Kehamilan

Penyebab Perut Kembung saat Hamil dan Cara Tepat untuk Mengatasinya

August 13, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Perut kembung saat hamil seringkali terjadi sehingga menyebabkan ketidaknyamanan hingga kram, lho! Peningkatan kembung dan gas, termasuk kentut dan sendawa bisa mengganggu selama kehamilan.

Perasaan kembung bisa sangat ringan atau tidak menyenangkan sehingga berbagai cara akan dilakukan untuk menyembuhkannya. Nah, untuk lebih informasi lebih lanjut yuk simak penjelasan mengenai penyebab perut kembung saat hamil serta penanganannya. 

Baca juga: 5 Manfaat Menyusui bagi Ibu: Turunkan Berat Badan hingga Cegah Depresi

Apa penyebab perut kembung saat hamil?

Perlu diketahui, tubuh dapat membuat gas karena bakteri alami di perut dan usus memecah makanan yang kamu makan selama proses pencernaan. Selain itu, udara juga bisa masuk ke dalam tubuh dengan menelannya ketika makan, minum, tertawa, bernapas, dan berbicara.

Masuknya gas ini kemudian menyebabkan kembung, yaitu perut menjadi terasa penuh karena penumpukan gas, sehingga muncul perasaan tidak nyaman.

Dilansir dari Medical News Today, nyeri karena penumpukan gas dapat mengakibatkan nyeri hebat di seluruh perut, punggung, dan dada.

Penyebab kembung di awal kehamilan:

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi untuk menebalkan rahim dan mempersiapkan tempat untuk janin berkembang, ternyata juga dapat mempengaruhi sistem pencernaan lho.

Progesteron dapat membuat otot di tubuh rileks, termasuk saluran cerna. Saat saluran cerna rileks, maka sistem pencernaan juga ikut melambat. Sehingga banyak gas yang terbentuk di saluran cerna sehingga menyebabkan kembung.

Estrogen yang meningkat dalam tubuh dapat menahan gas dan air di dalam saluran cerna, yang mana dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri pada perut.

Penyebab kembung di akhir kehamilan:

Saat trimester ke dua dan ketiga, morning sickness dan pegal mulai hilang. Uterus mulai membesar seiring dengan pertumbuhan janin, yang mana dapat menekan organ di sekitarnya, salah satunya usus, sehingga dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan seperti konstipasi. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan gas dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut dan perut terasa nyeri.

Baca juga: Operasi Bibir Vagina Labiaplasty, Adakah Efek Samping yang Mungkin Terjadi?

Bagaimana cara mengatasi perut kembung saat hamil?

Pada dasarnya, sangat tidak mungkin untuk mencegah perut kembung saat kehamilan. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola masalah gas dalam perut. Salah satu cara yang paling tepat adalah menghindari makanan pemicu perut kembung.

Beberapa jenis makanan yang menghasilkan gas, termasuk kacang-kacangan, biji-bijian, brokoli, asparagus, serta kubis. Karena itu, tindakan terbaik yang bisa dilakukan adalah mencari tahu makanan pemicu munculnya gas dalam perut dan mengurangi konsumsinya.

Untuk membantu pencernaan, cobalah untuk menerapkan beberapa macam kebiasaan. Nah, kebiasaan yang bisa diikuti adalah hindari berbicara dengan mulut penuh, kunyah makanan dengan baik, dan berolahraga.

Aktivitas fisik selama kehamilan bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mempermudah tubuh untuk melepaskan gas. Jalan kaki singkat atau peregangan ringan dapat membantu meredakan masalah sembelit dan mengeluarkan gas dalam tubuh dengan cepat.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medical News Today (2019), diakses 10 Agustus 2020. What causes gas pain during pregnancy?
  2. Very Well Family (2020), diakses 10 Agustus 2020. Painful Gas Causes and Prevention During Pregnancy
  3. American Pregnancy Association, diakses 10 Agustus 2020. Pregnancy Gas
    register-docotr