Konsumsi Minuman Energi saat Puasa? Ini Dampak Positif dan Negatifnya!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Pada saat puasa seringkali tubuh merasa lemas. Salah satu cara yang dapat dilakukan agar tubuh menjadi tidak lemas adalah dengan mengonsumsi minuman energi.

Namun, apakah minuman energi aman bagi tubuh di saat puasa? Yuk, simak penjelasan selanjutnya.

Apa itu minuman berenergi?

Minuman energi biasanya dikonsumsi untuk meningkatkan energi seseorang termasuk meningkatkan konsentrasi. Hampir semua minuman berenergi mengandung kafein yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja otak.

Akan tetapi, takaran kafein yang terdapat pada setiap brand minuman berenergi tersebut berbeda-beda.

Tidak hanya mengandung kafein saja, minuman berenergi juga mengandung gula, vitamin B, asam amino, dan ekstrak herbal.

Popularitas minuman berenergi meningkat seiring dengan manfaat yang diklaim dapat diperoleh ketika kita mengkonsumsi minuman ini.

Tapi, tahukah kamu disamping kegunaannya untuk meningkatkan energi, ternyata ada dampak negatif dbalik mengonsumsi minuman berenergi.

Lalu apakah dampak positif dan negatif mengonsumsi minuman berenergi pada saat puasa? Berikut ulasan selengkapnya!

Dampak positif mengonsumsi minuman energi saat puasa

Memilih untuk mengkonsumsi minuman berenergi saat puasa memang sah-sah saja. Jika kamu memilih mengonsumsi minuman berenergi, kamu akan memperoleh manfaat sebagai berikut:

Dapat meningkatkan fungsi otak

Salah satu alasan utama seseorang memilih untuk mengkonsumsi minuman berenergi adalah untuk meningkatkan fungsi otak. Peningkatan fungsi otak dapat membuat seseorang lebih berkonsentrasi.

Beberapa penelitian mengkonfirmasi bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan fungsi otak, seperti memori, konsentrasi, dan reaksi dll.

Mengatasi rasa lelah

Kita pasti sering merasakan lelah saat melakukan berbagai macam aktifitas. Alasan lain seseorang mengonsumsi minuman berenergi adalah untuk mengatasi rasa lelah yang melanda tubuh serta meningkatkan kinerja tubuh.

Pada saat kamu melakukan olahraga, kamu bisa menjadikan minuman berenergi sebagai pilihan. Hal ini dikarenakan minuman berenergi memiliki efek pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan minuman lain.

Efek yang ditimbulkan tersebut merupakan manfaat dari kafein dan karbohidrat yang terkandung di dalamnya.

Dampak negatif konsumsi minuman energi saat puasa

Selain memiliki dampak positif bagi tubuh, minuman berenergi juga memiliki dampak negatif loh! Nah, dampak negatif ini harus benar-benar kamu perhatikan saat kamu memilih untuk mengonsumsi minuman berenergi saat puasa.

Dapat menimbulkan masalah jantung

Sering mengonsumsi minuman berenergi ternyata dapat menimbulkan masalah jantung. Peneliti mengungkapkan bahwa fungsi otak yang meningkat saat mengonsumsi minuman ini membuat kamu tetap terjaga ketika kamu merasa lelah.

Lebih lanjut lagi, peneliti juga menjelaskan bahwa mengonsumsi minuman berenergi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, serta menurunkan fungsi penting dari pembuluh darah yang tentu saja akan berakibat fatal bagi kesehatan.

Meningkatkan gula darah

Beberapa minuman energi memiliki kandungan gula yang berlebihan, efeknya adalah gula darah akan melonjak. Jika kamu memiliki penyakit diabetes, kamu sebaiknya berhati-hati dalam mengkonumsi minuman ini.

Peningkatkan gula darah, dikaitkan dengan peningkatan kadar stres oksidatif dan peradangan, di mana hal tersebut dapat menyebabkan penyakit kronis.

Intensitas buang air kecil meningkat

Sisi negatif lain mengkonsumsi minuman berenergi saat puasa adalah dapat membuat kamu sering buang air kecil.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), kafein yang terkandung dalam minuman berenergi memiliki efek diuretik yang mengakibatkan peningkatan jumlah air dan garam yang dikeluarkan oleh tubuh melalui urin.

Pada kasus yang lebih ekstrim, hal tersebut juga dapat menyebabkan seseorang mengalami  dehidrasi.

Bagaimana mengonsumsi minuman energi saat puasa dengan tepat?

Jika dikonsumsi secara wajar, minuman energi akan memberikan efek positif. Oleh karenanya kamu harus memperhatikan dampak yang dapat ditimbulkan oleh minuman berenergi sebelum kamu memilih mengkonsumsinya saat puasa.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), seseorang tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 mg kafein.

Sebaiknya jika kamu ingin mengonsumsi minuman energi jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Pilihlah minuman yang dapat menyehatkan tubuh saat puasa.

Dan jangan lupa diimbangi dengan makan-makanan yang bergizi ya agar kamu tetap sehat dan bugar saat menjalani ibadah puasa!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Healthline. Diakses pada tanggal 22 April 2020. Are Energy Drinks Good or Bad for You?

The Healthy. Diakses pada tanggal 22 April 2020. What Really Happens to Your Body When You Use Energy Drinks

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin