Mengenal Ginjal: Bagian, Anatomi, dan Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Ginjal adalah sepasang organ yang bentuknya menyerupai kacang, dan terletak di kedua sisi tulang belakang. Tepatnya di bawah tulang rusuk dan di belakang perut kamu.

Setiap manusia memiliki dua buah ginjal, yang masing-masing memiliki panjang sekitar 11 atau 12 sentimeter. Jika diumpamakan, satu ginjal berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Tugas utama ginjal adalah menyaring darah, normalnya ginjal menyaring sekitar 120 sampai 150 liter darah setiap harinya. Mengingat fungsinya yang teramat penting, yuk kenali apa saja bagian ginjal berikut ini.

Nefron

Nefron adalah bagian terpenting dari ginjal, tugasnya cukup banyak, dan masing-masing memiliki peran penting.

Mulai dari mengambil darah, mengolah nutrisi, dan membantu mengeluarkan zat-zat sampah dari darah yang telah disaring sebelumnya. Berbicara mengenai bagiannya, masing-masing nefron terdiri dari rangkaian struktur internalnya sendiri, yakni:

Sel darah ginjal

Setelah darah memasuki nefron, darah selanjutnya akan masuk ke dalam sel ginjal yang terdiri dari dua struktur tambahan yakni:

  1. Glomerulus, adalah sekelompok kapiler atau pembuluh kecil yang bertugas menyerap protein dari darah yang telah melalui sel ginjal
  2. Kapsul bowman, merupakan semacam kantung berisi cairan sisa, yang kelak akan diolah menjadi urine.

Tubulus ginjal

Tubulus ginjal adalah serangkaian tabung yang bisa ditemukan mulai dari ujung kapsul bowman sampai berakhir di saluran pengumpul. Setiap tubulus memiliki beberapa bagian khusus, yaitu:

  1. Tubulus berbelit-belit proksimal, merupakan bagian yang berfungsi menyerap kembali air, natrium, dan glukosa ke dalam darah.
  2. Lingkaran henle, memiliki fungsi menyerap kalium, klorida, dan natrium ke dalam darah.
  3. Tubulus berbelit-belit distal, bertugas menyerap sodium, kalium dan asam.

Baca juga: Resep Smoothies Bowl untuk Sahur, Makanan Mudah Nan Sehat!

Korteks ginjal

Korteks ginjal merupakan bagian luar ginjal yang berisi glomerulus dan tubulus berbelit-belit. Tepi luar korteks ginjal dikelilingi oleh kapsul ginjal, dan lapisan jaringan lemak.

Bersama dengan rumah kapsul, korteks ginjal memiliki tugas untuk melindungi struktur bagian yang ada di dalam ginjal.

Medula ginjal

Bagian ini adalah jaringan halus di dalam ginjal, yang berisi loop Henle serta piramida ginjal.

Piramida ginjal

Bagian ginjal ini mengandung untaian nefron dan tubulus yang berfungsi mengangkut cairan ke dalam ginjal untuk kemudian dikumpulkan dan diangkut agar keluar dari ginjal.

Saluran pengumpul

Setiap nefron memiliki saluran pengumpul di ujungnya yang bertugas menjadi tempat berkumpulnya cairan. Begitu berada di saluran pengumpul, cairan tersebut bergerak ke perhentian terakhir di pelvis ginjal.

Pelvis ginjal

Pelvis ginjal adalah ruang berbentuk corong di bagian ginjal yang paling dalam. Ini berfungsi sebagai jalur cairan menuju kandung kemih.

Calyces

Ini adalah bagian dari pelvis ginjal yang menyerupai kelopak. Ini adalah ruang kecil berbentuk cangkir, yang berfungsi mengumpulkan cairan sebelum dipindahkan ke kandung kemih. Di sinilah cairan ekstra dan limbah diproses menjadi urin.

Hilum

Hilum adalah lubang kecil yang terletak di tepi dalam ginjal, di mana ia melengkung ke dalam, untuk menciptakan bentuk seperti kacang.

Selain pelvis ginjal, ada pula beberapa bagian ginjal lain yang melewati hilum.

Beberapa di antaranya adalah arteri ginjal yang membawa darah beroksigen dari jantung ke ginjal, dan vena ginjal yang bertugas membawa darah setelah disaring untuk kembali ke jantung.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Segudang Manfaat Bayam Bagi Kesehatan Tubuh

Saluran kencing

Ureter adalah tabung otot yang mendorong urine ke dalam kandung kemih untuk dikeluarkan dari tubuh.

Tips untuk menjaga kesehatan ginjal

Ginjal adalah organ penting yang memengaruhi banyak bagian tubuh lainnya, termasuk jantung. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kamu melakukan beberaps tips berikut untuk menjaga ginjal agar bekerja dengan baik.

Hindari mengonsumsi garam secara berlebihan

Mengonsumsi makanan asin dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam darah. Kondisi ini dapat mempersulit ginjal untuk bekerja dengan baik.

Cobalah mengganti makanan olahan yang biasanya memiliki banyak garam tambahan, dengan makanan utuh, seperti buah dan sayuran segar.

Olahraga

Tekanan darah tinggi dikenal sebagai salah satu faktor risiko terjadinya penyakit ginjal kronis. Untuk mencegahnya, kamu wajib melakukan olahraga teratur, meski hanya 20 menit sehari.

Jaga asupan cairan untuk tubuh

Minum banyak air dapat membantu ginjal melakukan salah satu fungsi terpentingnya dengan baik, yaitu membuang racun.

Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar masalah kesehatan ginjal , atau lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter profesional di layanan konsultasi Good Doctor yang dapat diakses melalui aplikasi Grab 24/7 sekarang.

Kidney Overview, https://www.healthline.com/health/human-body-maps/kidney#health-tips diakses pada 28 September 2020

Picture of the Kidneys, https://www.webmd.com/kidney-stones/picture-of-the-kidneys#1 diakses pada 28 September 2020

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin