Selain Plak Gigi, Ini Dia Beberapa Penyebab Gusi Bengkak

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Kesehatan gusi tentu sangat penting untuk kesehatan mulut, saat gusi mengalami bengkak tentu bisa sangat mengganggu. Penyebab gusi bengkak dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Gusi menjadi bengkak, biasanya diikuti gejala seperti  keluar darah saat menggosok gigi dan mangalami bau napas yang tidak sedap.

Beberapa penyebab gusi bengkak

1. Sisa makanan dan plak gigi

Jika setelah makan dan sisa makanan yang terselip di antara sela gigi dan gusi tidak dibersihkan dengan benar, hal itu bisa menyebabkan plak gigi. Dan plak gigi merupakan awal mula terjadinya karang gigi yang bisa memicu terjadinya pertumbuhan kuman.

Plak yang semakin menumpuk ini akan menyebabkan infeksi dan gigi berlubang. Selain itu plak gigi juga bisa masuk ke gusi sehingga mengalami iritasi dan menjadi penyebab gusi bengkak.

2. Radang gusi

Radang gusi adalah penyebab lain dari penyebab gusi bengkak, kondisi ini juga disebabkan oleh kebersihan mulut dan gigi dan membuat kotoran atau kuman yang menumpuk di antara sela gigi dan gusi.

Hal tersebut bisa mengakibatkan terjadinya peradangan pada gusi yang ditandai dengan nyeri ringan dan gusi jadi mudah berdarah.

Jika tidak diobati, radang gusi pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi yang jauh lebih serius yang disebut periodontitis dan kemungkinan bisa menyebabkan kehilangan gigi.

3. Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin, terutama vitamin B dan C, dapat menyebabkan pembengkakan gusi. Vitamin C, misalnya, berperan penting dalam pemeliharaan dan perbaikan gigi juga kesehatan gusi.

Vitamin tersebut bisa melindungi gusi supaya tidak terinfeksi dan membengkak karena plak yang tersembunyi.

4. Masa kehamilan

Gusi yang bengkak juga dapat terjadi selama masa kehamilan. Aliran hormon yang diproduksi tubuh  selama masa kehamilan tersebut dapat meningkatkan aliran darah di gusi.

Dan peningkatan aliran darah ini dapat menyebabkan gusi menjadi lebih mudah teriritasi dan menyebabkan pembengkakan.

Selain itu, perubahan hormon saat masa lehamilan juga bisa menghambat kemampuan tubuh melawan bakteri, yang bisa meningkatkan peluang terkena radang gusi.

5. Terjadi infeksi mulut

Penyebab gusi bengkak selanjutnya adalah infeksi yang terjadi di mulut, biasanya disebabkan oleh jamur dan virus yang  berpotensi menyebabkan gusi menjadi bengkak. Hal ini juga bisa menyebabkan gigi berlubang jika dibiarkan tanpa perawatan.

Cara mengatasi gusi bengkak

Cara mengatasi gusi bengkak yang harus dilakukan adalah mengetahui penyebabnya. Seperti disebutkan di atas tadi penyebab gusi bengkak ada beberapa pemicunya.

Jika penyebab gusi bengkak yang kamu alami adalah karena penumpukan karang gigi, solusinya bisa dengan melakukan scaling gigi ke dokter gigi. Tapi jika gusi bengkak yang disebabkan seperti diabetes, tentu solusinya dengan menurunkan kadar gula darah.

Lebih jelasnya tentu kamu bisa berkonsultasi ke dokter gigi, untuk mengetahui penyebab gusi bengkak yang kamu alami.

Cara menjaga gusi dan gigi tetap sehat

Mencegah lebih baik dari mengobati, ini juga berlaku untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi kamu.

Untuk menghindari berurusan dengan rasa nyeri akibat gusi bengkak, kamu bisa melakukan beberapa  hal berikut.

1. Menyikat gigi secara teratur

Penyebab gusi bengkak
Menyikat gigi dengan teratur menghindari gusi bengkak.
Sumber Foto: menslifestyleguide.co.uk

Menyikat gigi teratur dua kali sehari. Menyikat dan membersihkan gigi secara teratur mutlak harus kamu lakukan, supaya menjaga kebersihan mulut dan menghindari pembengkakan gusi.

2. Pola makan yang sehat

Mengatur pola makan dan mengonsumsi makanan yang sehat juga penting untuk kesehatan gigi kamu. Hindari makanan dan minuman yang terlalu manis, atau mengandung alkohol, hindari juga merokok.

Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B dan C, asam folat dan juga kalsium perlu juga kamu perhatikan.

Kamu bisa memasukkan dalam list belanja berbagai sayuran dan buah-buahan yang mengandung berbagai vitamin tadi, untuk membuat gigi kamu menjadi lebih kuat dan gusi yang lebih sehat.

3. Melakukan pemeriksaan gigi dengan teratur

Yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah membuat jadwal menemui dokter gigi secara teratur, untuk memastikan gigi dan gusi tidak ada masalah. Atau untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu pada gigi dan gusi kamu bisa langsung segera teratasi.

Untuk berkonsultasi dengan dokter gigi,  kamu bisa mengakses melalui Good Doctor atau Grab Health Apps

– Medlineplus.gov, Gums – swollen, diakses 24 Juni 2020

https://medlineplus.gov/ency/article/003066.htm

 

– Medicalnewstoday.com, What to do about swollen gums, diakses 24 Juni 2020

https://www.medicalnewstoday.com/articles/326030

 

– Healthline.com, Swollen Gums: Possible Causes and Treatments, diakses 24 Juni 2020

https://www.healthline.com/health/gums-swollen#prevention

 

– WebMD.com, Gum Problem Basics: Sore, Swollen, and Bleeding Gums, diakses 24 Juni 2020

https://www.webmd.com/oral-health/guide/gum-problem-basics-sore-swollen-and-bleeding-gums#1

 

– Prevention.com, 10 Reasons You Should Never Ignore Swollen Gums, According to Doctors, diakses 24 Juni 2020

https://www.prevention.com/health/a28798983/swollen-gums/

 

– Personalcaredentistry.com, 10 Causes of Swollen Gums, diakses 24 Juni 2020

https://www.personalcaredentistry.com/10-causes-of-swollen-gums/

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin