Kehamilan

Asam Lambung saat Hamil, Apakah Berbahaya?

October 20, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Selama kehamilan, ada beberapa kondisi yang bisa dirasakan oleh ibu hamil, salah satunya adalah naiknya asam lambung. Mengetahui penyebab asam lambung saat hamil merupakan hal yang penting lho, ini berguna agar kamu bisa mendapatkan perawatan yang tepat.

Asam lambung yang naik ke kerongkongan adalah suatu kondisi yang dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam. Kondisi ini bisa menyebabkan heartburn (sensasi terbakar di dada). Namun, ini tidak ada hubungannya ya dengan jantung.

Baca juga: Ibu Hamil Tidur Telentang, Aman atau Tidak?

Apa penyebab asam lambung saat hamil?

Dilansir dari Healthline, selama pencernaan normal, makanan mengalir ke esofagus (tabung antara mulut dan perut), melalui katup otot yang disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES), dan kemudian masuk ke perut.

LES sendiri adalah bagian dari pintu antara kerongkongan dan perut. Ini terbuka untuk memungkinkan makanan masuk dan menutup untuk menghentikan asam lambung naik kembali.

Ketika kamu merasakan heartburn atau refluks asam, LES cukup longgar atau rileks yang mana memungkinkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Nah, hal inilah yang menyebabkan nyeri dan rasa terbakar di area dada.

Selama kehamilan, hormon progesteron menyebabkan katup mengendur, yang dapat meningkatkan frekuensi heartburn.

Tak hanya itu, saat janin tumbuh selama trimester kedua dan ketiga dan ketika rahim mengakomodasi pertumbuhan janin ini, maka perut akan semakin tertekan. Hal ini juga dapat menyebabkan makanan dan asam didorong kembali ke kerongkongan.

Apakah asam lambung saat hamil berbahaya?

Heartburn atau gangguan pencernaan lebih sering terjadi selama trimester ketiga karena rahim yang tumbuh memberi tekanan pada usus dan perut sehingga dapat mendorong makanan kembali ke kerongkongan.

Heartburn atau refluks asam merupakan kondisi yang sangat umum terjadi pada ibu hamil, intensitasnya pun cenderung meningkat seiring dengan perkembangan kehamilan.

Gejala heartburn biasanya ringan dan dapat ditangani, meskipun demikian ini juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan dapat menyebabkanmu kurang tidur lho. Maka dari itu, kamu tidak boleh membiarkan kondisi ini ya.

Sebaiknya segeralah beritahu dokter jika kamu merasakan heartburn yang parah, mengeluarkan darah, atau bahkan buang air besar berwarna gelap. Ini dapat menjadi tanda adanya darah di saluran pencernaan.

Baca juga: Manfaat Kacang Almond bagi Kesehatan, Amankah untuk Ibu Hamil?

Bagaimana cara mengatasi asam lambung saat hamil?

Jika kamu mengalami asam lambung saat hamil, tak perlu khawatir karena kamu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengatasinya.

Berikut adalah cara mengatasi asam lambung saat hamil yang perlu kamu perhatikan.

  • Makan dalam porsi kecil lebih sering dibandingkan dengan makan dalam porsi besar
  • Hindarilah minum sambil makan, sebaiknya minumlah di sela waktu makan
  • Makan secara perlahan dan kunyahlah makanan secara menyeluruh
  • Hindari makan beberapa jam sebelum tidur
  • Hindari makanan dan minuman yang dapat memicu heartburn, misalnya saja cokelat, makanan berlemak, makanan pedas, makanan asam seperti buah jeruk dan makanan berbasis tomat, minuman berkarbonasi, serta kafein
  • Atur posisi tubuh tetap tegak setidaknya selama satu jam setelah makan. Kamu juga bisa melakukan jalan santai untuk mendorong pencernaan
  • Kenakan pakaian yang nyaman dibandingkan dengan pakaian yang ketat
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Gunakanlah bantal untuk meninggikan tubuh bagian atas saat tidur
  • Kamu dapat mengunyah permen karet tanpa gula setelah makan. Peningkatan air liur dapat menetralkan asam yang kembali ke kerongkongan
  • Kamu bisa mengonsumsi yoghurt atau meminum segelas susu untuk meredakan gejala ketika mulai muncul
  • Kamu juga bisa meminum madu di dalam teh chamomile

Untuk mengatasi asam lambung kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai obat-obatan yang aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Jangan konsumsi obat-obatan tanpa resep dokter ya. Hal ini berguna untuk menghindari efek samping yang dapat ditimbulkan.

Nah, itulah informasi mengenai asam lambung saat hamil. Meskipun kondisi ini sering dikeluhkan oleh ibu hamil, tetapi asam lambung tidak boleh diabaikan ya terutama ketika asam lambung terus terjadi.

Untuk mendapatkan perawatan yang tepat, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter. Dokter akan memberikan saran terbaik untuk mengobati asam lambung saat hamil.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

American Pregnancy Association (2018). Diakses pada 13 Oktober 2020. Heartburn During Pregnancy 

Healthline (2018). Diakses pada 13 Oktober 2020. Heartburn, Acid Reflux, and GERD During Pregnancy 

Kids Health (2019). Diakses pada 13 Oktober 2020. How Can I Deal with Heartburn During Pregnancy? 

Medical News Today (2020). Diakses pada 13 Oktober 2020. Heartburn During Pregnancy: Symptoms and Remedies 

Stanford Children’s Health. Diakses pada 13 Oktober 2020. Pregnancy and Heartburn 

 

    Berita Terkait
    register-docotr