Manfaat Kacang Almond bagi Kesehatan, Amankah untuk Ibu Hamil?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang renyah membuat kacang almond menjadi makanan favorit bagi banyak orang. Selain itu, kacang almond juga bisa dijadikan camilan. Nah, apa saja manfaat kacang almond untuk kesehatan?

Seseorang dapat mengonsumsi almond mentah atau dipanggang sebagai camilan atau dengan menambahkannya ke dalam hidangan lain. Kacang ini merupakan kacang yang paling populer di seluruh dunia.

Berbagai nutrisi serta manfaat pun bisa kamu dapatkan jika kamu mengonsumsi kacang ini. Berikut ulasan lengkapnya!

Kandungan nutrisi kacang almond

Kacang almond berasal dari pohon badam atau yang juga disebut Prunus dulcis. Tanaman ini merupakan tanaman yang berasal dari Timur Tengah. Meskipun demikian, kepopuleran kacang almond telah merajai seluruh dunia.

Kacang almond sangat bergizi dan kaya akan lemak sehat, antioksidan, vitamin, serta mineral. Maka jangan heran jika kandungan nutrisi inilah yang menyebabkan kacang almond memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh.

Dilansir Healthline, berikut adalah kandungan nutrisi yang dimiliki 1 ons almond (28 gram):

  • Serat: 3,5 gram
  • Protein: 6 gram
  • Lemak: 14 gram (9 di antaranya merupakan lemak tak jenuh tunggal)
  • Vitamin E: 37 persen dari AKG
  • Mangan: 32 persen dari AKG
  • Magnesium: 20 persen dari AKG
  • Tembaga, vitamin B2 (riboflavin), dan fosfor

Tak hanya itu saja, kacang almond juga kaya akan asam fitat, yakni suatu zat yang mengikat mineral tertentu dan mencegahnya terserap.

Baca juga: Punya Bentuk Unik yang Khas, Ini Manfaat Belimbing untuk Kesehatan

Manfaat kacang almond untuk kesehatan

Seiring dengan kandungan nutrisi yang berlimpah, kacang almond juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh, lho! Manfaat ini bisa kamu dapatkan jika kamu mengonsumsi kacang almond dalam berbagai bentuk.

Berikut adalah manfaat kacang almond yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Mengontrol gula darah

Kacang-kacangan rendah akan kandungan kalori namun tinggi akan lemak sehat, protein, dan serat. Ini menjadikannya pilihan yang tepat bagi penderita diabetes.

Keuntungan almond lainnya adalah memiliki kandungan magnesium yang tinggi. Magnesium merupakan mineral yang terlibat lebih dari 300 pemrosesan yang terjadi dalam tubuh, termasuk kontrol gula darah.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Kadar lipoprotein LDL yang tinggi dalam darah, atau yang juga dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’ merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa almond dapat menurunkan kadar kolesterol LDL secara efektif.

Studi yang dilakukan pada 65 orang dengan prediabetes selama 16 minggu menemukan bahwa diet yang menyediakan 20 persen kalori dari almond dapat menurunkan kadar kolesterol LDL rata-rata 12,4 mg/dL.

3. Menjaga kesehatan usus

Baik almond mentah maupun yang dipanggang dapat bertindak sebagai prebiotik, yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri yang menguntungkan dalam usus yang terkait dengan kekebalan, anti-peradangan, dan kesehatan mental.

4. Membantu menurunkan berat badan

Kacang-kacangan mengandung beberapa nutrisi yang sulit diurai dan dicerna oleh tubuh. Tubuh tidak dapat menyerap 10-15 persen kalori dalam kacang. Selain itu, mengonsumsi kacang-kacangan juga dapat membantu meningkatkan metabolisme.

Almond memiliki sifat mengenyangkan. Selain itu, kombinasi lemak sehat, protein nabati, dan serat dalam kacang ini dapat meningkatkan perasaan kenyang dan menunda kembalinya rasa lapar.

5. Menurunkan risiko kanker payudara

Studi pada tahun 2015 mengamati konsumsi kacang dengan risiko kanker. Ditemukan bahwa risiko terkena kanker payudara dapat menurun sebanyak 2-3 kali pada individu yang mengonsumsi kacang dengan kualitas bagus, termasuk almond.

6. Menjaga fungsi otak

Almond merupakan salah satu sumber nutrisi sehat karena tinggi riboflavin dan L-carnitine. Kedua zat ini mencegah penurunan fungsi kognitifdan mendukung aktivitas neurologis yang sehat, serta dapat mengurangi proses inflamasi di otak.

Lansia dan orang dewasa dengan risiko tinggi terserang penyakit kognitif, seperti demensia dan Alzheimer, sangat disarankan untuk mengonsumsi almond secara rutin.

Baca Juga : 7 Manfaat Istimewa dari Kacang Hijau bagi Tubuh, Sudah Tahu?

Manfaat kacang almond untuk ibu hamil

Berikut beberapa manfaat kacang almond untuk ibu hamil:

  • Protein: Protein tinggi dalam almond membantu perkembangan massa otot yang sehat pada bayi yang sedang tumbuh, mendorong kekuatan pada ibu untuk mengatasi nyeri persalinan, dan juga mengatur berat lahir bayi yang sehat.
  • Vitamin E: Kandungan vitamin E yang tinggi membantu pembentukan rambut dan kulit bayi yang sehat. Manfaat kacang almond untuk ibu hamil juga bisa membuat kulit lebih sehat bercahaya.
  • Mangan: Kacang almond tidak hanya membantu mengatur berat badan bayi, tetapi juga ibu. Kandungan mangannya juga membantu dalam pembentukan tulang yang kuat dan sehat.
  • Kalsium: Karena kaya akan kalsium, almond membantu mengurangi risiko hipertensi dan preeklamsia selama kehamilan. Kalsium juga penting untuk membangun tulang dan gigi bayi.
  • Serat: Kandungan serat tinggi penting bagi ibu hamil untuk membantu pergerakan usus dan membantu pencernaan makanan dengan mudah dan mengurangi risiko sembelit. Almond adalah sumber serat yang kaya. 
  • Riboflavin : Kandungan riboflavin dalam almond membantu perkembangan kognitif bayi. Jumlah riboflavin yang baik juga membantu menjaga tingkat energi. 
  • Magnesium: Kandungan magnesium dalam kacang almond membantu dalam pembentukan dan fungsi sistem saraf pusat. Ini juga membantu dalam mengatur pergerakan usus.
  • Folat: Kandungan folat dalam kacang almond sangat penting untuk kesehatan otak dan sistem saraf bayi. Folat juga membantu melindungi bayi yang sedang tumbuh dari cacat tabung saraf pada tahap pertumbuhan prenatal. 

Meskipun kacang almond memiliki manfaat besar selama kehamilan, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsinya karena mungkin juga memiliki reaksi alergi dalam beberapa kasus. 

Manfaat kacang almond untuk ibu menyusui

Selain untuk ibu hamil, kacang almond juga punya banyak manfaat untuk ibu menyusui. Mengonsumsi kacang almond selama fase menyusui dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan ibu dan pertumbuhan bayi.

Berikut beberapa manfaat kacang almond untuk ibu menyusui:

  • Kacang almond mentah kaya akan protein dan kalsium yang sehat, yang secara efektif dapat meningkatkan proses pertumbuhan bayi.
  • Almond adalah gudang nutrisi penting seperti vitamin E, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B1, Magnesium, Tembaga, Fosfor, Kalsium, Besi, dan Seng. Menambahkan kacang almond kering yang lezat ke dalam diet setelah melahirkan dapat membantu meningkatkan kekebalan bayi dan kecepatan pemulihan ibu.
  • Almond bisa menjadi camilan praktis, sehat, dan lezat yang dapat mencegah ibu makan junk food dan dapat membuat penurunan berat badan pasca kehamilan lebih mudah.
  • Kacang-kacangan, terutama almond, sering dianggap sebagai galaktagog. Dengan memasukkan susu almond atau almond ke dalam diet pasca melahirkan, Moms dapat secara efektif meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.
  • Vitamin E dalam almond dapat membuat kulit bercahaya dan rambut berkilau.
  • Kacang almond adalah makanan sumber energi yang harus dimiliki untuk membantu Moms melawan rasa lelah.

Baca Juga : Amankah Memberi Susu Almond pada Bayi dan Balita? Ini Penjelasannya!

Manfaat kacang almond untuk pria

Kacang almond juga disebut-sebut mampu memberikan manfaat untuk kesehatan pria. Melansir Medical News Today, pria yang menambahkan dua genggam kacang setiap hari ke dalam menu makanan rutin mengalami peningkatan fungsi seksual.

Uji coba selama 14 minggu ini membandingkan sekelompok pria yang menambahkan dosis harian kacang-kacangan tertentu ke dalam diet gaya Barat dengan kelompok pria yang makan makanan yang sama tetapi tanpa kacang.

Dosis harian kacang-kacangan terdiri 60 gram atau setara dengan sekitar dua genggam kacang almond, hazelnut, dan kenari.

Para peneliti, yang berasal dari pusat penelitian di Spanyol, percaya bahwa ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa makan kacang dapat memberikan manfaat untuk fungsi seksual pria.

Manfaat kacang almond untuk kesuburan

Selain menambah fungsi seksual pada pria, secara spesifik kacang almond juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sperma yang berdampak pada kesuburan.

Masih dari penelitian yang sama, para peneliti mengumpulkan sampel darah dan sperma dari para pria sebelum dan sesudah studi selama 14 minggu untuk mengukur dampak konsumsi kacang pada kesehatan sperma.

Kelompok yang makan kenari, almond, dan hazelnut mengalami peningkatan jumlah sperma sebesar 16 persen seiring dengan peningkatan penting dalam vitalitas, motilitas, dan morfologi sperma (bentuk dan ukuran). 

