Kehamilan

Hasil Test Pack Tidak Akurat? Mungkin Kamu Melakukan Kesalahan Berikut Ini

October 23, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Memastikan kehamilan dengan test pack adalah salah satu cara termudah dan tercepat. Apalagi, saat ini berbagai alat test pack sudah mencantumkan keakuratan hingga 99 persen.

Namun apakah benar, hasil penggunaan test pack selalu akurat? Sayangnya, beberapa orang yang menggunakan alat tes kehamilan tersebut, tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan, sehingga hasilnya tidak akurat. Nah, berikut ini adalah lima kesalahan penggunaan test pack yang umum terjadi.

5 kesalahan yang sering terjadi saat menggunakan test pack

Apakah kamu sudah menggunakan test pack sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera? Jika kamu mendapatkan hasil yang tidak sesuai, mungkin kamu melakukan salah satu kesalahan berikut ini.

1. Terlalu cepat menggunakan test pack

Test pack adalah alat tes kehamilan yang dirancang untuk mendeteksi hormon kehamilan yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Kadar hCG, menurut situs clevelandclinic, dapat dideteksi di dalam urine sekitar 10 hari setelah pembuahan.

Jika kamu melakukan tes kehamilan sebelum 10 hari sejak pembuahan, mungkin kamu akan mendapatkan hasil negatif, karena hCG belum terdeteksi. Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih akurat, sebaiknya lakukan tes kehamilan jika siklus menstruasi telat selama 5 hingga 10 hari.

Kondisi sebaliknya juga bisa terjadi, loh. Biasanya disebut positif palsu atau sebenarnya kamu tidak hamil, namun test pack menunjukkan hasil positif. Ini bisa terjadi karena pengaruh mengonsumsi obat-obatan.

Seperti obat kesuburan yang mengandung hCG. Ketika strip test pack mendeteksi adanya kadar hCG, maka akan menganggapnya sebagai kehamilan dan menunjukkan hasil positif.

2. Waktu melakukan tes yang tidak sesuai petunjuk

Kesalahan umum yang terjadi dalam penggunaan test pack adalah tidak memerhatikan waktu pengambilan urine. Urine yang baik untuk tes kehamilan adalah urine pertama kamu di pagi hari.

Alasannya karena urine tersebut mengandung kadar hCG yang paling mudah dideteksi. Atau, jika tidak memungkinkan, pastikan melakukan tes dengan urine yang sudah berada di kandung kemih setidaknya selama 4 jam.

Selain itu, jangan memaksakan untuk buang air kecil. Misalnya banyak minum untuk memancing keinginan buang air kecil. Melakukan hal tersebut justru dapat membuat urine encer dan menipiskan kadar hCG.

3. Tidak mengikuti penggunaan test pack

Dalam setiap test pack pastinya akan dilengkapi dengan petunjuk penggunaan. Jika kamu menggunakan test pack berbentuk strip, maka perlu mencelupkan strip ke dalam urine yang telah dikumpulkan di satu wadah.

Dalam petunjuk penggunaan, akan diberitahu berapa lama waktu untuk mencelupkan strip tersebut. Baca dengan teliti petunjuk tersebut. Jika diminta untuk mencelupkan selama 30 detik, pastikan kamu mencelupkan sesuai dengan waktu yang diminta.

Apabila kamu menggunakan test pack yang langsung ditetesi urine, kamu juga perlu memastikan telah mengikuti petunjuk pemakaian. Jika diminta untuk mengalirkan urine selama 5 detik ke arah test pack, lakukan sesuai yang diminta.

Untuk memastikannya, gunakan alat bantu stopwatch. Karena mencelupkan atau membiarkan test pack terkena urine lebih cepat atau lebih lama dari yang ditentukan, dapat mengganggu hasil tes kehamilan.

4. Lalai membaca hasil test pack

Setelah test pack dicelupkan ke dalam urine atau ditetesi urine, kamu perlu menunggu untuk melihat hasilnya. Jangan terlalu cepat atau terlalu lama untuk mengonfirmasi hasilnya.

Jika terlalu cepat, test pack mungkin menunjukkan hasil negatif, padahal itu bukan hasil yang sebenarnya. Tapi jika terlalu lama memastikan hasil dari yang sudah ditentukan, apapun yang ditunjukkan, tidak lagi akurat.

Alasannya, pada test pack berbentuk strip, jika kamu melihat hasilnya terlalu lama, urine bisa menyerap dan menyebabkan bias dua garis yang menunjukkan hasil positif hamil. Padahal sebenarnya kamu tidak hamil.

Karena itu, jika pada petunjuk pemakaian diminta untuk menunggu selama tiga menit. Maka hasil setelah tiga menit itu lah, yang akurat menunjukkan kondisi dirimu hamil atau tidak.

5. Tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa test pack

Kamu mungkin sudah menyiapkan alat test pack di rumah dalam waktu yang cukup lama. Jika begitu, sebaiknya periksa tanggal kedaluwarsanya sebelum digunakan.

Begitu juga saat kamu baru membelinya di apotek atau di toko, sebaiknya periksa kembali tanggal kedaluwarsanya. Karena, menurut healthcentral, test pack yang sudah kedaluwarsa atau mendekati kedaluwarsa mungkin saja memberikan hasil tes kehamilan yang salah.

Itu tadi kesalahan paling umum saat menggunakan test pack kehamilan. Jika kamu merasa mendapatkan hasil test pack yang tidak sesuai, cobalah lakukan tes ulang, dengan memerhatikan hal-hal yang sudah dijelaskan di atas.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Clevelandclinic, diakses 21 Oktober 2020
Your Guide to Pregnancy Tests
Mayoclinic, diakses 21 Oktober 2020
Home pregnancy tests: Can you trust the results?
Healthcentral, diakses 21 Oktober 2020
Common Pregnancy Test Mistakes to Avoid
Verywellfamily, diakses 21 Oktober 2020
How to Avoid a Pregnancy Test Error

    register-docotr