, kondisi ini cukup menyebalkan karena dianggap mengganggu penampilan sehingga banyak cara dilakukan untuk mengatasinya. Nah, untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi kaki bengkak setelah lahiran yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Mengenal Tahap-tahap Pembukaan Lahiran, Mulai dari Kontraksi sampai Persalinan!

Apa penyebab kaki bengkak setelah lahiran?

Menurut American Pregnancy Association, tubuh wanita menghasilkan darah dan cairan 50 persen lebih banyak selama kehamilan untuk mendukung perkembangan bayi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa seorang wanita dapat menahan lebih dari 3,0 kilo atau 6,6 pon cairan di seluruh tubuh.

Dilansir dari Medical News Today, pembengkakan pascapersalinan terjadi ketika berat air dari kehamilan menumpuk di dalam tubuh dan tetap ada setelah bayi lahir. Pembengkakan ini umumnya akan menyerang tungkai, kaki, pergelangan kaki, serta wajah.

Pembengkakan pascapartum dapat terjadi setelah persalinan caesar maupun pervaginam. Beberapa penyebab kaki bengkak setelah lahiran yang perlu kamu ketahui, antara lain sebagai berikut.

Cairan ekstra yang diterima selama persalinan

Jika kamu mengalami epidural selama persalinan, maka cairan IV diperlukan untuk memastikan tekanan darah tidak turun. Selain itu, ketika kamu menjalani operasi caesar biasanya membutuhkan infus di mana cairan ekstra tersebut tidak langsung menghilang.

Dorongan selama persalinan

Kaki bengkak setelah lahiran juga bisa disebabkan karena melakukan dorongan selama persalinan. Dorongan yang kuat ini dapat mengakibatkan cairan kehamilan ekstra berpindah ke ekstremitas dan wajah. 

Hormon

Selama kehamilan, kadar progesteron pada wanita akan meningkat. Salah satu hasil dari progesteron ekstra tersebut adalah retensi air ekstra yang menyebabkan pembengkakan selama kehamilan di mana biasanya berlanjut setelah melahirkan.

Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak setelah lahiran?

Kaki bengkak setelah lahiran biasanya tidak membutuhkan perawatan medis lebih lanjut. Namun, perawatan rumahan dapat dilakukan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi. Beberapa pengobatan alami untuk pembengkakan pascamelahirkan, yakni:

Konsumsi air putih

Mengonsumsi air putih mungkin berlawanan dengan intuisi, namun tetap terhidrasi diketahui dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, dehidrasi membuat tubuh menahan kelebihan air.

Air juga bisa mendorong produk limbah melalui ginjal, yang dapat menjaga sistem tubuh tetap sehat serta mempercepat pemulihan pascakehamilan. Untuk itu, pastikan kamu cukup minum air untuk membantu mengurangi retensi air pada tubuh.

Angkat kaki

Untuk mengurangi kaki bengkak setelah lahiran, luangkan waktu untuk mengangkat kaki di atas ketinggian jantung. Cara ini diketahui dapat membantu mendorong air mengalir ke seluruh tubuh. 

Cairan secara alami mengalir ke kaki saat seseorang berdiri sehingga mengangkat kaki dapat mengurangi pembengkakan sementara. Selain itu, hindari menghentikan aliran darah ke kaki yang dapat terjadi saat seseorang menyilangkan kaki atau duduk dalam posisi terbatas.

Lakukan olahraga ringan

Banyak orang menemukan bahwa olahraga ringan setelah melahirkan dapat membantu mengurangi pembengkakan pada kaki. Bergerak akan membuat darah dan air dapat bersirkulasi dengan baik dan mencegahnya menumpuk.

Namun, pastikan untuk menghentikan olahraga atau gerakan ketika tubuh sudah merasakan sakit. Beberapa kegiatan olahraga ringan yang dianjurkan untuk wanita pascamelahirkan adalah berjalan, yoga, renang, serta pilates.

Kenakan stocking kompresi

Penulis studi tahun 2017 menemukan bahwa memakai stoking kompresi dapat membantu mengurangi pembengkakan pada kaki dalam periode 24 jam setelah melahirkan. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk hal tersebut.

Perlu dipahami, stoking kompresi umumnya dapat membantu meningkatkan aliran darah dengan mengurangi ukuran pembuluh darah di kaki. Stoking ini akan mendorong pembuluh darah untuk mengedarkan lebih banyak darah dalam waktu yang singkat.

Hindari makanan olahan

Makanan olahan yang mengandung natrium tinggi perlu dihindari karena dapat menyebabkan kembung dan memperparah pembengkakan pascapartum.

Pedoman diet untuk orang Amerika tahun 2015-2020 merekomendasikan agar orang makan tidak lebih dari 2.300 miligram natrium per hari.

Karena itu, usahakan untuk meminimalkan konsumsi garam dalam makanan. Memeriksa kandungan natrium pada kemasan makanan juga dapat membantu menjaga asupan garam dan mengurangi retensi air.

Baca juga: Bahayakah Mengalami Alergi saat Hamil? Simak Penjelasan Lebih Lengkapnya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2016), diakses 17 Maret 2021. 7 Natural Treatments for Postpartum Swelling
  2. Parents.com (2019), diakses 17 Maret 2021. Swollen Feet and Pregnancy: Your Feet Before and After Baby
  3. What to Expect (2020), diakses 17 Maret 2021. Is Postpartum Swelling Normal?
  4. Medical News Today (2018), diakses 17 Maret 2021. Natural treatments for postpartum swelling
    register-docotr