Selain itu, pria-pria ini memiliki DNA sperma yang tidak terlalu terfragmentasi. Dengan kata lain, sperma mereka lebih siap untuk berenang jauh ke utara. Demikian manfaat kacang almond untuk kesuburan.

Cara mengonsumsi kacang almond

Untuk mendapatkan berbagai manfaat kacang almond di atas, bagaimana cara yang tepat mengonsumsi kacang-kacangan ini? Umumnya ada beberapa cara orang mengonsumsi kacang almond. 

Mulai dari makan almond kering, susu kacang almond, atau juga dimakan secara mentah. Namun mungkin cara terbaik mengonsumsi kacang almond adalah dengan merendamnya dengan air. 

Mengapa almond yang direndam lebih baik? Kulit almond yang coklat mengandung tanin yang menghambat penyerapan nutrisi. Setelah merendam almond, kulitnya akan terlepas dengan mudah dan memungkinkan kacang melepaskan semua nutrisi dengan mudah.

Cara merendam kacang almond sebelum mengonsumsinya:

  • Rendam segenggam kacang almond dalam setengah cangkir air
  • Tutupi dan biarkan terendam selama 8 jam
  • Kuras airnya, kupas kulitnya dan simpan dalam wadah plastik
  • Kacang almond yang direndam ini akan bertahan selama sekitar satu minggu

Efek samping kacang almond jika dikonsumsi berlebihan

Efek samping kacang almond yang paling umum mungkin adalah reaksi alergi pada orang-orang yang sensitif terhadap kacang-kacangan.

Apapun yang dikonsumsi secara berlebihan pastinya tidak akan baik, begitu juga dengan konsumsi kacang almond.

Berikut beberapa efek samping kacang almond jika dikonsumsi secara berlebihan:

  • Berat badan naik: Makan almond dalam jumlah banyak bisa memicu penambahan berat badan. Porsi almond yang disarankan adalah sekitar 1 ons, yaitu sekitar 23 biji, karena kacang ini tinggi kalori dan lemak.
  • Interaksi dengan obat tertentu: Kacang almond memiliki kandungan mangan yang cukup tinggi. Jika kamu mengonsumsi banyak almond, terutama bersamaan dengan makanan kaya mangan, ini dapat memicu interaksi obat. Seperti obat antipsikotik, antasida, pencahar, obat tekanan darah, dan antibiotik tertentu.
  • Overdosis vitamin E: Kamu mendapatkan 7,4 miligram vitamin E per ons kacang, kira-kira setengah dari 15 miligram yang dibutuhkan setiap hari. Terlalu banyak vitamin E dalam tubuh dapat memicu situasi overdosis yang menyebabkan kelesuan, penglihatan kabur, sakit kepala, diare dan perut kembung.
  • Gastrointestinal: Satu ons almond mengandung 3,5 gram serat, jumlah yang berkontribusi pada jumlah porsi harian antara 25-38 gram untuk mencegah diare dan sembelit. Namun, terlalu banyak makan almond justru bisa menyebabkan sembelit dan perut kembung jika tubuh tidak terbiasa mengolah serat dalam jumlah besar. Pastikan untuk mengimbanginya dengan konsumsi cukup air.

Punya pertanyaan lain tentang kacang almond? Silakan chat dokter kami melalui Aplikasi Grab Health. Dokter terpercaya kami siap membantumu selama 24/7.

Health. Diakses pada 20 Juni 2020. 6 Health Benefits of Almonds Every Woman Needs to Know About 

Healthline (2018). Diakses pada 20 Juni 2020. 9 Evidence-Based Health Benefits of Almonds

Life Hack. Diakses pada 20 Juni 2020. 10 Benefits of Almonds That will Surprise You (+ Healthy Recipes) 

Medical News Today (2019). Diakses pada 20 Juni 2020. The Health Benefits of Almonds

Wien, Michelle, David Bleich (2010). Almond Consumption and Cardiovascular Risk Factors in Adults with Prediabetes. National Library of Medicine (diakses pada 20 Juni 2020)

A.D, Soriano-Hernandez, Madrigal-Perez D.G (2015). The Protective Effect of Peanut Walnut, and Almond Consumption on The Development of Breast Cancer. Karger.com (diakses pada 20 Juni 2020)

California Almond Boards. Diakses pada 24 September 2020. 8 benefits of eating almonds during pregnancy

Mom Juction. Diakses pada 24 September 2020. 6 Health Benefits Of Eating Almonds While Breastfeeding

Medical News Today. Diakses pada 24 September 2020. Men’s sexual function may benefit from daily nut consumption

Healthline. Diakses pada 24 September 2020. Nuts May Help Improve Sperm Health

NDTV Food. Diakses pada 24 September 2020. Why Soaked Almonds are Better Than Raw Almonds

Live Strong. Diakses pada 24 September 2020. 4 Unwanted Side Effects of Eating Too Many Almonds

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin